Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Android-based mathematics learning to increase student interest: A learning innovation at a Community Learning Centre in Samarinda City Ikmawati; Dimpudus, Ariantje; Haryaka, Usfandi; Greas, Kevin Ely Asar; Ramadani, Muhammad; Pakpahan, Yeisha Lorry Ega; Ramadhani, Nur Insan
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2024): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i2.11319

Abstract

[Bahasa]: Salah satu masalah utama yang sering dihadapi oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di kota Samarinda adalah rendahnya minat belajar peserta didik. Beberapa faktor yang mempengaruhi hal ini antara lain kurangnya motivasi pribadi, materi yang dianggap membosankan atau tidak relevan, serta ketidaksesuaian antara metode pembelajaran dengan kebutuhan dan minat peserta didik menjadi penghambat utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PKBM. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan minat belajar matematika dan memperkenalkan kepada peserta didik cara-cara baru dalam memperoleh pengetahuan yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dengan menggunakan media berbasis Android dapat menciptakan metode pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan memotivasi peserta didik untuk lebih aktif. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif yang menggambarkan kegiatan PkM dalam bentuk pendampingan penggunaan teknologi pendidikan, berupa aplikasi mobile atau platform pembelajaran online yang mudah diakses oleh siswa, media belajar yang dapat diakses di handphone android khusus pembelajaran matematika. Pelaksanaan PkM ini disajikan dengan pendekatan inovatif, menggabungkan pembelajaran menarik dan motivasi inspiratif, baik dari segi materi maupun kisah nyata. Terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program pengabdian melalui inovasi media pembelajaran matematika berbasis Android dapat mendorong minat belajar peserta kejar paket C pada PKBM di kota Samarinda. Kata Kunci: Kejar Paket C, media belajar, Android, minat belajar [English]: One of the main problems Community Learning Activity Centers (CLAC) often face in Samarinda is students' low interest in learning. Several factors that influence this include a lack of personal motivation, material considered boring or irrelevant, and a mismatch between learning methods and students' needs and interests, which are the main obstacles to improving the quality of learning at CLAC. This Community Service (CS) program aims to increase interest in learning mathematics and introduce students to new ways of acquiring more modern knowledge in line with current developments. Using Android-based media can create learning methods that are more interactive and fun and can motivate students to be more active. The method used is a type of descriptive research that describes PkM activities in the form of assistance in the use of educational technology, in the form of mobile applications or online learning platforms that are easily accessed by students, learning media that can be accessed on Android cellphones specifically for mathematics learning. This community service consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. The implementation of CS is presented with an innovative approach, combining engaging learning and inspiring motivation regarding material and real stories. The results show that the community service program through Android-based mathematics learning innovations encourages students' learning interest in the Paket C equivalency program at PKBM in Samarinda City. Keywords: Paket C equivalency program, learning media, Android, learning interest
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Rusdiana; R. Hidayat; A. Dimpudus; Ikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 14 No 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya model pembelajaran yang sering digunakan oleh pendidik, yang membuat siswa menjadi pasif, kurang terlibat aktif dalam memahami konsep, dan kurang kreatif dalam menyelesaikan soal, sehingga hasil belajar mereka rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMPN 12 PPU. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental research, di mana kelas eksperimen diajarkan dengan model CPS. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII-C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelompok kontrol. Rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 78,79, sedangkan kelas kontrol 40,46. Hasil uji independent sample T test pada nilai posttest menunjukkan signifikansi < 0,05, mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan CPS dibandingkan yang tidak menggunakan model ini.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Rusdiana; R. Hidayat; A. Dimpudus; Ikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v14i1.4129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya model pembelajaran yang sering digunakan oleh pendidik, yang membuat siswa menjadi pasif, kurang terlibat aktif dalam memahami konsep, dan kurang kreatif dalam menyelesaikan soal, sehingga hasil belajar mereka rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar matematika pada materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMPN 12 PPU. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimental research, di mana kelas eksperimen diajarkan dengan model CPS. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, kelas VIII-C sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-A sebagai kelompok kontrol. Rata-rata nilai kelas eksperimen adalah 78,79, sedangkan kelas kontrol 40,46. Hasil uji independent sample T test pada nilai posttest menunjukkan signifikansi < 0,05, mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa yang menggunakan CPS dibandingkan yang tidak menggunakan model ini.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU SEBAGAI FAKTOR KUNCI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESETA DIDIK: STUDI LITERATUR Reynanda Tablita Putri; Arzahwa Putri Asoka; Achmad Muhtadin; Ikmawati
TARBIYATUL ILMU: JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN Vol. 3 No. 7 (2026): TARBIYATUL ILMU: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA (ADISAM PUBLISHER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20200471

Abstract

Teacher personality competence is an essential component in education that plays a significant role in shaping students’ character. Amid the challenges of modernization and technological advancement, character development has become increasingly complex and requires teachers to serve as role models. This article aims to examine the role of teacher personality competence as a key factor in shaping students’ character through a literature review approach. This study employed a qualitative approach using a literature review method. Secondary data were collected from 10 accredited national journal articles (SINTA 1–6) published within the last five years (2021–2026) through Google Scholar and the SINTA Portal. Data were analyzed using content analysis, including identification, selection, descriptive presentation, and synthesis of findings. The results indicate that teacher personality competence supports character internalization through exemplary behavior, emotional stability, and adaptability to changing times. These findings confirm that teachers’ personality significantly influences students’ academic development and integrity in face-to-face and online learning. Therefore, strengthening teacher personality competence should be prioritized in professional development policies to improve character education sustainably.
STRATEGI PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DALAM KURIKULUM MERDEKA: STUDI LITERATUR Putri Kirani; Siti Nurkhasanah Rusmiono; Achmad Muhtadin; Ikmawati
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20054642

Abstract

The Strategy of Teacher Professional Development to Improve Learning Quality in the Merdeka Curriculum is motivated by the uneven distribution of teacher competencies in curriculum implementation, which affects the quality of learning. This study aims to analyze the role of teacher professional development, identify effective strategies, and explain its contribution to innovative and student-centered learning. This research uses a library research method by analyzing ten relevant scientific articles obtained from Google Scholar and SINTA-indexed journals published between 2023 and 2026. Data were analyzed through data reduction, thematic classification, descriptive presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that teacher professional development plays a significant role in improving pedagogical and professional competencies, particularly in designing differentiated instruction, developing authentic assessment, and managing adaptive classrooms. Effective strategies include continuous practice-based training, collaboration through learning communities and teacher forums, reflective practices, and the integration of technology. Therefore, teacher professional development should be designed systematically, contextually, and sustainably to support the successful implementation of the Merdeka Curriculum.