Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Pemberian Deep Back Massage Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Bersalin Kala I Fase Aktif Di RSUD Undata Palu: Implementation Of Providing Deep Back Massage To Reduce Pain in Particular Women In The 1st Active Phase At Undata Hospital Palu Mukhairah Nur Riska; Rosita; Muhammad Asrum; Buyandaya Bunga
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.5565

Abstract

Proses persalinan merupakan peristiwa penting dan alamiah yang menyertai siklus hidup wanita. Persalinan dan kelahiran normal merupakan proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan atrem (37-42 minggu). Selama proses persalinan terjadi penurunan kepala kedalam rongga panggul yang menekan syaraf pudendal sehingga mencetuskan sensasi nyeri yang dirasakan oleh ibu. Desain studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian adalah pasien dengan ibu bersalin kala l fase aktif dengan masalah nyeri di RSUD Undata Palu. Hasil penelitian ditemukan dari pengkajian yang dilakukan pada Ny.M data subjektif: pasien mengatakan nyeri perut tembus belakang, pasien meengatakan sulit tidur, pasien mengatakan mengalami nyeri pada skala nyeri 10. P: pasien mengatakan penyebab nyeri karena kontraksi, Q: pasien mengatakan jika timbul rasa nyeri maka nyerinya itu seperti tertusuk-tusuk, R: pasien mengatakan nyeri pada bagian perut tembus belakang, S: pasien mengatakan nyeri dari skala 1-10 nyeri yang dirasakan 10, T: pasien mengatakan nyeri dirasakan hilang timbul, data objektif pasien tampak pucat. TTV: Tekanan Darah 122/76 mmHg, Nadi 75 x/menit, Respirasi 27 x/menit, Suhu 36,5oC, HPHT pasien yaitu 16-10-2023 dan taksiran partus yaitu 19-07-2024. Diagnosa ditemukan yaitu nyeerei akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologi. Setelah dilakukan deep back massage keluhan nyeri menurun pada implementasi pertam dan kedua di dapatkan skala nyeri 10 menjadi 7. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dilakukan implementasi pertama dan kedua skala nyeri menurun 10 menjadi 7.
Implementasi Penerapan Terapi Afirmasi Positif Pada Pasien Dengan Gangguan Konsep Diri:Harga Diri Rendah (HDR) Di Ruangan Srikaya Upt Rsud Madani Palu: Implementation of Positive Affirmation Therapy in Patients with Self-Concept Disorders: Low Self-Esteem (HDR) in the Srikaya Room, UPT Madani Hospital, Palu Lusiana; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6365

Abstract

Orang dengan gangguan jiwa atau sering disebut ODGJ adalah orang dengan gangguan pikiran, perilaku, dan perasaan dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku. Harga diri rendah merupakan perasaan negatif terhadap dirinya sendiri yang menyebabkan kehilangan rasa percaya diri, pesimis, dan tidak berharga dalam kehidupannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran implementasi terapi afirmasi positif untuk menurunkan tingkat depresi dan meningkatkan harga diri rendah. Desain Studi kasus yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasikan tentang implementasi penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan gangguan konsep diri:harga diri rendah, dan adapun subyek penelitian yang akan diteliti berjumlah 1 pasien yakni pasien dengan masalah harga diri rendah. Hasil penelitian menunjukkan terapi afirmasi positif pada pasien dengan masalah gangguan konsep diri:harga diri rendah adalah pasien sudah menunjukkan penurunan tingkat depresi dan meningkatnya harga diri rendah. Pasien dengan masalah gangguan konsep diri: harga diri rendah mampu melakukan terapi afirmasi positif dengan baik.
Implementasi Dukungan Tidur Dengan Diagnosa Gangguan Pola Tidur Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Dirumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Sleep Support with Diagnosis of Sleep Disorders in Type II Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Sintia Friday; Nur Febrianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.7116

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolisme yang disebabkan karena resistensi insulin dan tidak berfugsinya sel beta pankreas. Pola hidup yang tidak benar menjadi pencetus diabetes melitus tipe II. Pasien yang menderita penyakit tersebut tidak memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik. Gangguan pola tidur adalah Gangguan kualitas dan kuantitas waktu tidur akibat faktor eksternal. Dukungan tidur adalah Dukungan tidur adalah memfasilitasi siklus tidur dan terjaga yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan studi kasus implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Metode studi kasus yang digunakan adalah studi kasus deskritif. Studi kasus deskritif adalah jenis studi kasus yang memberikan deskripsi suatu kasus, tertentu, dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian. Hasil yang diharapakan oleh peneliti adalah mengetahui hasil implementasi dukungan tidur dengan diagnosa gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024.Hasil yang didapatkan pada hari pertama sebelum dilakukan implementasi dukungan tidur pasien mengeluh buang air kecil pada malam hari dan merasakan nyeri mudah lelah dan kesemutan pada kaki dan tangan sehingga pasien susah tidur. Dan setelah diberikan implementasi dukungan tidur pasien merasa tampak nyaman, hari kedua pasien mengatakan sudah tidak mulai sulit tidur, hari ketiga pasien mengatakan sudah tidak sulit tidur. Kesimpulan setelah diberikan implementasi dukungan tidur efektif digunakan dalam mengatasi gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus tipe II.
Dampak Pernikahan Dini Di Tinjau Dari Segi Hukum Dan Kesehatan Di Desa Kalukutinggu Kec. Dolo Barat Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: The Impact of Early Marriage from a Legal and Health Perspective In Kalukutinggu Village, Dolo Barat District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Indri Iriani; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8356

