Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Keberlanjutan Kampung Payung Pandanwangi, Kota Malang Datin Kamilah Nurlaily; Giriwati, Novi Sunu Sri
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 4 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i4.386

Abstract

Kampung tematik merupakan upaya inovatif dalam pengembangan perkotaan yang bertujuan untuk memperbaiki kawasan permukiman dengan fokus pada perbaikan fisik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Di Indonesia, kampung-kampung ini tidak hanya memecahkan masalah permukiman, tetapi juga menjadi daya tarik wisatawan. Kota Malang memiliki 23 wisata kampung tematik dari total 53 destinasi wisata, masing-masing menawarkan atraksi unik seperti mural warna-warni dan tema khusus. Meskipun telah mendapat dukungan dari pemerintah, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk pembangunan kampung tematik yang berkelanjutan. Kampung Payung Pandanwangi adalah salah satu contoh kampung tematik di Malang yang menghadapi masalah keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi partisipasi masyarakat di Kampung Payung Pandanwangi. Pengumpulan data dilakukan dengan literature review dan observasi lapangan. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat terlibat dalam pengelolaan infrastruktur dan masalah lingkungan, namun tingkat partisipasi dalam pengembangannya sebagai destinasi wisata kampung tematik masih sangat rendah, yakni hanya pada tingkat "Informing" berdasarkan Tangga Partisipasi Arnstein. Untuk memastikan keberlanjutan Kampung Payung Pandanwangi, diperlukan upaya dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap aspek pengembangan, agar kampung tematik tidak hanya menjadi destinasi wisata yang menarik tetapi juga berkelanjutan secara ekonomi dan sosial.
Climate Responsiveness and Thermal Performance of Roma Tabing Tongkok Vernacular Houses in Situbondo, Indonesia Datin Kamilah Nurlaily; Nugroho, Agung Murti; Yusran, Yusfan Adeputera; bin Kandar, Mohd Zin
Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.civense.2025.008.02.10

Abstract

Roma Tabing Tongkok, a vernacular house of the Madurese Pendalungan community in Situbondo, reflects local adaptation to the region’s hot-dry climate. This study aimed to examine its climate-responsive features and thermal comfort performance using a mixed-method approach combining visual analysis with temperature and humidity measurements conducted over two months (October–November 2023). Results shows that the house’s linear form, natural materials, and cross-ventilation openings support climate adaptation, yet their effectiveness remains limited due to suboptimal building orientation, lack of shading, and variations in roof height that affect heat release. These findings highlight the need to integrate additional passive strategies, such as low-conductivity ceilings, vegetation as a shading, and improved opening orientation to enhance thermal comfort. Strengthening these design adaptations can help sustain vernacular architecture while offering a model for energy-efficient, climate-responsive housing in dry tropical regions.