Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH CURRENT RATIO, RETURN ON EQUITY, DEBT TO EQUITY DAN RETURN ON ASSETS TERHADAP DIVIDEND YIELD DAN DAMPAKNYA PADA HARGA SAHAM Sarbullah, Sarbullah; Widyartati, Penta; Marhamah, Marhamah
JURNAL STIE SEMARANG Vol 9 No 2 (2017): VOLUME 9 NOMOR 2 EDISI JUNI 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.212 KB)

Abstract

ABSTRACT The aim of this study is to assess the extent of the influence of the current ratio, return on equity, debt to equity and sales growth of Dividend Yield and its impact on share price to the companies ware taken from LQ 45 index at Indonesia stock exchange listed on www.idx.co.id from 2011 until 2013. The data collected then analysed using linier regression model. The findings showed that   CR  positive  significant effect on dividend yield,    because t count   for 1.999 > t-table at 1.98, with the effect of 0,048 < 0,05.    ROE  positive significant effect  on  dividend  yield, because   t count for 3.144 > t-table at 1.98, with the effect of 0.002<0.005. DER  negative no significant effect  on  dividend  yield, because t count for -0.446 > t-table at 1.98, with the effect of 0.657 > 0.05. Return on assets  positive no significant effect on  dividend yield, because t  count for 0.203> t-table at 1.98, with the effect of 0.839>0.005. CR  positive significant effect  on  stock  prices,  because  t  count   for   2.536 > t-table at 1.98, with the effect of 0.031 < 0.005. Variable  ROE  positive significant effect  on  stock  prices,  because  t  count   for 3.398 > t-table at 1.98, with the effect of 0.001<0.005. DER negative significant effect  on stock prices,  because  the  t-count  equal     to -2.260 <t-table of -1,98 with the effect of 0.010 > 0.005. Return on assets  positive no significant effect on stock prices, because t count for 0.436 > t-table at 1.98, with the effect of 0.664 > 0.005. Dividend yield positive significant effect  on stock prices, because t count for -1.254> t-table at 1.98, with the effect of 0.265 > 0.005.. It is recommended that the follow up research done related to this research should include more variables and longer observation period.   Keywords: Current Ratio, Return on Equity, Debt to Equity, return on assets  , Dividend Yield, Price Shares   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana pengaruh dari current ratio, return on equity, debt to equity dan pertumbuhan penjualan Dividend Yield dan dampaknya terhadap harga saham terhadap perusahaan barang yang diambil dari indeks LQ 45 di bursa efek Indonesia. tercatat di www.idx.co.id dari tahun 2011 sampai 2013. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan model regresi linier. Temuan menunjukkan bahwa CR positif berpengaruh signifikan terhadap dividend yield, karena t hitung untuk 1,999> t-table pada 1,98, dengan pengaruh 0,048 <0,05. ROE berpengaruh signifikan secara positif terhadap dividend yield, karena t hitung sebesar 3,144> t-table pada 1,98, dengan pengaruh 0,002 <0,005. DER negatif tidak berpengaruh signifikan terhadap dividend yield, karena t hitung untuk -0,446> t-table pada 1,98, dengan pengaruh 0,657> 0,05. Pengembalian aset positif tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil dividen, karena t hitung untuk 0,203> ​​t-tabel pada 1,98, dengan pengaruh 0,839> 0,005. CR positif berpengaruh signifikan terhadap harga saham, karena t hitung sebesar 2,536> t-tabel pada 1,98, dengan pengaruh 0,031 <0,005. Variabel ROE berpengaruh positif terhadap harga