Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Internet of Things pada Alat Ukur Kualitas Air PDAM Bobi Khoerun; Fitriyanto, Indra; Icha
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v9i2.837

Abstract

Air merupakan kebutuhan primer manusia, sehingga kualitas air yang digunakan harus diperhatikan. Khususnya pada pengolahan air PDAM, setiap proses harus diukur kualitas airnya. Saat ini proses pengukuran kualitas air masih masih dicatat dan diolah secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sistem internet of things untuk menampilkan hasil pengukuran kualitas air PDAM dalam satu tempat untuk pengukuran suhu, pH, TDS, kadar garam, dan kekeruhan air. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem internet of things untuk pengukuran kualitas air dari beberapa parameter, sehingga data hasil pengukuran dapat secara otomatis dikirimkan ke penerima melalui internet. Sistem kerja alat ini adalah hasil pengukuran kualitas air menggunakan sensor akan dikirim ke mikrokontroller dan ditampilkan lewat website. Mikrokontroller tersebut menggunakan ESP32. Sistem dibuat berbasis IoT, sehingga pengecekan data dapat dilihat dimana saja. Oleh karena itu, dengan penelitian ini diharapkan sistem pengukuran kualitas air PDAM dapat lebih cepat dan terukur.
Sistem Internet of Things pada Alat Ukur Kualitas Air PDAM Bobi Khoerun; Fitriyanto, Indra; Icha
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 9 No. 2 (2024): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v9i2.837

Abstract

Air merupakan kebutuhan primer manusia, sehingga kualitas air yang digunakan harus diperhatikan. Khususnya pada pengolahan air PDAM, setiap proses harus diukur kualitas airnya. Saat ini proses pengukuran kualitas air masih masih dicatat dan diolah secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sistem internet of things untuk menampilkan hasil pengukuran kualitas air PDAM dalam satu tempat untuk pengukuran suhu, pH, TDS, kadar garam, dan kekeruhan air. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem internet of things untuk pengukuran kualitas air dari beberapa parameter, sehingga data hasil pengukuran dapat secara otomatis dikirimkan ke penerima melalui internet. Sistem kerja alat ini adalah hasil pengukuran kualitas air menggunakan sensor akan dikirim ke mikrokontroller dan ditampilkan lewat website. Mikrokontroller tersebut menggunakan ESP32. Sistem dibuat berbasis IoT, sehingga pengecekan data dapat dilihat dimana saja. Oleh karena itu, dengan penelitian ini diharapkan sistem pengukuran kualitas air PDAM dapat lebih cepat dan terukur.
Analisis Pendapatan Pelaku Home Industry Kerupuk Udang dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur Icha; Zulfanetti; Parmadi
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 6 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Juni 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i6.2117

Abstract

The purpose of this study was to determine the socioeconomic characteristics of industry players, the business conditions of the shrimp cracker household industry, and the influence of labor force, price, business capital, and working hours on the income of the shrimp cracker household industry in Tanjung Solok Village. The type of research used was survey research with data collection methods using observation, interviews, and questionnaires. Sampling used a census and selected 30 shrimp cracker industry players. Data analysis used multiple linear regression. The results showed that the socioeconomic characteristics of the shrimp cracker household industry players included an age range of 28-52 years, a relatively good educational background (high school), and a family size of 3-4 people. The business conditions of the shrimp cracker household industry include business income of Rp. 5,459,828 per month, with revenue of Rp. 11,635,333 per month, and production costs of Rp. 6,175,505 per month. The results of the regression analysis showed that labor and capital (P<0.05) influenced the income of the shrimp cracker home industry in Tanjung Solok Village, while working hours did not (p>0.05). Conclusion: The number of workers, capital, and working hours influence the income of the shrimp cracker home industry in Tanjung Solok Village.