Abstract

Pernikahan dini adalah akad nikah yang dilangsungkan pada usia dibawah kesesuaian aturan yang berlaku. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pernikahan dini ditinjau dari segi hukum dan kesehatan di Desa Kaluku tinggu kecamatan Dolo Barat kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan coss-sectional, populasi adalah Seluruh Masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, sampel sebanyak 30 responden, dilakukan di Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besa kurang mengetahui sebanyak 23 responden (76.7%), hal ini didukung rata-rata ibu rumah tangga sebanyak 26 responden (86,7%), sisanya tidah tahu 2 responden (6,6%). Apabila ditinjau dari sisi kesehatan, pernikahan usia muda dapat menimbulkan resiko kematian jika fisik remaja perempuan yang belum siap untuk hamil dan melahirkan (UNICEF, 2005). Pernikahan usia dini juga bisa berpengaruh tidak baik terhadap kesehatan perempuan1. Belum matangnya organ reproduksi dan fisik remaja perempuan akan berpengaruh terhadap resiko mengandung. Hal ini dapat menimbulkan kemungkinan kecacatan pada anak, ibu meninggal saat melahirkan, dan resiko lainnya yang berbahaya ketika perkawinan usia dini terjadi. Kesimpulan penelitian ini adalah Sebagian besar masyarakat Desa Kaluku Tinggu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah belum mengetahui serta memahami tentang Dampak hukum/aturan dan Dampak kesehatan akibat terhadap pernikahan Dini.
Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) Di Desa Sibedi, Kec. Marawola Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: Domestic Violence (DV) in Sibedi Village, Marawola District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Muhammad Asrum; Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8357

Abstract

Kekerasan Dalam rumah tangga dapat terjadi karena rendahnya kemampuan anggota keluarga untuk beradaptasi satu sama lain, sehingga anggota keluarga yang memiliki kekuasaan dan kekuatan cenderung menggunakan dominasi dan eksploitasi terhadap anggota keluarga yang lebih lemah. Tujuan penyuluhan Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak Kekerasan dalam rumah tangga. Metode penyuluhan yaitu sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan hukum, bentuk-bentuk dan Kesehatan pada Kekerasan dalam Rumah Tangga. Penyuluhan Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) di tinjau dari Hukum, bentuk-bentuk kekerasan serta dampak dari segi kesehatan yang dipaparkan oleh pemateri dan dihadiri 20 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai aturan atau hukuman jika Kekerasan Dalam Rumah Tangga sangat besar hukumannya. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul Penyuluhan Tentang Dampak Hukum KDRT dan Dari Segi Kesehatan, Akademi keperawatan Justitia di desa Sibedi Kabupaten Sigi telah terlaksana dengan lancar. Sambutan masyarakat yang sangat baik dan mengharapkan agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara rutin.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Di Desa Kalukutinggu Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: Health Education on Stunting in Kalukutinggu Village, Dolo Barat District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Iriani, Indri; Maryam; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8389

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, prevalensi stunting nasional sebesar 21,6%, masih di atas target WHO sebesar 20%. Desa Kalukutinggu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, memiliki angka risiko stunting yang tinggi dan rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahannya. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada 19 Juli 2024 dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab menggunakan media leaflet dan flip chart. Materi meliputi definisi, faktor penyebab, gejala, dampak, dan langkah pencegahan stunting. Peserta adalah masyarakat Desa Kalukutinggu, khususnya orang tua balita. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, sesi tanya jawab, dan skrining kesehatan. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 20 peserta dengan antusiasme tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang stunting, pola makan sehat, dan pentingnya deteksi dini. Hasil skrining menemukan 10 anak (21,2%) dengan tanda-tanda stunting. Peserta menunjukkan perubahan sikap awal terhadap gaya hidup sehat dan kesediaan untuk melakukan pemantauan rutin. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pencegahan stunting. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala, melibatkan kader kesehatan desa, dan diintegrasikan dengan program perbaikan gizi keluarga.
Upaya Pencegahan Terjadinya Diabetes Melitus Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala: Efforts to Prevent Diabetes Mellitus in Labuan Lelea Village, Labuan District, Donggala Regency Febrianti, Nur; Rabiah; Muhammad Asrum; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8411

