Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Kepala Desa dalam Meningkatkan Pelayanan Publik melalui ID-Billing untuk Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Gagas Erdi Saputro; Nieke Rudyanty Winanda; Farichatun Nisa'
AGRAPANA: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Darul 'Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik merupakan indikator kunci yang mencerminkan keberhasilan implementasi otonomi daerah. Kualitas pelayanan yang baik menunjukkan efektivitas dan efisiensi pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, kepala desa memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama dalam pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan pelayanan publik melalui ID-Billing untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang intensif dan pendidikan kepada masyarakat mengenai manfaat sistem ID-Billing berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kepatuhan warga dalam membayar pajak. Dengan demikian, peran kepala desa dalam implementasi sistem ID-Billing terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendukung keberhasilan otonomi daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jogoroto.
Konflik Kepala Desa Dengan Perangkat Desa Di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang Nur’aini Ruba’i; Farichatun Nisa'; Muhammad Syafi'ul Munir
Journal of Public Power Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/JPP.V9i1.9103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan dampak dinamika konflik yang terjadi antara kepala desa dengan Perangkat Desa di Dukuhmojo, Mojoagung, Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konflik Simon Fisher yaitu Prakonflik, Konfrontasi, Krisis, Akibat Konflik dan Pasca Konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam dinamika konflik yang terjadi antara Kepala Desa Dukuhmojo dengan Perangkat Desanya, yaitu: Pertama, Bentuk konflik manifest berupa resistensi yang terlihat dari perangkat desa terkait kehadiran kepala desa baru, berupa pertentangan secara verbal dalam rapat desa, menghambat berbagai program dan kebijakan hingga menunjukkan sikap ketidaksukaan melalui sikap yang ditunjukkan keseharian. Kedua, Bentuk konflik laten berupa rasan-rasan yang terjadi di kalangan para perangkat hingga sering menjelek-jelekkan ke beberapa kalangan warga Dukuhmojo. Sehingga, dalam konflik yang terjadi antara kepala desa dengan perangkat desa Dukuhmojo menciptakan kondisi tidak kondusif dalam jalannya pemerintahan serta pesimisme di tengah masyarakat atas pembangunan yang akan dilakukan kepala desa, meskipun pada akhirnya dengan berbagai cara yang dilakukan kepala desa mampu menyelesaikan dengan cara pendekatan sistemik maupun pendekatan personal.  
Konflik Kepala Desa Dengan Perangkat Desa Di Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang Nur’aini Ruba’i; Farichatun Nisa'; Muhammad Syafi'ul Munir
Journal of Public Power Vol. 9 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/JPP.V9i1.9103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan dampak dinamika konflik yang terjadi antara kepala desa dengan Perangkat Desa di Dukuhmojo, Mojoagung, Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori konflik Simon Fisher yaitu Prakonflik, Konfrontasi, Krisis, Akibat Konflik dan Pasca Konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam dinamika konflik yang terjadi antara Kepala Desa Dukuhmojo dengan Perangkat Desanya, yaitu: Pertama, Bentuk konflik manifest berupa resistensi yang terlihat dari perangkat desa terkait kehadiran kepala desa baru, berupa pertentangan secara verbal dalam rapat desa, menghambat berbagai program dan kebijakan hingga menunjukkan sikap ketidaksukaan melalui sikap yang ditunjukkan keseharian. Kedua, Bentuk konflik laten berupa rasan-rasan yang terjadi di kalangan para perangkat hingga sering menjelek-jelekkan ke beberapa kalangan warga Dukuhmojo. Sehingga, dalam konflik yang terjadi antara kepala desa dengan perangkat desa Dukuhmojo menciptakan kondisi tidak kondusif dalam jalannya pemerintahan serta pesimisme di tengah masyarakat atas pembangunan yang akan dilakukan kepala desa, meskipun pada akhirnya dengan berbagai cara yang dilakukan kepala desa mampu menyelesaikan dengan cara pendekatan sistemik maupun pendekatan personal.  
Sosialisai Dampak Negatif Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini Kepada Wali Murid TK Lestari Desa Tanjung Wadung EVA SUSANTI; Agus rizal; Hasannudin Nursalim; Farichatun Nisa'; Ayu surya Ningsih; Nicolas Hafian Zulfi; Nabila Iqlima; Nissa Amalia; Madhea Putri Prayogi; Riski Alfian
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 11 No. 1 (2026): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v11i1.12606

Abstract

Penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia dini dapat berdampak negative terhadap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial mereka. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua di Desa Tanjung Wadung mengenai dampak negatif penggunaan gadget serta mendorong praktik pengasuhan yang lebih bijak. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif, di mana orang tua secara aktif dilibatkan dalam berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama. Melalui kegiatan ini, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Diharapkan kesadaran ini dapat menumbuhkan kebiasaan digital yang lebih sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta mengurangi risiko perkembangan yang mungkin timbul akibat paparan layar yang berlebihan.