saham, karena t hitung sebesar 3,398> t-tabel pada 1,98, dengan pengaruh 0,001 <0,005. DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham negatif, karena t-hitung sebesar -2.260 <t-tabel -1,98 dengan pengaruh 0,010> 0,005. Pengembalian aset positif tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, karena t hitung untuk 0,436> t-tabel pada 1,98, dengan pengaruh 0,664> 0,005. Dividen berpengaruh positif terhadap harga saham, karena t hitung untuk -1.254> t-tabel pada 1,98, dengan pengaruh 0,265> 0,005. Disarankan agar tindak lanjut penelitian yang dilakukan terkait penelitian ini harus mencakup lebih banyak variabel dan lama periode pengamatan.   Kata kunci:    Rasio Lancar, Return on Equity, Utang terhadap Ekuitas, Return on Assets, Dividen Yield, Price Shares
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PINJAMAN MACET DANA BERGULIR DI BKM SENDANG MUKTI KELURAHAN SENDANGGUWO KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG Widyartati, Penta
JURNAL STIE SEMARANG Vol 8 No 3 (2016): VOLUME 8 NO 3 EDISI OKTOBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat  perkotaan  pemerintah menggulirkan dana hibah ke kelurahan-kelurahan di perkotaan. Salah satu sasaran kelurahan di kota Semarang adalah Kelurahan Sendangguwo Kecamatan Tembalang. Tujuan digulirkannya dana hibah tersebut adalah sebagai Modal BKM untuk dipinjamkan secara bergulir kepada masyarakat Sendangguwo.             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh karakter peminjam  terhadap tunggakan pinjaman,  seberapa pengaruh jangka waktu pinjaman terhadap tunggakan pinjaman dan pengaruh kemampuan BKM Sendangguwo mengelola dana bergulir terhadap tunggakan peminjam.             Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemimjam yang mempunyai pinjaman macet di BKM Sendangmukti Kelurahan Sendangguwo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Sampel dalam penelitian ini ditetapkan dengan rumus Yamane diperoleh jumlah sebesar 78 orang nasabah dan tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria nasabah yang memiliki tunggakan terbesar sampai pada urutan 78. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket dengan menyebar kuesioner dan wawancara. Analisa data penelitian ini dilakukan dengan analisa regresi linier dengan menggunakan program SPSS 17                 Hasil Penelitian menemukan adanya pengaruh karakter nasabah terhadap pinjaman macet  negatif dan signifikan sehingga hipotesa 1 yaitu karakter nasabah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pinjaman macet terbukti. Pengaruh jangka waktu pinjaman terhadap pinjaman macet adalah negatif dan signifikan sehingga hipotesa 2 penelitian ini yaitu jangka waktu pinjaman berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pinjaman macet terbukti. Pengaruh kemampuan mengelola dana bergulir berpengaruh negatif dan signifikan sehingga hipotesa 3 penelitian ini yaitu kemampuan mengelola dana bergulir  berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pinjaman macet terbukti. Nilai koefisien regresi ini semuanya negatif yang artinya semakin tinggi nilai karakter nasabah, jangka waktu pinjaman, dan kemampuan mengelola dana bergulir maka nilai pinjaman macet akan semakin rendah
ANALISIS PELAKSANAAN ANGGARAN BELANJA DESA TAHUN ANGGARAN 2016 DI WILAYAH KABUPATEN KENDAL Widyartati, Penta .; Marhamah, Marhamah .; Susanto, Edy .
JURNAL STIE SEMARANG Vol 10 No 1 (2018): VOLUME 10 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.374 KB) | DOI: 10.33747/stiesmg.v10i1.87

