Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PROSES PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) GUNA MEMINIMALISIR NASABAH NPL (NON PERFORMING LOAN) PADA PT. BANK SULSELBAR CABANG SIDRAP Yakub, Rahman; Fajar, Malik; Buya Hamka; Salsabila, Nurul Ainun; Syampturi, Eka Vebriyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.33758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT. Bank Sulselbar Cabang Sidrap dalam upaya meminimalisir nasabah Non-Performing Loan (NPL). Melalui analisis kelayakan kredit dan penerapan prinsip kehati-hatian, penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan risiko yang baik merupakan kunci untuk menjaga stabilitas program KUR dan mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh manajemen untuk menurunkan tingkat NPL, termasuk melalui penagihan dan restrukturisasi kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUR memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
KOLABORASI GLOBAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN MEMBANGUN JARINGAN DIKLAT INTERNASIONAL Risma Nasuah; Ruslan Rasid; Buya Hamka
Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/al-mumtaz.v3i1.2783

Abstract

Kolaborasi global dalam manajemen pendidikan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya seperti daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Wilayah Papua Barat Daya sebagai salah satu daerah 3T masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan, antara lain keterbatasan infrastruktur pendidikan, akses internet yang belum merata, serta keterbatasan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik. Kondisi tersebut menyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dalam konteks ini, pembangunan jaringan pendidikan dan pelatihan (diklat) internasional melalui kolaborasi global dipandang sebagai salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pendidikan serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi global memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di wilayah 3T melalui penguatan jejaring kerja sama, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Namun, implementasi kolaborasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan indikator kualitas pendidikan.