Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ALTRUISME PADA PEMBUAT SHELTER: PERAN DALAM PENYELAMATAN HEWAN TERLANTAR Jose Conary; Untung Subroto; Meike Kurniawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4686

Abstract

This study aims to understand the picture of altruism in individuals who set up shelters for abandoned animal rescue in Indonesia. Altruism in this context is characterized by selfless actions driven by deep empathy for the suffering of abandoned animals. Using a qualitative approach, data was collected through in- depth interviews and observations of four participants who were aged 20-60 years old and had managed a shelter for at least six months. The results showed that the participants' motivation was driven by various factors, such as high empathy, pure intention, internal motivation, and prioritization of others' welfare. The forms of altruism demonstrated include rescuing animals from dangerous environments, providing safe shelter, medical care for injured or sick animals, and educating the public to raise awareness about animal welfare. However, participants face various challenges, including limited funding, lack of community support, lack of human resources, and emotional distress from seeing the constant suffering of animals. Despite this, their dedication remains high, demonstrating an ongoing commitment to making a positive impact on abandoned animals. This research confirms that altruism plays an important role in creating positive social change, not only to improve animal welfare but also to inspire people about the importance of caring for living beings. This study contributes to the understanding of altruistic actions in the unique context of abandoned animal rescue in Indonesia.
GAMBARAN PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT TERHADAP DINAMIKA SOSIAL DI INDONESIA Theresa; Regent Wijaya; Jose Conary; Chintia Stevani; Massimiliano Di Matteo; Raja Oloan Tumanggor
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.635

Abstract

Pancasila merupakan dasar ideologi dan filosofi bangsa Indonesia yang penting untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Sebagai sistem filsafat, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral dan etika, tetapi juga mencerminkan pemahaman yang luas tentang kehidupan masyarakat. Namun, Pancasila menghadapi berbagai tantangan akibat globalisasi, modernisasi, dan ketimpangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Pancasila dapat diaktualisasikan dalam menghadapi dinamika sosial saat ini. Metode yang digunakan adalah kajian literatur untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan sangat penting untuk memperkuat penerapan Pancasila. Selain itu, upaya dialog antar komunitas dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan yang ada. Dengan langkah-langkah ini, Pancasila diharapkan tetap relevan sebagai pedoman moral dan etika dalam menjaga kesatuan bangsa.
GAMBARAN PANCASILA SEBAGAI SISTEM FILSAFAT TERHADAP DINAMIKA SOSIAL DI INDONESIA Theresa; Regent Wijaya; Jose Conary; Chintia Stevani; Massimiliano Di Matteo; Raja Oloan Tumanggor
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 2 (2024): JSER, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i2.635

Abstract

Pancasila merupakan dasar ideologi dan filosofi bangsa Indonesia yang penting untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Sebagai sistem filsafat, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral dan etika, tetapi juga mencerminkan pemahaman yang luas tentang kehidupan masyarakat. Namun, Pancasila menghadapi berbagai tantangan akibat globalisasi, modernisasi, dan ketimpangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Pancasila dapat diaktualisasikan dalam menghadapi dinamika sosial saat ini. Metode yang digunakan adalah kajian literatur untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan sangat penting untuk memperkuat penerapan Pancasila. Selain itu, upaya dialog antar komunitas dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk merumuskan strategi menghadapi tantangan yang ada. Dengan langkah-langkah ini, Pancasila diharapkan tetap relevan sebagai pedoman moral dan etika dalam menjaga kesatuan bangsa.