Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KAJIAN KENYAMANAN TERMAL KORIDOR JALAN SUDIRMAN SEBAGAI PUSAT PERTOKOAN DI KOTA KUPANG Zudi, Sefriyani Lea; Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8506

Abstract

Jalan Sudirman merupakan Kawasan pertumbuhan perekonomian yang berada di Kawasan Kota Kupang. Sebagai jalur perdagangan dan jasa tentunya jalan Sudirman diharapkan dapat memberikan kenyamanan termal ruang luar bagi pengunjung yang melakukan aktivitas perekonomian pada jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kenyamanan termal yang ada pada jalan tersebut sehingga dapat memperbaiki kualitas kenyamanan termal pada koridor jalan dengan memberikan arahan desain yang baik pada Kawasan pertokoan jalan Sudirman Kota Kupang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan simulasi menggunakan software Envi-MET 3.1 melalui pengukuran langsung dilapangan. Metode ini digunakan untuk mensimulasikan variabel suhu (temperature) kelembaban dan kecepatan angin yang ada di jalur pedestrian di jalan Sudirman berdasarkan input data kondisi eksisting variabel tetap berupa material perkerasan jalan dan ketinggian bangunan dan variabel tidak tetap yaitu vegetasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa koridor jalan memiliki suhu berkisar 29,02 – 29.09°C, suhu lebih rendah berada pada titik-titik vegetasi sedangkan suhu lebih tinggi berada pada titik-titik area tanpa vegetasi, Mean Radiant Temperature (MRT) mencapai nilai tinggi karena material perkerasan jalan terpapar langsung radiasi matahari yaitu berkisar 30.92°C, simulasi Kelembaban relatif memiliki presentasi dominan yang tinggi berkisar 70,18% - 72,46% dan simulasi kecepatan angin memiliki kecepatan angin rendah berkisar 0.28 m/s karena masa bangunan yang padat menghalangi pergerakan angin. Hasil dari penelitian ini menemukan pengukuran tingkat kenyamanan termal pada koridor jalan Sudirman dan merekomendasikan arahan desain yang baik bagi kenyamanan termal yang belum optimal pada jalan Sudirman Kota Kupang.
EFEKTIVITAS DESAIN BANGUNAN DALAM MEREDAM DAMPAK KEBISINGAN EKSTERNAL (STUDI KASUS: HUNIAN DI SEKITAR BANDARA EL TARI KUPANG) Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8519

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas desain bangunan dalam meredam dampak kebisingan eksternal pada hunian di sekitar Bandara El Tari Kupang. Urgensi penelitian didasari pada tingginya tingkat kebisingan akibat aktivitas penerbangan yang melebihi ambang batas yang direkomendasikan untuk area permukiman (55 dB(A)), sehingga berpotensi mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan penduduk setempat. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling pada 40 bangunan hunian. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter (SLM) selama 17 jam, disertai observasi material bangunan, bukaan, dan penghalang alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan luar bangunan berkisar antara 73,1-94,6 dB(A), dengan pesawat Boeing 737 sebagai kontributor utama kebisingan (85-95 dB(A)). Efektivitas reduksi kebisingan bangunan bervariasi antara 0,4-16,2 dB(A), dipengaruhi oleh jarak dari sumber kebisingan, material bangunan, dan keberadaan vegetasi. Rekomendasi desain meliputi zonasi ruang berdasarkan tingkat kebisingan, penggunaan material dengan kemampuan reduksi suara yang baik seperti genteng beton dan plafon akustik, penggantian bukaan void dengan material berlapis, serta pemanfaatan vegetasi sebagai penghalang alami untuk meningkatkan kenyamanan akustik hunian.
PENERAPAN ELEMEN-ELEMEN STRUKTUR PADA BANGUNAN LOPO ADAT SUKU BOTI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Achir, Poetri Yaumil; Ndoen, Rhodys; Messakh, Jeni
ANALOGI : Arsitektur, Lingkungan Binaan & Planologi Vol 1 No 1 (2023): Desember
Publisher : Architecture Study Program, Faculty of Engineering, Madako University Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/analogi.v1i1.457

