Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prophet’s Hadith Perspective on Long-Life Education: Islamic Spirit about Learning Makuro, Vina Lailatul; Rahmania, Almaniatu Inda; Mufarroha, Lailatul; Nisak, Alfatun
Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Том 3 № 01 (2025): Journal of Modern Islamic Studies and Civilization
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jmisc.v3i01.1295

Abstract

Lifelong education is a fundamental concept in Islam, emphasizing continuous learning of human life, from birth to death. This article discusses lifelong education according to the perspective of the Hadith of the Prophet Muhammad SAW and its implementation in the context of Islam. The formulation of the problem in this study is how the Hadith view lifelong education and what stages must be passed in such education. The method used is qualitative research with a library research approach, where data is collected through books, scientific works, and literature related to lifelong education in Islam. The results of the study show that in Islam, seeking knowledge is an obligation for every Muslim that must be carried out continuously throughout life. The stages of lifelong education in Islam include prenatal education, postnatal education, and education in adulthood, each of which has principles and objectives that are integrated to form quality individuals physically, morally, and spiritually. The implementation of this lifelong education, as explained in the Hadith of the Prophet, shows that education is a process that begins before birth and continues throughout life, ensuring that humans continue to develop in every aspect of life.
Ro’an di Pesantren Dialektika antara Eksploitasi dan Perbudakan dalam Bingkai Tarbiyah Kehidupan Santri di Pondok Pesantren An-Nur II Rahmania, Almaniatu Inda; Aisyah Nindi Antika; Ika Nur Hikmah; Ari Abdi Widodo; Muhammad Syuaib; Ali Mukhammad Abrori
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qb.v2i2.600

Abstract

Ro’an di lingkungan pesantren merupakan tradisi kerja bakti yang memiliki peran penting dalam pendidikan karakter. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai media penanaman nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepedulian sosial pada diri santri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan ro’an di pesantren, menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalamnya, serta menjelaskan kontribusinya dalam membentuk akhlak dan perilaku santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ro’an menjadi sarana efektif untuk internalisasi nilai-nilai karakter Islami karena dilaksanakan secara rutin, terstruktur, dan melibatkan seluruh elemen pesantren. Dengan demikian, ro’an memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri yang berakhlak, mandiri, dan bertanggung jawab.
Teori Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pembelajaran PAI di MI Biba’afadlrah Turen Malang Rahmania, Almaniatu Inda; Fitri Ayu Kurnia; Muhammad Zaironi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3163

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana teori humanistik diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI BIBA’AFADLRAH Turen Malang dan melihat bagaimana hal itu berdampak pada perkembangan bakat dan karakter siswa. Dalam teori humanistik, aktualisasi diri, kebebasan berpikir, dan hubungan interpersonal yang hangat antara pendidik dan siswa sangat penting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di MI BIBA’AFADLRAH menerapkan prinsip humanistik melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan insentif dan penghargaan kepada perbedaan siswa, dan menciptakan suasana kelas yang ramah dan dialogis. Teori humanistik terbukti relevan dan efektif dalam membentuk siswa yang Islami, mandiri, dan berakhlak mulia di madrasah ibtidaiyah karena penggunaan teori ini membantu siswa menjadi lebih aktif, disiplin, dan merasa bertanggung jawab atas proses belajar agama.
Integrasi Pengembangan PAI Melalui Kegiatan Muhadloroh Sebagai Pembentukan Karakter dan Keterampilan Berbicara Santri di Madrasah Diniyah Biba’afadlrah Rahmania, Almaniatu Inda; Husni, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.1038

Abstract

Kegiatan muhadloroh merupakan salah satu bentuk pembelajaran aplikatif yang memiliki potensi strategis dalam mendukung pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI) sekaligus pembentukan karakter santri. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada latihan berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai keislaman secara kontekstual. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan kegiatan muhadloroh sebagai media penguatan Pendidikan Agama Islam (PAI), pengembangan keterampilan berbicara, dan pembentukan karakter santri di Madrasah Diniyah Biba’afadlrah. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung (praxis) yang disusun secara bertahap, meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelatihan dan pendampingan, pelaksanaan muhadloroh, serta monitoring dan refleksi tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi santri dalam menyampaikan materi keagamaan secara sistematis. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat internalisasi nilai-nilai PAI, seperti disiplin, tanggung jawab, dan etika berbicara. Dengan demikian, muhadloroh dapat diposisikan sebagai model pembelajaran aplikatif yang efektif dalam mendukung penguatan pembelajaran PAI secara holistik di lingkungan madrasah diniyah.