Abstract

Diabetes Mellitus sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan terjadinya Diabetes Mellitus. Metode penyuluhan dengan menggunakan media power point dan leaflet, dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2024 di Desa Labuan Lelea. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, mendengarkan materi yang disampaikan, serta pada sesi tanya jawab banyak masyarakat yang mengajukan pertanyaan. Pada sesi evaluasi, masyarakat bisa menjawab sesuai dengan materi yang dipaparkan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan lancar dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit Diabetes Mellitus.
Dampak Pernikahan Anak Di Tinjau Dari Hukum Dan Kesehatan Di Desa Bomba Kab. Sigi Provinsi Sulawesi Tengah: The Impact of Child Marriage from a Legal and Health Perspective In Bomba Village, Sigi Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Muhammad Asrum; Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8503

Abstract

Pernikahan anak adalah akad nikah yang dilangsungkan pada usia dibawah kesesuaian aturan yang berlaku. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Tujuan Kegiatan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak hukum, faktor penyebab dan pengetahuan masyarakat tentang aturan yang mengatu dan memperbolehkan untuk menikah sesuai dengan UU. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan hukum, agama dan Kesehatan. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Penyuluhan Dampak Pernikahan anak ditinjau dari segi Hukum, Kesehatan pada Akademi keperawatan Justitia Palu di desa Bomba Kabupaten Sigi” telah terlaksana pada hari Senin, 19 Februari 2024 pada pukul 10.00 – 11.00 wita. Penyuluhan yang dipaparkan oleh pemateri dan dihadiri 20 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai dampak yang akan terjadi pada pernikahan. Kesimpulan Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Penyuluhan Dampak pernikahan anak ditinjau dari Hukum dan Kesehatan, Akademi keperawatan Justitia di desa Bomba Kabupaten Sigi” telah terlaksana dengan lancar. Sambutan masyarakat yang sangat baik dan mengharapkan agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara rutin.
Edukasi Tentang Dampak Hukum Buang Sampah Sembarangan Dan Dampaknya Dari Segi Kesehatan Di Desa Enu, Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah: Education on the Legal Impact of Littering and Its Health Impacts in Enu Village, Donggala Regency, Central Sulawesi Province Maryam; Muhammad Asrum; Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8504

Abstract

Sampah menjadi salah satu masalah lingkungan yang sampai saat ini masih sulit diatasi. Kita sebagai manusia adalah penghasil sampah. Namun, yang jadi masalah bukanlah sampahnya, melainkan perilaku orang yang membuang sampah tersebut tidak pada tempatnya.Membuang sampah sembarangan akan mencemari lingkungan kita dan secara signifikan mengurangi penggunaan, kenikmatan, dan nilai tempat-tempat umum kita. Hal ini membuat lingkungan tampak kotor dan tidak terawat, dan membuat banyak orang jadi tidak nyaman. Tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang dampak Hukum buang sampah sembarangan Dampaknya Terhadap Kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan Dampak hukum buang sampah sembarang dan dampak Kesehatan. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “ Dampak Hukum buang sampah sembarangan Dan Dampak dari segi Kesehatan pada Akademi Keperawatan Justitia di Desa Enu Kabupaten Donggala ”telah terlaksana pada hari .Rabu, 22 Junii 2022. pada pukul 15.00 – 17.00 wita. dihadiri 20 orang peserta. Peserta sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan oleh pemateri dengan berbagai aturan atau hukuman jika sering buang sampah sembarangan dan dampaknya dari segi kesehatan. Kesimpulan Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Dampak Hukum Buang Sampah Sembarangan dan Dampak Dari Segi Kesehatan, Akademi Keperawatan Justitia di desa Enu, Kabupaten Donggala” telah terlaksana dengan lancar. Sambutan masyarakat yang sangat baik dan mengharapkan agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilakukan secara rutin.
Asuhan Keperawatan pada Anak Kejang Demam dengan Diagnosa Hipertermi di Ruangan Catelia RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah : Nursing Care for Children with Fever Seizures with a Diagnosis of Hypertermy in the Catelia Room Undata Hospital, Central Sulawesi Province Mosangi, Susan Cherly; Iriani, Indri; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4342

Abstract

Febrile seizures can be associated with epilepsy and the risk of mental retardation in children. Until now, the cause of children experiencing febrile seizures cannot be known with certainty. However, most febrile seizures can be attributed to high fever seizures that occur due to ear infections, chickenpox, tonsillitis, or flu virus infections. Fever is not only a disease but a symptom. Fever often occurs in toddlers, when the increase in body temperature reaches the highest number scale, only causing seizures in children or what are called febrile seizures. The method used in this research is a case study with a nursing care approach. The samples were pediatric patients with hyperthermia problems in cases of febrile seizures at Undata Hospital, Central Sulawesi Province.The results of research conducted for 3 days showed that the problem of febrile seizures was diagnosed as hyperthermia and the knowledge deficit was resolved. The conclusion from this research is that there is a decrease in body temperature after applying a warm water compress.