Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK EKONOMI KREATIF DALAM PENINGKATAN LITERASI BISNIS DIGITAL SEBAGAI UPAYA PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN Fitriyani, Endah; Suwandi, Andreas; Aziz, Fauzan; Nabila, Fadia; Saputra, Rizki Wahyu
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 6 No 2 (2024): Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 : Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v6i2.319

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan produk unggulan ekonomi kreatif yang dapat bersaing secara nasional dan berdampak pada peningkatan ekonomi. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengembangan bisnis ekonomi kreatif melalui literasi digital mencakup keterampilan dan pengetahuan dalam aspek pemasaran dan produksi dalam berwirausaha. Metode dalam pendampingan ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan pendekatan penyuluhan berupa transfer ilmu pengetahuan kepada mitra dan pendampingan. Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta pelaku UMKM ekonomi kreatif dari 4 kelurahan di Kecamatan Panyileukan yaitu Kel. Mekar Mulya, Kel. Cipadung Kulon, Kel. Cipadung Wetan, Kel. Cipadung Kidul. Luaran dari hasil kegiatan ini secara fisik adalah media pemasaran digital berupa website, sosial media dan katalog digital ekonomi kreatif yang diproduksi dan dipasarkan melalui media digital. Sementara hasil non fisik mencakup peningkatan keterampilan literasi digital, teknik konten kreator, teknik foto produk, dan peningkatan skill diversifikasi produk. Melalui kegiatan ini peserta dapat meningkatkan kemampuan untuk memasarkan produk, skill serta pengetahuan masyarakat agar produk ekonomi kreatif naik kelas. Saran untuk kegiatan pengabdian pada masayarakat selanjutanya bisa memfasilitasi produk ekonomi kreatif untuk bisa menjadi produk unggulan destinasi wisata.
Kajian Pengelolaan Air Minum Pamsimas Berkelanjutan dengan Metode Rapfish di Wilayah Kecamatan Banyumanik Kota Semarang Suharyanto, Suharyanto; Wulandari, Dyah Ari; Saputra, Rizki Wahyu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61798

Abstract

Penyediaan air bersih yang berkelanjutan merupakan salah satu tujuan utama dalam pembangunan infrastruktur perkotaan. Pada kota Semarang khusunya pada Kecamatan Banyumanik masih ditemukan beberapa daerah yang belum dilayani oleh air dari PDAM, Untuk salah satu opsi untuk menggantikan peran PDAM diberdayakanlah sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS). Penelitian ini mengkaji sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang khususnya pada Kelurahan Sumurboto dan Kelurahan Gedawang. Kelompok air tersebut dikaji dengan menggunakan metode Multi Dimensional Scaling dibantu dengan Software Rapfish untuk mengevaluasi keberlanjutan dari berbagai aspek, yaitu ekologi, teknologi, sosial, kelembagaan, dan ekonomi. Aspek aspek tersebut dikutip berdasarkan Kepmendagri No. 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM dan Kementerian PU BPPSPAM tahun 2010 tentang Penilaian Kinerja PDAM. Analisis SWOT juga dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan Kelompok air Sumurboto Mendapatkan skor rata rata sebesar 73,58 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok Air Tirta Sumurboto mempunyai keunggulan dalam 3 aspek dimensi yakni dimensi ekologi, teknologi dan kelembagaan serta mempunyai kekurangan pada dimensi sosial dan ekonomi sehingga Kelompok Air TirtaSumurboto mendapatkan skor rata rata sebesar 73,86 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok air Gedawang mempunyai keunggulan dalam 2 aspek dimensi yakni dimensi Teknologi dan Sosial dan mempunyai kekurangan pada dimensi Ekonomi, Ekologi dan Kelembagaan. sehingga Kelompok air Gedawang Mendapatkan skor rata rata sebesar 77,92 dengan kategori berkelanjutan. Strategi yang dilakukan untuk menunjang keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat yaitu: Pembuatan SOP dan AD/ART, SOP dilaksanakan dengan baik dan digunakan dalam menjalankan operasional pada masing-masing kelompok air, pengurus masing-masing Kelompok Air ikut aktif berperan sesuai tugas masing- masing pengurus, penagihan rekening air dilaksanakan secara rutin dan teratur, karena hasil tagihan tersebut digunakan untuk biaya operasional dan pemeliharaan dan laporan internal dibuat tepat waktu dan rutin.
Kajian Pengelolaan Air Minum Pamsimas Berkelanjutan dengan Metode Rapfish di Wilayah Kecamatan Tembalang Kota Semarang Suharyanto, Suharyanto; Wulandari, Dyah Ari; Saputra, Rizki Wahyu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i7.60530

