Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Algoritma Dijkstra Untuk Menentukan Rute Terpendek Dalam Distribusi Darah Di Palang Merah Indonesia Kota Palu Berbasis Mobile Dival Maulana, Muhammad; Hendra, Andi; Yudhaswana, Yuri; Anshori, Yusuf; Ar. Lamasitudju, Chairunnisa
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 6 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science (IJCS)
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i6.4454

Abstract

Efficient blood distribution is crucial for the Indonesian Red Cross (PMI) to save lives. This research develops a mobile-based blood distribution system that utilizes Dijkstra's Algorithm to determine the shortest delivery routes. The system is specifically designed for PMI in Palu City, assisting drivers in finding optimal paths and monitoring blood stock availability in hospitals in real-time. A prototyping method was employed for development, while the Google Maps API enables accurate route visualization. Research results indicate that Dijkstra's Algorithm reduces blood distribution time by 15-20% compared to the previously used manual methods. Additionally, this system facilitates better management of blood stocks and increases distribution speed. Blackbox testing ensures that all features function according to specifications. This research contributes to enhancing blood distribution efficiency at PMI, with the hope of minimizing the risk of blood shortages. Future research is recommended to further develop the system on a larger scale to address more complex distribution challenges.
PENGGABUNGAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE DAN USER EXPERIENCE QUESTIONNAIRE UNTUK EVALUASI USABILITY SISTEM INFORMASI MBKM UNIVERSITAS TADULAKO DENGAN PENDEKATAN USER EXPERIENCE Sahril, Sahril; Ardiansyah, Rizka; Wirdayanti, Wirdayanti; Angreni, Dwi Shinta; Yudhaswana, Yuri
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i4.5548

Abstract

Usability merupakan apsek penting dalam mengukur kualitas sebuah sistem. Tingkat Usability sangat dipengaruhi oleh pengalaman pengguna dimana hal ini dapat diukur dengan menilai seberapa cepat dan mudah pengguna mempelajari serta menyelesaikan tugas. Evaluasi usability dikategorikan menjadi pendekatan empiris dan non-empiris. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat usability Sistem Informasi MBKM  dengan pendekatan empiris menggabungkan system usability scale (SUS) dan User Experience Questionnaire (UEQ) sehingga evaluasi yang dilakukan tidak hanya mengukur tingkat usability sebuah sistem namun juga dapat mengidentifikasi  masalah usability berdasarkan aspek pengalaman pengguna. Hasil evaluasi menggunakan SUS menunjukan skor SUS Sistem Informasi MBKM berada pada angka 63 menunjukan skor SUS untuk tingkat adjective scale  pada kategori “OK”, grade scale kategori “C-”, serta acceptability scale berada pada kategori “MARGINAL” dengan net promoter scores kategori “Passive”.  Hasil pengukuran menggunakan UEQ yang telah diadaptasi menunjukan aspek attractiveness (1.20), perspicuity (1.49), efficiency (1.06), stimulation (1.14), dan novelty (0.82) mendapatkan evaluasi positif di atas rata-rata sedangkan aspek dependability (0.88) mendapatkan evaluasi positif namun di bawah rata-rata. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan menggunakan pendekatan dan non-empiris dengan melibatkan para ahli (evaluator) untuk menilai tingkat kegunaan serta ngidentifikasi letak masalah dari sebuah sistem
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Digital: Pengenalan dan Pelatihan Sistem Informasi Desa Yudhaswana, Yuri; Hendra, Andi; Ardiansyah, Rizka; Wirdayanti, Wirdayanti; Ngurah, Gusti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11974

Abstract

Transformasi digital pemerintah menjadi fokus utama untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik di Indonesia, sesuai dengan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendesa No. 7 Tahun 2021. Namun, penerapan teknologi digital di pedesaan masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital aparatur desa. Desa Watumaeta, misalnya, kesulitan dalam mengelola informasi dan memberikan layanan secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, program “Pemberdayaan Masyarakat melalui Implementasi Program Desa Digital” dilaksanakan dengan pendekatan Technology Transfer. Program ini memberikan pelatihan intensif tentang penggunaan Sistem Informasi Desa (SID) untuk meningkatkan kapasitas teknis aparatur desa. Metode yang diterapkan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan materi pelatihan, pelatihan langsung, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan melalui pendekatan transfer teknologi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan aparatur desa, efisiensi pengelolaan data, dan pelayanan publik berbasis digital. Desa Watumaeta diharapkan menjadi contoh desa digital yang transparan dan responsif.
Utilization of EfficientNet-B0 to Identify Oncomelania Hupensis Lindoensis as a Schistosomiasis Host Lamadjido, Moh. Raihan Dirga Putra; Laila, Rahmah; Pusadan, Mohammad Yazdi; Yudhaswana, Yuri; Lapatta, Nouval Trezandy; Ngemba, Hajra Rasmita
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 3 (2025): June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i3.9058

Abstract

Schistosomiasis caused by the Schistosoma japonicum worm is a significant health problem in Indonesia, especially in endemic areas such as the Napu Plateau and Bada Plateau. The main problem in controlling this disease is the difficulty in rapid and accurate identification of Oncomelania hupensis lindoensis snails as intermediate hosts of the parasite. This research aims to develop an artificial intelligence-based system that can efficiently identify the snail species. The stages of this research include collecting snail image data from the Central Sulawesi Provincial Health Office, consisting of 2100 images covering seven snail species, then processed through preprocessing and augmentation stages. The model applied was EfficientNet-B0. The results showed that the EfficientNet-B0 model achieved 98.80% training accuracy and 98.33% validation accuracy. Confusion matrix testing showed good performance, with an accuracy of 98% and for the species Oncomelania hupensis lindoensis had a recall of 93%, precision of 100%, F1-score of 97%, and the resulting AUC value of 99.7%. This research successfully developed an efficient identification system, which is expected to help health surveillance personnel in accelerating the identification process of schistosomiasis intermediate hosts.