Abstract

Suku Boti merupakan suku asli pulau Timor, tepatnya di Nusa Tenggara Timur dimana memiliki keunikan di setiap aspek budaya dan bangunan yang dimilikinya. Arsitektur pada Suku Boti dapat di temui pada bangunan rumah adatnya, yang dimana biasa disebut juga dengan “Lopo”. Arsitektur pada rumah adat suku boti dapat dilihat dari beberapa elemen yang tersusun rapi, dimana dalam setiap komposisi yang ada pada rumah adat suku boti masih tetap di pertahankan dengan menggunakan material alami yang di peroleh langsung dari alam, dengan/tanpa mengubah jenis alami material tersebut. Hal ini di yakini secara turun-temurun agar nilai-nilai historis khusunya pada Arsitektur yang ada di rumah adat suku boti dapat di pertahankan sehingga diharapkan tidak terpengaruh dari budaya luar.Tujuan dan manfaat dari penelitian ini mengarah pada kegiatan mendokumentasikan secara menyeluruh pada budaya tradisional suku adat boti yang ada di Nusa Tenggara Timur, khususnya dari sisi arsitektur bangunan yang di sebut lopo, dengan menggunakan teknik observasi yang mengarah pada  penerapan elemen-elemen struktur, sampai pada cara pembangunan Lopo Adat tersebut yang sampai saat ini masih mempertahankan material alami, serta proses pembangunan dan pengambilan material yang memerlukan perlakuan khusus (melalui upacara Adat. Pada pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dengan memperoleh data wawacara dimana mengetahui proses alami material yang digunakan, melalui teknik observasi secara langsung di Desa Adat Boti. Yang juga melakukan pemotretan terhadap material yang digunakan pada bagian sambungan bangunan yang menjadi titik-titik kajian arsitektur. Hasil penelitian menyebutkan bahwa segala penerapan pada elemen-elemen struktur bangunan lopo merupakan hasil dari upacara yang wajib di lakukan sebelum pengambilan material alami, hal lain juga di temukan dimana dalam pembuatan rumah Adat disuku Boti sepenuhnya akan melalui tahapan upacara adat, hal tersebut telah memperlihatkan bahwa budaya suku adat boti masih sangat di pertahankan oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur khususnya pada bagunan arsitektur dimana setiap elemen pada struktur bangunan memiliki nilai-nilai yang berbeda, serta akan melewati tahapan upacara untuk memperoleh makna atas bangunan yang di sebut “Lopo”
PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK DALAM KAJIAN PENGEMBANGAN POTENSI DAYA TARIK WISATA KOTA KUPANG Messakh, Jeni; Ndoen, Rhodys; Riwu, Doris Duarson
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 15 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v15i1.8578

Abstract

Kota sebagai pusat aktifitas menunjukan upayanya agar memiliki citra kota. Ruang terbuka publik sebagai wadah sarana rekreasi serta meningkatkan ekonomi, sosial dan budaya. Taman kota sebagai ruang terbuka hijau, dalam tatanan pengembangan wisata kota, maka ruang terbuka publik ditunjang oleh faktor pendukung dengan memiliki taman kota yang menarik dan memiliki fasilitas yang memadai sehingga tercipta aktifitas yang beragam. Taman kota yang dijadikan objek penelitian ini memiliki tingkat kunjungan yang bervariasi, fenomena ini menjadi nilai ukur tingkat kepuasan pengunjung menemukan faktor penghambat dan pendukung serta mengevaluasi tingkat kesesuaian strategi pengembangan wisata kota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan hasil kuesioner sebagai data primer untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung melalui analisa CSI. Hasil analisis ini dipakai sebagai dasar mengevaluasi pengembangan taman kota yang memiliki potensi daya tarik wisata. Temuan yang dihasilkan adalah tingkat kunjungan pada taman kota bervariasai, karna kondisi setiap lokasi memiliki kualitas berbeda menghadirkan rasa nyaman bagi pengunjung. Pemerintah sebagai pengambil kebijakan mempunyai peranan penting dalam pengembangan taman kota sebagai destinasi wisata, sehingga perlu ada aturan-aturan dalam pengembangan dan pengelolaan serta berkoordinasi antar instansi serta masyarakat juga berperan dalam keberlangsungan taman kota sebagai objek wisata di kota Kupang.
KAJIAN KENYAMANAN TERMAL KORIDOR JALAN SUDIRMAN SEBAGAI PUSAT PERTOKOAN DI KOTA KUPANG Zudi, Sefriyani Lea; Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8506