Abstract

Penyediaan air bersih yang berkelanjutan merupakan salah satu tujuan utama dalam pembangunan infrastruktur perkotaan. Pada kota Semarang khusunya pada Kecamatan Tembalang masih ditemukan beberapa daerah yang belum dilayani oleh air dari PDAM, Untuk salah satu opsi untuk menggantikan peran PDAM diberdayakanlah sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS). Penelitian ini mengkaji sistem penyediaan air minum berbasis masyarakat (PAMSIMAS) di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang khususnya pada Kelurahan Tembalang, Kelurahan Jangli dan Kelurahan Bulusan. Kelompok air tersebut dikaji dengan menggunakan metode Multi Dimensional Scaling dibantu dengan Software Rapfish untuk mengevaluasi keberlanjutan dari berbagai aspek, yaitu ekologi, teknologi, sosial, kelembagaan, dan ekonomi. Aspek aspek tersebut dikutip berdasarkan Kepmendagri No. 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM dan Kementerian PU BPPSPAM tahun 2010 tentang Penilaian Kinerja PDAM. Analisis SWOT juga dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan Kelompok Air Tirta Tembalang mempunyai keunggulan dalam 3 aspek dimensi yakni dimensi ekologi, sosial dan kelembagaan serta mempunyai kekurangan pada dimensi teknologi dan ekonomi sehingga Kelompok Air Tirta Tembalang mendapatkan skor rata rata sebesar 72,81 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok Air Tirta Bulusan mempunyai keunggulan dalam 2 aspek dimensi yakni dimensi teknologi dan sosial dan mempunyai kekurangan pada dimensi ekonomi, ekologi dan kelembagaan. sehingga Kelompok Air Tirta Bulusan mendapatkan skor rata rata sebesar 66,47 dengan kategori cukup berkelanjutan. Kelompok Air Tirta Jangli mempunyai keunggulan dalam 3 aspek dimensi yakni dimensi ekologi, teknologi dan kelembagaan serta mempunyai kekurangan pada dimensi sosial dan ekonomi sehingga Kelompok Air Tirta Jangli mendapatkan skor rata rata sebesar 73,86 dengan kategori cukup bekelanjutan. Strategi yang dilakukan untuk menunjang keberlanjutan sistem penyediaan air bersih berbasis masyarakat yaitu: Pembuatan SOP dan AD/ART, SOP dilaksanakan dengan baik dan digunakan dalam menjalankan operasional pada masing-masing kelompok air, pengurus masing-masing Kelompok Air ikut aktif berperan sesuai tugas masing- masing pengurus, penagihan rekening air dilaksanakan secara rutin dan teratur, karena hasil tagihan tersebut digunakan untuk biaya operasional dan pemeliharaan dan
Digitalisasi Sistem Pengelolaan Iuran Kas Bulanan di Desa Gandul Depok Berbasis Web Marbun, April Petra Malonovi; Kautsar, Muhamad Deraya; Wicaksono, Fahri Dwi; Saputra, Rizki Wahyu; Khairunisa; Adzra, Khiara Davita; Kusuma, Maudy Tri; Sanjaya, Nathan; Saputra, Fajar; Yoga, Juliano Krizza; Maar, Halili
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 10 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan dana bulanan warga adalah hal penting dalam mendukung kegiatan sosial dan operasional lingkungan di tingkat RT/RW. Namun, di Desa Gandul, Kota Depok, proses pengelolaan dana warga masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku catatan. Hal ini bisa menyebabkan kesalahan dalam pencatatan, penundaan laporan, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengubah sistem pengelolaan dana warga menjadi lebih modern dengan membuat sistem berbasis web yang mudah digunakan dan bisa diakses oleh pengurus serta warga. Cara pelaksanaannya meliputi observasi di lapangan, perencanaan sistem, pengembangan aplikasi, pelatihan penggunaan sistem untuk pengurus RT dan karang taruna, serta evaluasi dan pengawasan setelah sistem diterapkan. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur seperti pencatatan dana, laporan pemasukan dan pengeluaran, rekapitulasi saldo dana, serta akses informasi keuangan yang transparan bagi warga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem berbasis web dalam pengelolaan dana mampu meningkatkan efisiensi administrasi, ketertiban dalam pencatatan keuangan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana warga. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan teknologi digital dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melihat dan mengawasi pengelolaan keuangan lingkungan. Dengan demikian, program ini diharapkan bisa menjadi contoh bagus dalam menerapkan digitalisasi administrasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan di tingkat lingkungan.