Abstract

Anggaran pendapatan dan belanja desa adalah pertanggungjawaban dari pemegang manajemen desa untuk memberikan informasi tentang segala aktifitas dan kegiatan desa kepada masyarakat desa pemerintah atas pengelolaan dana desa dan pelaksanaan berupa rencana-rencana program yang dibiayai dengan uang desa. Dalam APBDesa berisi pendapatan, belanja dan pembiayaan desa. Secara garis besar, pendapatan desa dibagi menjadi dua, yaitu Pendapatan Asli Daerah dan Pendapatan Transfer. Pendapatan Asli Daerah terdiri dari hasil usaha desa dan swadaya. Pendapatan transfer terdiri dari dana desa, bagian pajak dan retribusi, alokasi dana desa, dan bantuan keuangan baik dari propinsi maupun kabupaten. Sedangkan untuk belanja dibagi menjadi 4 bidang, yaitu bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pembinaan masyarakat desa, dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Dalam penelitian ini yang akan diteliti dibatasi hanya pada pelaksanaan untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari total penggunaan dana untuk bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, alokasi dana untuk pembangunan desa adalah sebesar Rp 8.207.305.895 atau mencapai 96%, jauh lebih besar daripada untuk bidang pemberdayaan masyarakat yang hanya 4% atau Rp. 323.528.405. Dari segi Undang-undang, ditemukan adanya ketidaksesuaian pelaksanaan penggunaan anggaran desa ini, yaiatu pada Bab IX UU No. 6 tahun 2014 tentang Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan. Pada Bab IX UU No, 6 Bagian Kesatu Pembangunan Desa Pasal 78 ayat 3 menyatakan bahwa pembangunan desa sebagaimana dimaksud ayat (2) mengedepankan kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan guna mewujudkan pengarusutamaan perdamaian dan keadilan sosial. Pada pasal ini menunjukkan bahwa pembangunan berprinsip kegotongroyongan dan kekeluargaan. Tetapi dalam praktek dan di dalam laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa masih ditemukan point tenaga kerja. Hal ini menunjukkan adanya ketidak sesuaian dengan prinsip kegotongroyongan yang diutamakan seperti pada bab IX di atas.
ANALISIS KESESUAIAN APB DES DENGAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERDASARKAN PP 43 TAHUN 2014 DI DESA KALIGADING KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL PROPINSI JAWA TENGAH Widyartati, Penta; Indriastuti, Ariyani
JURNAL STIE SEMARANG Vol 11 No 1 (2019): VOLUME 11 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.879 KB) | DOI: 10.33747/stiesmg.v11i1.347

Abstract

The Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) is the annual financial plan of the village government that is discussed and agreed upon jointly by the village government and Village Consultation, and is determined by village regulations. The mechanism for using village funds starts from the planning, implementation, accountability and utilization of village funds. In order for the use of village funds to be targeted and in accordance with the priorities of community needs, the planning process as a basis for implementing village funds is expected to be carried out in accordance with Government Regulation No. 43 of 2014 article 114 and article 117. From the results of the study obtained evidence that the Kaligading Village government has carried out the mandate in accordance with Government Regulation No. 43 of 2014 article 114 concerning deliberation for the screening of community aspirations which then results from the deliberations set forth in the RPJMDes. 
ANALISIS PERBEDAAN VOLATILITAS IHSG SAAT PANDEMI DAN SEBELUM PANDEMI COVID-19 Romadhon, Rosiana; Widyartati, Penta; Setiawati, Ira
JURNAL STIE SEMARANG Vol 14 No 1 (2022): VOLUME 14 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Volatility is a statistical measurement of fluctuations in stock prices over a certain period. The volatility of a high share price indicates the unusual supply and demand characteristics of shares in the capital market. The volatility of the JCI reflects the level of risk faced by investors. The volatility of unstable stock prices results in the level of risk and uncertainty of investors in investing also becoming unstable. This study aims to analyze the differences in the volatility of the JCI before and during the Covid-19 pandemic. The research was conducted with a qualitative approach using an independent t-test parametric analysis using the SPSS program. The population in this study is the daily transactions of JCI. The sampling technique used purposive sampling with the sampling criteria were 29 data before Indonesia was declared positive for COVID-19 and 29 data after Indonesia was declared positive for COVID-19. pandemic announcement. Both show a significance number above 0.05 so it can be concluded that the data to be used is normally distributed. The homogeneity test is known to have a significance value of 0.172. Thus, it can be concluded that the data to be used is homogeneous because it has a significance value greater than 0.05, because the data has met both assumptions, it can be concluded that the data is feasible to be tested by using parametric independent t-test. Parametric independent t-test test obtained a significance value of 0.000. Thus, it can be concluded that there is a difference between JCI price volatility before and after the pandemic. Abstrak. Volatilitas merupakan pengukuran statistik fluktuasi dari harga saham selama periode tertentu. Volatilitas suatu harga saham yang tinggi menunjukkan karakteristik penawaran dan permintaan saham yang tidak biasa di pasar modal.Volatilitas IHSG mencerminkan tingkatrisiko yang dihadapi investor.Volatilitas harga saham yang tidak stabil mengakibatkan tingkat risiko dan ketidakpastian investor dalam berinvestasi juga menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan volatilitas IHSG sebelum dan saat Pandemi Covid-19.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis uji beda parametrik independent t-test dengan program SPSS. Populasi dalam penelitian ini adalah transaksi harian IHSG. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengambilan sampel adalah 29 data sebelum Indonesia dinyatakan positif covid-19 dan 29 data setelah Indonesia dinyatakan positif covid 19. Hasil uji normalitas angka signifikansi Shapiro-Wilk adalah 0.116 untuk data sebelum pengumuman pandemi dan 0.88 untuk data setelah pengumuman pandemi. Keduanya menunjukkan angka signifikansi di atas 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang akan digunakan terdistribusi normal.Uji homogenitas diketahui angka signifikansi 0.172. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data yang akan digunakan adalah homogen karena mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0.05, karena data sudah memenuhi kedua asumsi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa data layak untuk diuji dengan uji parametrik independent t-test.Pengujian parametrik independent t-test didapatkan angka signifikansi sebesar 0.000. Dengan demikian dapat disimpulkan adanya perbedaan antara volatilitas harga IHSG sebelum dan setelah pandemi.
Kurs dan Nilai Perdagangan Saham di BEI Sebelum dan pada Masa Pandemi Covid-19 Penta Widyartati; Ira Setiawati; Ariyani Indriastuti
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 18, No 1 (2021): Januari
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v18i1.5446

