Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat Nasution, Lely; Aji, Krishna; Sufia, Rohana; Tangge, Nurul Ainun
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 24 No. 1 (2024): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.241.04

Abstract

Agrowisata Desa Loto di Kecamatan Ternate Barat terletak pada kemiringingan lereng yang cukup curam sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata, menganalisis potensi agrowisata serta merumuskan rekomendasi strategi pengembangan untuk agrowisata. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Perolehan data pada penelitian ini dilakukan dengan indepth interview dan observasi untuk memeroleh bentuk pengelolaan lingkungan serta potensi agrowisata. Hasil identifikasi dan analisis tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pada perumusan strategi pengembangan agrowisata dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengelolaan lingkungan di agrowisata Desa Loto dilakukan dengan pembuatan teras kebun yang terbagi menjadi tiga segmen dengan jenis sayuran yang berbeda. Faktor pendukung pada potensi agrowisata terdapat pada partisipasi masyarakat dan kelompok tani dalam mengolah area agrowisata dan faktor penghambat untuk potensi agrowisata Desa Loto terdapat pada kurangnya promosi destinasi tersebut. Berdasarkan hasil analisis SWOT beberapa rumusan rekomendasi untuk pengembangan agrowisata adalah memberikan promosi lebih luas, menyediakan fasilitas memadai, membuka kemitraan dengan pihak swasta, memberikan pendampingan kepada kelompok tani dan masyarakat, mengedukasi cara pengelolaan dan perawatan agrowisata serta memfasilitasi pengembangan untuk hasil produk agrowisata
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN TAKAKURA Pasongli, Hernita; Sinaga, Rizky; Nasution, Lely; Aryuni, Vrita Tri; Marthinu, Eva
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1124

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sejak dulu hingga kini sulit untuk diatasi dalam lingkungan masyarakat, karena sampah telah menjadi barang keseharian masyarakat. Oleh karena itu perlunya adanya agen sebagai penghubung atau pelantara dalam mengimplementasikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah. Agen tersebut adalah peserta didik. Peserta didik dapat menjadi agent of change di sekolah yang dapat membawa perubahan di masyarakat. Hal ini disebabkan karena sekolah merupakan miniature masyarakat yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan dalam pengelolaan sampah sejak dini. Oleh karena itu diperlukan pemahaman sejak dini terkait dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar. Pengenalan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mengenalkan salah satu metode yang sangat sederhana, murah dan cepat yang dapat dilakukan oleh peserta didik yaitu metode Takakura. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan dengan klayak sasaran yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan tujuan tertentu. Metode Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh yakni peserta didik dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan demontrasi dengan baik. Pemahaman siswa meningkat dalam hal mengenal sampah dan dampak dari sampah sedangkan tahapan demonstrasi dan implementasi dari metode Takakura yakni siswa sangat memahami dengan benar langkah-langkah dalam mengolah sampah rumah tangga sehingga produk yang dihasilkan dari sampah, yang berasal dari dedauan, sisa makanan dari kantin dan sampah rumah tangga dapat diubah menjadi kompos.