Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Pola Makan, Status Gizi, dan Siklus Menstruasi pada Atlet Renang Putri Sulawesi Selatan Kasmad, Rachmat; Yasin, Yade K.; Setyagraha, Etno; Irma, Irma; Alimuddin, Hadijah; Sanrebayu, Sanrebayu
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Masalah gizi yang sering terjadi pada remaja putri adalah gizi kurang (underweight), gizi lebih (overweight) atau obesitas dan anemia, tidak terkecuali pada atlet remaja. Pentingnya memperhatikan pola makan dan status gizi atlet sebagai salah satu faktor pendukung dalam peningkatan performa latihan dan saat bertanding. Masalah kesehatan lain yang kerap muncul pada atlet remaja putri adalah siklus menstruasi yang tidak teratur salah satunya dipengaruhi oleh kondisi latihan dan asupan makan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pola makan, status gizi, dan siklus menstruasi atlet renang putri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional study, dilakukan pada 9 remaja putri yang merupakan atlet renang Sulawesi Selatan. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, pengisian kuesioner food frequency questionare (FFQ), dan pengukuran antropometri berupa berat badan, tinggi badan, dan komposisi tubuh. Diperoleh hasil dari 9 responden terdapat 1 responden (11.1%) berstatus gizi obesitas, 2 responden (22.2%) dengan siklus menstruasi >35 hari, dan 4 responden (44.4%) dengan pola makan kurang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar atlet remaja putri memiliki status gizi normal dan siklus menstruasi teratur, namun pola makan atlet renang putri masih termasuk kategori kurang. Kata Kunci: atlet remaja, menstruasi, pola makan, renang, status gizi
Dampak Aktivitas Fisik Terhadap Stabilisasi Tekanan Darah Pada Lansia Di Yayasan Batara Hati Mulia Widyastuti Arsal, Ulfah; Arimbi, Arimbi; Wahid, Wahyana Mujari; Sanrebayu, Sanrebayu
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i5.1016

Abstract

Aktivitas fisik didefinisikan sebagai setiap gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan karenanya memerlukan energi lebih banyak dibandingkan saat istirahat. Latihan fisik telah lama dilaporkan berperan penting dalam menjaga kesehatan kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular, termasuk hipertensi, merupakan kondisi yang umum terjadi pada lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan stabilitas tekanan darah pada orang lanjut usia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner IPAQ untuk menilai tingkat aktivitas fisik dan alat sfigmomanometer untuk mengukur tekanan darah. Populasi penelitian mencakup seluruh lansia yang tinggal di Yayasan Batara Hati Mulia. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, dengan jumlah total 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 responden tergolong tidak aktif secara fisik, 12 memiliki tingkat aktivitas rendah, dan 12 termasuk dalam kategori aktif. Berdasarkan tekanan darah, 15 responden memiliki tekanan darah normal, 8 berada pada kategori prahipertensi, 14 mengalami hipertensi tahap 1, dan 3 mengalami hipertensi tahap 2. Analisis statistik menggunakan uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan stabilitas tekanan darah (p = 0.000). Koefisien korelasi (r = -0.770) menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik pada lansia, semakin mendekati normal nilai tekanan darah mereka.