Abstract

ABSTRACT   Corona Virus (Covid-19) not only harms humans in terms of health, but also has a big impact on the world economy. This study aims to analyze the impact caused by the covid-19 outbreak on the value of securities trading on the IDX and the rupiah exchange rate against the USD. The study was conducted through two stages, the first was to test the effect of the independent and dependent variables. The dependent variable in this study is the trade value, namely the daily trading value data on the Indonesia Stock Exchange from December 2019 to May 2020. As for the exchange rate variable as an independent variable, the data is taken on the BI page. The data is divided into two, namely data before the pandemic, represented by trade data from December 2019 to February 2020, and data during the pandemic period represented by trade data from March 2020 to May 2020. After testing the relationship between dependent and independent variables, research followed by a comparison, which compares the effect of the exchange rate on the value of trade on the IDX before the pandemic and during the pandemic. The results showed that there was a significant relationship between the exchange rate and the value of trade during the observation period before the pandemic, but in the event of a pandemic, this significant relationship no longer exists.Keywords                      : comparison; exchange rate; pandemic; trade value;Correspondence to        : pentawidyartati@gmail.com ABSTRAKVirus Corona (Covid-19) tidak hanya merugikan manusia dari segi kesehatan, tetapi juga berdampak besar bagi perekonomian dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak wabah Covid-19 terhadap nilai perdagangan efek di BEI dan kurs rupiah terhadap USD. Penelitian dilakukan melalui dua tahap, yang pertama adalah menguji pengaruh variabel independen dan dependen. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nilai perdagangan yaitu data nilai perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia dari Desember 2019 hingga Mei 2020. Sedangkan untuk variabel kurs sebagai variabel independen data diambil dari laman BI. Data tersebut terbagi menjadi dua, yaitu data sebelum pandemi yang diwakili oleh data perdagangan bulan Desember 2019 hingga Februari 2020, dan data selama periode pandemi diwakili oleh data perdagangan dari bulan Maret 2020 hingga Mei 2020. Setelah dilakukan pengujian hubungan antara variabel dependen dan independen, penelitian dilanjutkan dengan perbandingan, yaitu membandingkan pengaruh kurs terhadap nilai perdagangan di BEI sebelum pandemi dan saat pandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kurs dan nilai perdagangan selama periode observasi sebelum pandemi, namun pada saat terjadi pandemi, hubungan yang signifikan tersebut tidak ada lagi.Kata Kunci : pandemi; perbandingan; kurs; nilai perdagangan.
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN ONLINE TERHADAP PENINGKATAN LABA UMKM Ira Setiawati; Penta Widyartati
PROCEEDINGS Vol 1, No 1 (2017): PROCEEDING Bingkai Manajemen (BIMA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.523 KB)

