Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Bagian Penanganan Kebakaran Di BPBD Kab. Gorontalo Menggunakan Metode Task Risk Assessment (TRA): Occupational Accident Risk Analysis in the Fire Management Division of the Gorontalo Regency Regional Disaster Management Agency (BPBD) Using the Task Risk Assessment (TRA) Method Putrianing Nur M. Bakari; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.10357

Abstract

Keselamatan petugas pemadam kebakaran dalam operasi pemadaman harus mendapatkan perhatian serius. Masih ditemukan kecelakaan petugas dalam menangani kebakaran yang mengakibatkan 2 orang luka parah dan 4 orang meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA). Jenis penelitian deskriptif menggunakan metode Task Risk Assessment (TRA) untuk menganalisis risiko kerja. Sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh pekerja pada bagian penanganan kebakaran di BPBD Kabupaten Gorontalo sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi TRA, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode TRA. Hasil penelitian teridentifikasi potensi bahaya saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi tim resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Penilaian risiko pada bidang penanganan kebakaran terdapat 8 risiko high dan 1 risiko extreme. Pengendalian risiko pada bidang penanganan kebakaran menggunakan hirarki pengendalian yaitu pengendalian subtitusi, perancangan, administrasi dan APD. Simpulan penelitian berdasarkan metode TRA bahwa terdapat risiko kecelakaan kerja pada bagian UPTD pemadam kebakaran di BPBD Kab. Gorontalo yaitu saat melakukan kaji cepat dan survey lokasi Tim Resque, menuju lokasi tempat kejadian, dan saat melakukan penanganan kebakaran. Saran untuk petugas pemadam kebakaran lebih mematuhi SOP agar dapat meminimalisir kecelakaan kerja yang terjadi.
Pengaruh Self – Esteem Dan Dukungan Sosial Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo: The Influence of Self-Esteem and Social Support on the Mental Health of Final Year Students of the Public Health Department, Gorontalo State University Merni; Herlina Jusuf; Putri Ayuningtias Mahdang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10621

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase akhir masa studi di perguruan tinggi yang ditandai dengan tuntutan akademik yang tinggi, tekanan penyusunan skripsi, serta persiapan memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan dan kesehatan mental tidak baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan dukungan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian mahasiwa tingkat akhir yang berjumlah 175, sedangkan sampel 122 mahasiswa dengan teknik pemgambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian self-esteem yang paling banyak pada kategori cukup baik sebanyak 62 responden (50,8%), dukungan sosial kategori cukup baik 62 responden (50,8%), kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir kategori cukup baik 60 responden (40,2%). Simpulan penelitian berdasarkan uji regresi logistik bahwa ada pengaruh signifikan self-esteem terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p- value 0.000 < 0.05), dukungan sosial tidak berpegaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p-value 0.0078 < 0.05). Saran bagi mahasiswa diharapkan agar lebih meningkatkan self-esteem dan dukungan sosial melalui pengembangan potensi diri, berpikir positif, dan menjaga keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi. Mahasiswa juga perlu mengembangkan streategi adaptasi individu (coping strategy) yang sehat dalam menghadapi tekanan akademik.