Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Pada Kawasan Budidaya Di Kota Palu Rizkhi; Muhammad Najib; Abdul Gani Akhmad; Vivi Novianti; Dita Septyana
Jurnal Peweka Tadulako Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal PeWeKa Tadulako
Publisher : Prodi PWK Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/peweka.v3i1.30

Abstract

Pengembangan atau pembangunan di Kota Palu terlihat pada penggunaan lahan yang makin berkembang dan dinamis, sehingga perlu terus dipantau perkembangannya karena seringkali pemanfaatan lahan tidak sesuai dengan peruntukannya. Berdasarkan hasil evaluasi pemanfaatan ruang kota Palu, 2022, Terjadi beberapa Penyimpangan pemanfaatan ruang pada Kawasan Budidaya di Kota Palu, terdapat beberapa kegiatan yang terjadi tidak sesuai peruntukannya seperti teridentifikasinya kegiatan industri pada peruntukan kawasan Pendidikan, perikanan, RTH dan perumahan; selain itu terdapat pula Permukiman berada pada peruntukan Kawasan RTH, Kawasan tanaman Pangan, dan sekitar waduk, serta terdapat Kawasan perkembunan berada pada peruntukan Kawasan perdagangan dan jasa, perkantoran dan lain-lain. Berdasarkan kondisi yang ada, penelitian ini di lakukan untuk mengetahui tingkat efektifitas pemanfaatan ruang pada Kawasan budidaya di Kota Palu berdasarkan tingkat kesesuaian pemanfaatan ruang yang tertuang dalam rencana tata ruang yang ada, dengan sasaran mengkaji kesesuaian dan deviasi pemanfaatan ruang yang terjadi pada Kawasan budidaya di Kota Palu. Kata Kunci: Kesesuaian, Pemanfaatan Ruang, Kawasan Budidaya
Penggunaan Metode Digitasi On Screen untuk Pemantauan Kualitas Tutupan Lahan Kota Palu Tahun 2025 Budi Andresi; Rifai; Dita Septyana
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1009

Abstract

Perubahan tutupan lahan di wilayah perkotaan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas lingkungan dan keberlanjutan pembangunan. Kota Palu, sebagai pusat perkotaan di Provinsi Sulawesi Tengah, mengalami dinamika pemanfaatan lahan yang signifikan akibat pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas tutupan lahan di Kota Palu hingga tahun 2025 serta menganalisis implikasinya terhadap perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan. Metode penelitian meliputi analisis citra satelit 2025 melalui digitasi on-screen menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan perhitungan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 14 Tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan total luas tutupan lahan sebesar 203,531 ha, dengan dominasi ruang terbuka hijau berupa taman lingkungan (93,759 ha), median jalan (51,097 ha), dan sempadan badan air (48,646 ha). Kategori area dengan Nilai Konservasi Tinggi (HCV) masih terbatas, hanya 1,876 ha. Perhitungan IKTL menghasilkan nilai 67,62, termasuk dalam kategori “Sedang,” menandakan tekanan aktivitas manusia terhadap kawasan bernilai ekologis. Permukiman menjadi penggunaan lahan yang paling banyak beririsan dengan kawasan bernilai lingkungan tinggi. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan pengelolaan ruang, pemerataan RTH dan HCV, serta pengendalian alih fungsi lahan untuk mendukung pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Penelitian ini menyediakan dasar berbasis data untuk pengambilan keputusan dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan di Kota Palu.
Rencana Penataan Permukiman Berbasis Community Action Plan sebagai Instrumen Pemulihan Pascabencana yang Berkelanjutan: Studi Kasus Huntap Satelit Desa Sibalaya Selatan, Kabupaten Sigi Budi Andresi; Nadine Sandra Agustina; Dita Septyana
JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jwikal.v5i1.1068

Abstract

Post-disaster settlement recovery requires more than the provision of permanent housing; it demands an integrated approach covering social, economic, institutional, environmental, and disaster risk reduction dimensions. This study analyzes the Settlement Planning Document (RPP) of the Sibalaya Selatan Satellite Permanent Resettlement Area (Huntap) in Sigi Regency, Central Sulawesi, which accommodates 118 households displaced by the 2018 Palu liquefaction disaster. The research examines the RPP as a participatory planning instrument for sustainable post-disaster recovery. A qualitative participatory approach using the Community Action Plan (CAP) method was conducted from July to November 2024 through focus group discussions, participatory workshops, formation of a Core Planning Team (TIP), field observations, document reviews, and public consultations. Data were analyzed using descriptive, infrastructure, spatial, and strengths-problems-opportunities-challenges frameworks. The findings reveal that community social capital, reflected in active organizations, social networks, and digital communication infrastructure, has been transformed into economic capital. In addition, four dimensions of community resilience economic, social, communication, and competence capacities were identified at varying levels of development. The TIP also played a strategic role in integrating the RPP into village and regional development planning. The resulting RPP contains 39 priority programs valued at approximately IDR 340.6 million for 2024-2028 across infrastructure, economic, social-environmental, and disaster risk reduction sectors. The study demonstrates that the CAP approach effectively supports sustainable settlement development and offers a replicable model for post-disaster resettlement areas in Indonesia.