Abstract

Abstrak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan media internet  sebagai sarana pemasaran online untuk memperoleh pangsa pasar yang memuaskan. Saat ini internet sudah sangat mudah diakses oleh siapapun diseluruh dunia, termasuk para pebisnis UMKM yang menggunakan internet sebagai sarana pemberi dan berbagi informasi tentang produk yang ditawarkan kepada konsumen secara online. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  bagaimana Pengaruh Startegi Pemasaran online terhadap Peningkatan Laba UMKM. Responden dalam penelitan ini adalah para Owner / Manajer pemasaran / staff  dari beberapa UMKM di Jawa Tengah. Hasil penelitian ini berusaha menjawab hipotesis, H1 diterima sedangkan Ho ditolak, yang menyatakan bahwa Strategi pemasaran online berpengaruh positif terhadap Peningkatan Laba UMKM. Keyword : pemasaran online, strategi, laba, internet, UMKM Abstract Micro, Small and Medium Enterprises using internet media for online marketing to gain satisfactory market share. Currently, the Internet is very easily accessed by everyone around the world, including UMKM’s businessmen using  the Internet  as giving and sharing the information for customers about their products offered online. This paper aims to determine how the Effect of Online Marketing Strategy to increase the profit income of SMEs. Respondents in this research are the Owners / Marketing Managers / staff of SMEs in Central Java. The results of this study seeks to answer the hypothesis.  H1  is accepted whereas Ho is rejected, stating that online marketing strategy is a positive influence on increasing the Profit Income of SMEs. Keyword: online marketing, strategy, profit, internet, SMEs
ANALISIS TRANSPARANSI KEUANGAN DESA SECARA ONLINE DI KABUPATEN KENDAL JAWA TENGAH Penta Widyartati; Rosiana Ramadhon
Jurnal Ekonomika dan Bisnis Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Ekonomika dan Bisnis UNISS
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jeb.Vol7.Jeb1.21