Abstract

Jalan Sudirman merupakan Kawasan pertumbuhan perekonomian yang berada di Kawasan Kota Kupang. Sebagai jalur perdagangan dan jasa tentunya jalan Sudirman diharapkan dapat memberikan kenyamanan termal ruang luar bagi pengunjung yang melakukan aktivitas perekonomian pada jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kenyamanan termal yang ada pada jalan tersebut sehingga dapat memperbaiki kualitas kenyamanan termal pada koridor jalan dengan memberikan arahan desain yang baik pada Kawasan pertokoan jalan Sudirman Kota Kupang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan simulasi menggunakan software Envi-MET 3.1 melalui pengukuran langsung dilapangan. Metode ini digunakan untuk mensimulasikan variabel suhu (temperature) kelembaban dan kecepatan angin yang ada di jalur pedestrian di jalan Sudirman berdasarkan input data kondisi eksisting variabel tetap berupa material perkerasan jalan dan ketinggian bangunan dan variabel tidak tetap yaitu vegetasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa koridor jalan memiliki suhu berkisar 29,02 – 29.09°C, suhu lebih rendah berada pada titik-titik vegetasi sedangkan suhu lebih tinggi berada pada titik-titik area tanpa vegetasi, Mean Radiant Temperature (MRT) mencapai nilai tinggi karena material perkerasan jalan terpapar langsung radiasi matahari yaitu berkisar 30.92°C, simulasi Kelembaban relatif memiliki presentasi dominan yang tinggi berkisar 70,18% - 72,46% dan simulasi kecepatan angin memiliki kecepatan angin rendah berkisar 0.28 m/s karena masa bangunan yang padat menghalangi pergerakan angin. Hasil dari penelitian ini menemukan pengukuran tingkat kenyamanan termal pada koridor jalan Sudirman dan merekomendasikan arahan desain yang baik bagi kenyamanan termal yang belum optimal pada jalan Sudirman Kota Kupang.
EFEKTIVITAS DESAIN BANGUNAN DALAM MEREDAM DAMPAK KEBISINGAN EKSTERNAL (STUDI KASUS: HUNIAN DI SEKITAR BANDARA EL TARI KUPANG) Ndoen, Rhodys; Solissa, Arfie Pigan
Jurnal Ilmiah Arsitektur Vol 14 No 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/jiars.v14i2.8519

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas desain bangunan dalam meredam dampak kebisingan eksternal pada hunian di sekitar Bandara El Tari Kupang. Urgensi penelitian didasari pada tingginya tingkat kebisingan akibat aktivitas penerbangan yang melebihi ambang batas yang direkomendasikan untuk area permukiman (55 dB(A)), sehingga berpotensi mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan penduduk setempat. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling pada 40 bangunan hunian. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter (SLM) selama 17 jam, disertai observasi material bangunan, bukaan, dan penghalang alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan luar bangunan berkisar antara 73,1-94,6 dB(A), dengan pesawat Boeing 737 sebagai kontributor utama kebisingan (85-95 dB(A)). Efektivitas reduksi kebisingan bangunan bervariasi antara 0,4-16,2 dB(A), dipengaruhi oleh jarak dari sumber kebisingan, material bangunan, dan keberadaan vegetasi. Rekomendasi desain meliputi zonasi ruang berdasarkan tingkat kebisingan, penggunaan material dengan kemampuan reduksi suara yang baik seperti genteng beton dan plafon akustik, penggantian bukaan void dengan material berlapis, serta pemanfaatan vegetasi sebagai penghalang alami untuk meningkatkan kenyamanan akustik hunian.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Sadar Kesehatan Mental dan Produk Digital Kesehatan Mental Untuk Ekonomi Kreatif Kelompok Ibu di Kelurahan Maubeli Barimbing, Maryati Agustina; Feoh, Fepyani Thresna; Ndoen, Rhodys
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8149

Abstract

Ibu rumah tangga rentan mengalami masalah mental karena tekanan fisik, emosional, sosial, ekonomi. Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan tentang kesehatan mental berdampak buruk bagi ibu dan keluarga. Ibu rumah tangga adalah kelompok pengguna media sosial terbanyak. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi dan membangun bisnis produk digital untuk ekonomi kreatif ibu. Kegiatan meliputi sosialisasi kesehatan mental dan manajemen stres, pelatihan edukator kesehatan mental, penerapan teknologi berupa pembuatan, penjualan dan pemasaran produk digital, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan. Kegiatan diikuti oleh 25 ibu di Kelurahan Maubeli, menggunakan buku saku, leaflet, banner, power point. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan skor pengetahuan dan ketrampilan ibu tentang kesehatan mental (skor pre test=8, skor post test=10). Skor pengetahuan dan ketrampilan ibu terkait produk digital juga meningkat (skor pre test=7, skor post test=9). Ibu juga menghasilkan produk digital yang dijual di toko online. Ibu dapat melakukan edukasi melalui media sosial dan konsisten membuat dan menjual produk digital.