Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Lirik Lagu “Rakit” Karya Nadzira Shafa dengan Pendekatan Ekspresif Aprilia, Sasi
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2024): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v4i3.1079

Abstract

This research analyzes the song "Rakit" by Nadzira Shafa using an expressive approach to explore the emotions and messages conveyed through the lyrics and music. Qualitative analysis shows that this song describes a deep emotional journey, involving sadness, longing, happiness, and the struggle to recover from loss. The representative, directive, expressive, declarative and commissive speech acts in the lyrics show emotional reality, an invitation to reassemble life, as well as a commitment to eternal memories and love. The song "Rakit" shows how music can be an effective communication medium for conveying personal experiences emotionally, while also providing room for interpretation for the listener.
Guru, Media Sosial, dan Etika Digital: Peran Pemerintah dalam Menjaga Marwah Profesi Aprilia, Sasi; Agustin, Amelya; Hakam Mahsun, Muhammad; Muhlisin, Muhlisin; Mafaakhir, Abul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52995

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada pemanfaatan media sosial oleh guru sebagai sarana pembelajaran, komunikasi, dan pengembangan profesional. Di sisi lain, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan etis yang dapat memengaruhi marwah profesi guru apabila tidak dikelola secara bijaksana. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi peran guru di era digital, mengkaji pentingnya etika digital dalam profesi guru, serta menelaah peran pemerintah dalam menjaga profesionalisme guru melalui kebijakan dan penguatan literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, regulasi pendidikan, dan laporan lembaga internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah mentransformasi peran guru menjadi fasilitator digital, kreator konten edukatif, kurator informasi, dan moderator interaksi daring. Penerapan etika digital menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga profesionalisme guru. Pemerintah memiliki peran strategis sebagai regulator, fasilitator, pengawas, dan pembina dalam menjaga etika digital guru. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan literasi digital, rendahnya kesadaran etis, dan cepatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, organisasi profesi, dan guru untuk menjaga marwah profesi guru di era digital.