Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN ENDORSER DAN DESIGN DALAM MENDORONG KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MUSLIMAH DI UMAMA GALLERY PALEMBANG Riandhika Dwi Humairah; Puspa Utami; Rachmania
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 2 No. 1 (2025): JME: Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v2i1.268

Abstract

Ekonomi dan bisnis merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dalam ranah pemasaran, selebriti kerap digunakan sebagai endorser untuk menciptakan citra merek yang positif dan menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh endorser dan desain terhadap keputusan pembelian produk muslimah, dengan fokus pada pelanggan Umama Gallery Palembang. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner dan data sekunder dari literatur seperti buku, jurnal, dan studi terdahulu. Populasi penelitian mencakup pengunjung Umama Gallery Palembang, dengan teknik purposive sampling untuk menentukan responden yang telah melakukan pembelian. Jumlah sampel sebanyak 70 orang, ditetapkan berdasarkan rumus Hair et al. Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk menguji instrumen, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji f, dan koefisien determinasi (R²). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa endorser tidak berpengaruh secara signifikan maupun positif terhadap keputusan pembelian produk muslimah di Umama Gallery. Ini menunjukkan bahwa keberadaan endorser belum menjadi faktor penentu dalam keputusan konsumen. Sebaliknya, desain produk memiliki pengaruh yang signifikan dan positif, di mana variasi dan daya tarik desain menjadi faktor utama yang mendorong keputusan pembelian konsumen terhadap produk fashion muslimah di toko tersebut.
Pengaruh Label Halal Pada Produk Kosmetik Wardah Terhadap Minat Beli Konsumen Di Kota Palembang Puspa Utami
Idaarotul Ulum Vol 1 No 01 Juni (2019): Idaaratul Ulum : (Jurnal Prodi MPI)
Publisher : Institut Agama Islam Insan Prima Misbahul Ulum Gumawang OKU Timur Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70688/idaarotululum.v1i01 Juni.62

Abstract

Sistem ekonomi Islam yang mencakup semua aspek, salah satunya adanya labelisasi halal terhadap sebuah produk kosmetik untuk memberi jaminan produsen kepada konsumen. Saat ini masih ada produsen yang memproduksi kosmetik yang tidak memperhatikan dampak kesehatan apalagi adanya jaminan halal. Seperti kasus yang terjadi di Palembang, masih banyak perempuan yang menggunakan kosmetik ilegal, berbahaya, dan tidak terdaftar marak beredar. PT. Paragon Technologi Innovation (PTI) adalah salah satu perusahaan yang memproduksi kosmetik yang berlabel halal dengan merek Wardah. Penelitian ini terletak pada hakikat seorang konsumen muslim dalam kegiatan mengkonsumsi produk kosmetik mengutamakan label halal. Label halal sebagai acuan dalam menentukan minat beli konsumen untuk mendapatkan kepuasan lahiriah maupun batiniyah. Penelitian ini akan menjelaskan pengaruh ataupun hubungan label halal pada produk kosmetik wardah dengan minat beli konsumen di kota Palembang. Kegunaan penelitian ini secara teoritis diharapkan ada pengembangan keilmuan untuk teori ekonomi Islam lebih khususnya mengenai pentingnya label halal suatu produk untuk dikonsumsi oleh seorang muslim. Pada penelitian ini, hendak memosisikan untuk memperkuat teori yang sudah ada sebelumnya. teori konsumsi Islami dan teori komunikasi.Dalam upaya untuk menjawab masalah penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang terdiri dari dua variabel yaitu label halal sebagai variabel bebas (independent) dan minat beli konsumen sebagai variabel terikat (dependent). Penelitian ini dilakukan pada toko tradisional atau outlet kosmetik wardah yang tersebar di kota Palembang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis data. Pertama, data primer merupakan data yang diperoleh langsung dari responden penelitian dengan menggunakan alat pengukur berupa kusioner atau angket-angket. Kedua, data sekunder berupa data yang diperoleh dari buku, artikel, jurnal, majalah serta website yang berkaitan dengan permasalahan penelitian ini. Dalam penelitian data akan dianalisis secara deskriptif dan dianalisis melalui bantuan program SPSS V. 20 for windows. Berdasarkan hasil olah data spss Fhitung sebesar 92,155 > Ftabel. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0.696, R square sebesar 0.485 artinya 48.5% variabel minat beli konsumen (Y) dapat dijelaskan oleh variabel label halal produk kosmetik wardah sisanya sebesar 51.5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam model, uji t thitung sebesar 9.600 > ttabel. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan dan pengaruh yang positif antara label halal produk kosmetik wardah dengan minat beli konsumen di kota Palembang.
The Optimization of Blockchain Technology for the Distribution of Cash Waqf in Poverty Alleviation Ahmad Syaifullah; Puspa Utami; Kamalia Sani
ADL ISLAMIC ECONOMIC : Jurnal Kajian Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2025): Adl Islamic Economic
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Al-Furqon Prabumulih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56644/adl.v6i2.147

Abstract

Di tengah tingginya potensi wakaf tunai sebagai solusi pengentasan kemiskinan, terdapat tantangan berupa ketidaktransparanan distribusi dan rendahnya akuntabilitas pengelolaan dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi optimalisasi teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi distribusi wakaf tunai sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap jurnal ilmiah, laporan industri, dan dokumen terkait fintech syariah, wakaf digital, serta implementasi blockchain dalam filantropi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi blockchain dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan dana, meningkatkan kepercayaan wakif (donatur), dan mempercepat penyaluran manfaat kepada mustahik (penerima manfaat). Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi aspek regulasi, kesiapan infrastruktur digital, dan literasi masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi pentingnya kolaborasi antara lembaga keuangan syariah, regulator, dan pihak terkait untuk mengembangkan kerangka kerja blockchain yang sesuai dengan prinsip syariah dan tujuan sosial wakaf. Kata Kunci: Blockchain, Wakaf Tunai, Kemiskinan, Fintech Syariah.