Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Penilaian Status Gizi dan Pengetahuan Gizi Seimbang Anak Usia Sekolah Sebagai Bentuk Aktivasi Kegiatan UKS Anugrah Novianti; Tyas Putri Utami
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.122 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v4i1.908

Abstract

Permasalahan gizi anak usia sekolah di Indonesia menurut data Riskesdas 2018 adalah anak dengan kategori pendek/stunting mencapai 30,7%, sementara yang gemuk 8% dan anemia 26%. Permasalahan gizi pada anak sekolah inilah yang akan mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa datang, dikarenakan anak merupakan generasi penerus bangsa. Sehingga pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang dan penilaian status gizi serta dapat mengoptimalkan kembali fungsi UKS dan berfokus pada permasalahan gizi anak sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SDN Kedoya Utara 01 Jakarta Barat dengan responden yaitu seluruh siswa sekolah dasar yang berjumlah 422 anak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk gabungan dari beberapa bentuk kegiatan, yaitu pengambilan data status gizi siswa, penilaian pengetahuan gizi seimbang serta edukasi gizi seimbang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas 1-6 memiliki status gizi normal, namun terdapat 18,8% siswa kelas 1-3 yang berstatus gizi obesitas dan 9,1% berstatus gizi kurang. Dilihat dari tingkat pengetahuan siswa kelas 4-6 rata-rata memiliki skor pengetahuan ?50 yang artinya memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Hasil dari pengabdian masyarakat ini pun menunjukkan distribusi tingkat kecukupan energi protein pada siswa kelas 4-6, dimana didapatkan bahwa 67,8% dan 42,7% siswa memiliki tingkat kecukupan energi protein defisit ringan hingga berat, selain itu sebesar 54,9% dan 75,2% siswa memiliki tingkat kecukupan lemak dan karbohidrat dengan kategori defisit ringan hingga berat.
KOLABORASI APOTEKER DENGAN MULTIDISIPLIN ILMU DALAM PENGGUNAAN OBAT DAN EDUKASI PHBS DI LOKASI PENGUNGSIAN GEMPA BUMI CIANJUR Hermanus Ehe Hurit; Syurya Muhammad Nur; Sri Teguh Rahayu; Tyas Putri Utami; Robby Rijal Sauri; Muhammat Khairun Nafa; Agung Setiawan; Miftahul Ilmy Setiawan; Muh Dewa Putra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6763

Abstract

Earthquakes that often occur give rise to social problems such as property damage, loss of life, poverty, hunger, and people who are sick, both from illness and injuries due to collapses and stress due to prolonged trauma. The earthquake that occurred in Cianjur, West Java in November 2022 had a broad impact on the local community. A team of volunteers from Esa Unggul University consisting of multidisciplinary sciences who collaborated to be part of handling post-earthquake problems through basic health services and educating the public about Clean and Healthy Behavior (PHBS), to prevent diseases that will appear after the earthquake. This community service activity was carried out in the villages of Ciputri and Ciherang, Pacet District, Cianjur Regency, West Java, which is about 2 km from the epicenter of the earthquake. The method used was providing health services to earthquake victims at evacuation sites and educating them about Clean and Healthy Behavior (PHBS). The results obtained after providing PHBS health and education services were seen from the reduction in disease outbreaks that emerged after the earthquake and only three types of diseases, namely diarrhea 3%, acute respiratory infection 9.36% and allergic rhinitis 13.48% ten days after the earthquake. This community service activity can increase public awareness in preventing various diseases that arise after the earthquake