Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Sosiality Nabi Muhammad : Pondasi Moderasi Beragama di Era Modern Afifah, Silmi; Nada, Farah Qotrun; Hifdzi Haq, Muhammad Syafi'; Agustin, Amelya; Syaifuddin, Mohammad
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 8 No 2 (2025): El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54125/elbanar.v8i2.965

Abstract

Fenomena meningkatnya intoleransi, polarisasi sosial, dan degradasi nilai kemanusiaan di era modern menjadi tantangan serius bagi pendidikan Islam. Pendidikan sosiality Nabi Muhammad Saw. menawarkan model pendidikan berbasis nilai-nilai sosial profetik yang berorientasi pada keseimbangan dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai sosial kenabian yang dapat dijadikan landasan konseptual dan praksis dalam memperkuat moderasi beragama di lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan terhadap literatur tafsir, hadis, serta kajian pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sosiality Rasulullah menekankan nilai tasamuh (toleransi), ta‘awun (kerjasama), dan rahmah (kasih sayang), yang diimplementasikan melalui keteladanan, pembiasaan, dan interaksi sosial lintas kelompok. Nilai-nilai tersebut terbukti efektif dalam membangun karakter moderat dan menumbuhkan semangat keberagamaan yang inklusif. Dengan demikian, pendidikan sosiality Nabi Muhammad Saw. dapat dijadikan paradigma pendidikan karakter profetik yang relevan untuk memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat digital dan multikultural masa kini.
Guru, Media Sosial, dan Etika Digital: Peran Pemerintah dalam Menjaga Marwah Profesi Aprilia, Sasi; Agustin, Amelya; Hakam Mahsun, Muhammad; Muhlisin, Muhlisin; Mafaakhir, Abul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.52995

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya pada pemanfaatan media sosial oleh guru sebagai sarana pembelajaran, komunikasi, dan pengembangan profesional. Di sisi lain, penggunaan media sosial juga menghadirkan tantangan etis yang dapat memengaruhi marwah profesi guru apabila tidak dikelola secara bijaksana. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi peran guru di era digital, mengkaji pentingnya etika digital dalam profesi guru, serta menelaah peran pemerintah dalam menjaga profesionalisme guru melalui kebijakan dan penguatan literasi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, regulasi pendidikan, dan laporan lembaga internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial telah mentransformasi peran guru menjadi fasilitator digital, kreator konten edukatif, kurator informasi, dan moderator interaksi daring. Penerapan etika digital menjadi kebutuhan mendasar dalam menjaga profesionalisme guru. Pemerintah memiliki peran strategis sebagai regulator, fasilitator, pengawas, dan pembina dalam menjaga etika digital guru. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan literasi digital, rendahnya kesadaran etis, dan cepatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, organisasi profesi, dan guru untuk menjaga marwah profesi guru di era digital.