Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

"Frontline Nurses Readiness": How Did Nurses Learn About Nursing Care During the Pandemic in Indonesia? Riski Amalia; Nurul Hadi; Nani Safuni; Irfanita Nurhidayah; Nurhasanah; Yuni Arnita
Asian Journal of Public Health and Nursing Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Queeva Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62377/aw725004

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic has caused adjustments in health services and hospital procedures, particularly in the provision of nursing care to patients. The shift of health care during the COVID-19 pandemic has had both beneficial and bad consequences, including the dynamics, problems, and impediments that nurses encounter.   Methods: This descriptive phenomenological study investigated nurses' readiness to offer nursing care during the COVID-19 pandemic in Indonesia. Semi-structured interviews were performed with 13 nurse participants in a teaching hospital in the province of Aceh, Indonesia. The Collaizzi method, consisting of seven steps, was used to examine qualitative data.   Results: The study identified four major themes: 1) modifying health services during a pandemic; 2) coping mechanisms for nurses dealing with a pandemic; 3) barriers to providing nursing care during a pandemic; and 4) making wish come true during a pandemic.   Conclusion: Nurses' experience enhancing health care during the COVID-19 pandemic requires more improvement, integration, and holistic thinking. Nonetheless, they must treat patients even when their situations are not favourable. The proposed research should address the significance of optimizing care during a pandemic, such as nurse safety and security, government measures to limit COVID-19 in nursing services, and nurses' effective pandemic methods in Indonesia
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Sabilla, Riska; Yuni Arnita; Syarifa Atika
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.125

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang tidak hanya menghambat tumbuh kembang anak tetapi juga mempengaruhi perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kejadian stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif  dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan sampel sebanyak 103 orang. Pengukuran angka kejadian stunting pada balita didapatkan dari pengukuran tinggi badan balita dan umur balita yang hitung berdasarkan nilai Z-score. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian stunting pada balita wilayah Kerja Puskesmas Kota Banda Aceh berada pada kategori tidak stunting 71 balita (68,9%) dan stunting 32 balita (31,1%). Masih terdapat balita yang mengalami stunting di Wilayah Keja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Diharapkan petugas kesehatan dapat mengoptimalkan kembali program penegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa sehingga dapat angka kejadian stunting pada balita menurun.
OPTIMALISASI PROGRAM UKS MELALUI AKTIVASI KADER KESEHATAN SEKOLAH SEBAGAI AGEN PERUBAHAN PERILAKU SEHAT Inda Mariana Harahap; Mira Rizkia; Yuni Arnita; Mariatul Kiftia; Sri Agustina
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3193

Abstract

Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan sarana penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak sekolah. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada partisipasi aktif siswa sebagai agen perubahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan program UKS melalui aktivasi kader kesehatan sekolah dalam promosi perilaku kebersihan diri dengan pendekatan peer group education. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Rumpet Aceh Besar yang melibatkan enam kader kesehatan sekolah yang dipilih dari siswa sekolah tersebut dan telah mendapat pelatihan dan keterampilan serta media edukasi berupa buku saku kebersihan diri selama 2 minggu dan dilanjutkan penyuluhan personal hygine kepada siswa lain selama 2 minggu. Adapun pengukuran pengetahuan siswa dengan menggunakan instrument yang disusun oleh tim pengabdi. Setelah dilakukan pelatihan serta keterampilan dan intervensi edukasi penyuluhan oleh kader kepada teman sebaya di dapatkan hasil adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa dari 15,5 menjadi 23,5 dengan hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (< 0,05). Hasil ini membuktikan bahwa pelatihan kader dan edukasi teman sebaya efektif meningkatkan pengetahuan kebersihan diri siswa sekolah dasar. Pelatihan dan media edukasi yang diberikan kepada kader kesehatan sekolah serta aktivasi kader terbukti berperan penting sebagai agen perubahan perilaku sehat dalam mendukung optimalisasi program UKS.