Abstract

Keterbukaan informasi keuangan desa pada masyarakat (public) di era globalisasi sangat penting demi tercapainya tujuan bersama. Keterbukaan informasi di era globalisasi ini dapat dilakukan dengan cara memberikan informasi kepada masyarakat secara online dengan menggunakan situs-situs yang tersedia. Dengan tersedianya situs-situs untuk mempublikasikan informasi mengenai desa, maka peneliti tertarik untuk meneliti efektifitas situs-situs tersebut dalam hal pemberian informasi mengenai keuangan desa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data adalah dengan studi pustaka dan observasi pada obyek penelitian. Obyek penelitian adalah situs-situs resmi desa di 114 desa pada 8 Kecamatan di Kabupaten Kendal yang dapat diakses di https://www.kendalkab.go.id. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 114 desa di wilayah kecamatan Boja, hanya 13 desa yang telah mengunggah informasi keuangannya sedangkan 101 desa lainnya belum mengunggahnya. Dengan banyaknya desa yang belum mengunggah informasi keuangannya menunjukkan bahwa transparansi anggaran desa melalui situs-situs yang tersedia belum maksimal.
ANALISIS PERBEDAAN PERHITUNGAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN SISTEM MANDIRI DENGAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP DI KABUPATEN TEMANGGUNG Penta Widyartati; Heni Septiyani; Rosiana Ramadhon; Ariyani Indriastuti
DHARMA EKONOMI Vol 29, No 55 (2022)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTRevenue from taxes make a substantial contribution to regional revenues is the land and building tax. This land and building tax (PBB) is directed at exploring and strengthening the potential of stable and reliable sources of regional revenue to finance regional development. The object of PBB in the form of land and or buildings has never been reduced, even the number of buildings has continued to increase in line with economic growth. The selling value of PBB objects is one type of tax that dominates for each region. Collection of Customs Duty on Land and Building Rights (BPHTB) is a very important part in the process of transferring ownership of land and/or building rights in Indonesia, because PPAT and/or a notary are prohibited from signing the deed of transfer of rights before the taxpayer pays the BPHTB as stipulated should be. Calculation of the Acquisition Fee on Land and Buildings can be carried out in two ways, namely the independent system building method with a complete systematic land registration. This research was conducted to find out, is there a difference in the amount of Land and Building Acquisition Fees carried out using an independent system with Complete System Registration.This research was conducted using quantitative methods with different tests using SPSS software. A sample of 60 was conducted in Temanggung Regency. The results of the research showed that there was a significant difference between the Land and Building Rights Acquisition Fees with the Independent System with complete systematic registration. Keywords: Land and Building Tax, Independent System, Complete System ABSTRAKPenerimaan pajak yang memberikan kontribusi besar bagi penerimaan daerah adalah pajak bumi dan bangunan. Pajak bumi dan bangunan (PBB) diarahkan untuk menggali dan memperkuat potensi sumber penerimaan daerah yang stabil dan dapat diandalkan untuk membiayai pembangunan daerah. Obyek PBB yang berupa bumi dan atau bangunan tidak pernah berkurang, bahkan jumlah bangunan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Nilai jual obyek PBB menjadi salah satu jenis pajak yang mendominasi bagi daerah. Pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi salah satu bagian penting dalam proses peralihan pemilikan hak atas tanah dan/atau bangunan di Indonesia, karena PPAT dan/atau notaris dilarang untuk menandatangani akta peralihan hak sebelum wajib pajak melunasi BPHTB sebagaimana mestinya. Perhitungan Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan metode bangunan sistem mandiri dengan pendaftaran tanah sistematis lengkap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui, adakah perbedaan jumlah Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan yang dilakukan menggunakan sistem mandiri dengan Pendaftaran Sistem Lengkap. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan uji beda menggunakan software SPSS. Sampel sejumlah 60 yang dilakukan di Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sistem Mandiri dengan Pendaftaran sistematis lengkap. Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangunan, Sistem Mandiri, Sistem Lengkap
ANALISIS PERBEDAAN VOLATILITAS IHSG SAAT PANDEMI DAN SEBELUM PANDEMI COVID-19 Rosiana Ramadhon; Penta Widyartati; Ira Setiawati
JURNAL STIE SEMARANG Vol 14 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Volatilitas merupakan pengukuran statistik fluktuasi dari harga saham selama periode tertentu. Volatilitas suatu harga saham yang tinggi menunjukkan karakteristik penawaran dan permintaan saham yang tidak biasa di pasar modal.Volatilitas IHSG mencerminkan tingkatrisiko yang dihadapi investor.Volatilitas harga saham yang tidak stabil mengakibatkan tingkat risiko dan ketidakpastian investor dalam berinvestasi juga menjadi tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan volatilitas IHSG sebelum dan saat Pandemi Covid-19.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis uji beda parametrik independent t-test dengan program SPSS. Populasi dalam penelitian ini adalah transaksi harian IHSG. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pengambilan sampel adalah 29 data sebelum Indonesia dinyatakan positif covid-19 dan 29 data setelah Indonesia dinyatakan positif covid 19. Hasil uji normalitas angka signifikansi Shapiro-Wilk adalah 0.116 untuk data sebelum pengumuman pandemi dan 0.88 untuk data setelah pengumuman pandemi. Keduanya menunjukkan angka signifikansi di atas 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data yang akan digunakan terdistribusi normal.Uji homogenitas diketahui angka signifikansi 0.172. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data yang akan digunakan adalah homogen karena mempunyai nilai signifikansi lebih besar dari 0.05, karena data sudah memenuhi kedua asumsi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa data layak untuk diuji dengan uji parametrik independent t-test.Pengujian parametrik independent t-test didapatkan angka signifikansi sebesar 0.000. Dengan demikian dapat disimpulkan adanya perbedaan antara volatilitas harga IHSG sebelum dan setelah pandemi.