Anak berkebutuhan khusus memerlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka, termasuk melalui terapi seni yang dapat mengembangkan kemampuan motorik, sensorik, dan kreativitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berkarya seni melalui membatik eco print kepada peserta didik Sekolah Luar Biasa Tamima Mumtaz di Pujon, Malang. Eco print merupakan teknik membatik ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk menciptakan motif pada kain tanpa menggunakan malam atau bahan kimia berbahaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pengenalan bahan alam, penjelasan teknik membatik eco print, pencarian bahan alam, dan pembuatan batik eco print menggunakan teknik pounding. Sebanyak 26 peserta didik dari berbagai tingkat kelas berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari dengan pendampingan dari tenaga pendidik. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta didik yang terlihat dari antusiasme mereka dalam mencari bahan alam dan membuat karya batik. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai media terapi seni yang dapat melatih fokus, kesabaran, koordinasi mata dan tangan, serta penyaluran emosi. Peserta didik juga memperoleh pengetahuan tentang pemanfaatan bahan alam di lingkungan sekitar dan pengembangan kreativitas. Meskipun beberapa peserta didik mengalami kesulitan pada tahap awal, pendampingan yang tepat membantu mereka menyelesaikan karya dengan baik. Kegiatan membatik eco print ini memberikan nilai tambah tidak hanya dari aspek terapeutik dan edukatif, tetapi juga berpotensi menjadi bekal keterampilan vokasional bagi peserta didik di masa depan. Disarankan agar kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif guru dan orang tua untuk mengoptimalkan manfaat bagi perkembangan anak berkebutuhan khusus..