Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Promosi kesehatan remaja melalui program pediatric social responsibility (PSR) di Nusa Tenggara Barat Karuniawaty, Titi Pambudi; Dewi, Nurhandini Eka; Wiguna, Putu Aditya; Sulaksmana, Wayan Sandhi; Sari, Linda Silvana; Atuzzaqiyah, Rifa; Nailul, Nur; Mufidah, Laily; Hapsari, Indri; Saril, Lenny Puspita
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v5i2.453

Abstract

Adolescents needs serious attention because they are at risk of experiencing various health problems. The Pediatric Social Responsibility (PSR) initiated by the Indonesian Pediatric Society, is an innovation program to overcome the health problems of Indonesia adolescents through assistance to health workers who work at primary health centers in various subject including adolescent health promotion. One of its activities in West Nusa Tenggara was carried out in a hybrid seminar aimed to increase knowledge of health workers and related stakeholders regarding adolescent health with a school-based approach. A total of 289 participated in this activity, with 149 (51.6%) participants attending offline Program evaluation was carried out by comparing the knowledge of participants before and after the activity (pre-test and post-test) and evaluating the implementation of the activity. There was a significant difference of participants' knowledge before and after the activity (p-value=0.005; p<0.05). This program was useful (82.2%), held in a sufficient time duration (90.1%), the material was updated (72.9%) and in accordance with the needs of the participants (89.1%), also might be applied in daily work/practice. Similar activities in this PSR program need to be held again regularly with a wider coverage, varied themes and involve teenagers directly.
Edukasi Manfaat Zat Aktif Pada Anggur Laut (Caulerpa Racemosa Sp) Di Pantai Ekas NTB Sari, Linda Silvana; Wedayani, Anak Agung Ayu Niti; Budiyono, Catarina; Yuliani, Eka Ari; Lioni, Ni Kadek; Amrita, Radha; Azahra, Melita Amaliah Rajwa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.11328

Abstract

Caulerpa racemosa (anggur laut) merupakan rumput laut dengan potensi manfaat kesehatan yang masih belum banyak dikenal. Masyarakat pesisir rentan terhadap penyakit kulit akibat paparan sinar matahari serta penyakit metabolik akibat rendahnya asupan gizi. Edukasi mengenai manfaat anggur laut berpotensi menjadi upaya promotif dan preventif yang relevan. Kurangnya pengetahuan Masyarakat mengenai zat aktif anggur laut yang menyebabkan anggur laut hanya dimanfaatkan sebagai komoditas, bukan sebagai sumber pangan fungsional. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) kepada masyarakat di Pantai Ekas. Penyuluhan berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 15 peserta. Kegiatan diawali dengan tanya jawab untuk menggali pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyampaian materi dan evaluasi pemahaman individu. Kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang potensi anggur laut dalam pencegahan penyakit yang umum di wilayah pesisir.
Inguinal Hernia: Literature Review Aritiah, Muhammad Awallul Rizky; Fariztia, Alifia Intan; Azmi, Naurah Arika; Haq, Andi Muhammad Al Fatih; Ragad, Putra; Rizaldi, Muhammad Hilman; Salsabilah, Maida Sania; Sari, Linda Silvana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 1b (2024): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i1b.7889

Abstract

Inguinal hernia is a condition when intra-abdominal fat or part of the small intestine protrudes through a weak area in the lower abdominal muscles. The purpose of this article is to discuss and learn more about inguinal hernia. This article was compiled using the literature review method in articles discussing inguinal hernia. The data or articles reviewed were obtained through searches in databases such as Google Scholar, Medscape, PubMed, and Siencedirect. The publication year limit used as a reference for compiling this article is a maximum of 10 years after publication. The results of compiling this article obtained the definition, etiology and risk factors, epidemiology, pathophysiology, clinical manifestations, diagnosis, management, complications, and prognosis of inguinal hernia. Inguinal hernia is a condition when intra-abdominal fat or part of the small intestine protrudes through a weak area in the lower abdominal muscles. The incidence of hernia according to 2005 to 2010 and Indonesia ranged from 18,145 sufferers. Hernias can be divided into direct, indirect inguinal hernias and femoral hernias based on their location. Hernias can occur due to internal and external factors. Diagnosis can be made through anamnesis, physical examination and supporting examinations. The supporting examination used is an examination using sonography. The management carried out if someone suffers from a hernia is through operative measures that are carefully prepared. Complications that can occur are scrotal edema, testicular atrophy, chronic pain after surgery, intestinal necrosis due to strangulation and complications after surgery such as femoral vein injury, ilioinguinal nerve and iliofemoral nerve. The prognosis for recurrence of hernias can be lighter in light workers and heavier in heavy workers.
KEBUTUHAN VAKSIN CAMPAK PADA ANAK: LAPORAN KASUS Asman, Varian; Parwata, Wayan Sulaksmana Sandhi; Sari, Linda Silvana
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i4.13550

Abstract

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus campak dan umumnya menyerang anak-anak melalui droplet. Diagnosis dapat dilakukan melalui identifikasi antibodi IgM spesifik virus campak dalam serum atau plasma, dan yang paling sensitive adalah uji netralisasi, walaupun tidak praktis. Prognosis dari penyakit ini cukup baik dimana penderita dapat sembuh tanpa perlu pengobatan, namun kematian dapat terjadi apabila seseorang memiliki penyakit penyerta kronis yang dapat mengancam nyawa. Pasien Perempuan usia 2 tahun 1 bulan dengan keluhan demam dan batuk pilek selama 3 hari yang disertai ruam kemerahan di seluruh badan yang muncul pertama kali di leher dan muka, dan seterusnya menyebar ke seluruh badan. Pemberat yang terjadi pada pasien adalah sulitnya asupan makanan pada pasien. Pasien diberikan terapi vitamin A 200.000 iu perhari selama 2 hari serta terapi sesuai gejala. Hasil perawatan selama 5 hari didapatkan perbaikan kondisi mulai dari ruam yang mulai menghilang dan asupan makanan yang kian meningkat. Diketahui pada pasien tidak mendapatkan vaksin kedua yang menyebabkan penurunan imunitas dari antibody campak, dimana pemberian vaksin kedua dapat meningkatkan kekebalan terhadap virus tersebut.