Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN KERBAU RAWA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Setiawan, Bagus Dimas; Adlan, Zulhapi Utama; Jati, Putri Zulia; Agustina, Syintia Dwi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.19851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan kawasan kerbau rawa berbasis kearifan lokal di Kabupaten Musi Rawas Utara. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan mengintegrasikan kajian literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal. Aspek-aspek yang dikaji meliputi nilai Lq, KPPTR, LFA, SWOT Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam pemeliharaan kerbau rawa, seperti pengelolaan lahan adaptif dan praktik tradisional yang ramah lingkungan, berpotensi menjadi dasar pengembangan kawasan yang berkelanjutan. Strategi yang dirumuskan mencakup penguatan kapasitas masyarakat lokal, adopsi teknologi yang sesuai dengan kondisi rawa, perlindungan ekosistem, dan pengembangan kelembagaan berbasis komunitas. Implementasi strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian ekosistem rawa, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengarahkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Musi Rawas Utara melalui pengelolaan kawasan kerbau rawa yang terintegrasi. Dengan pendekatan berbasis kearifan lokal, kawasan ini berpotensi menjadi model pembangunan daerah yang harmonis antara manusia dan lingkungan.
IDENTIFIKASI POTENSI HIJAUAN PAKAN TERNAK KERBAU RAWA PADA DAERAH BASIS DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Adlan, Zulhapi Utama; Setiawan, Bagus Dimas
STOCK Peternakan Vol 5, No 2 (2023): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v5i2.1137

Abstract

Kerbau rawa memiliki kemampuan khusus dalam mencerna makanan yang berkualitas rendah untuk dapat bertahan hidup, dalam pemeliharaan ternak setiap harinya kerbau rawa membutuhkan lebih dari 60 persen hijauan untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis hijauan pakan ternak kerbau sebagai potensi hijauan yang dapat di kembangkan dalam kawasan basis di Kabupaten Musi Rawas Utara, guna mendukung pengembangan kerbau rawa yang berkelanjutan. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan metode survey melalui wawancara dan observasi langsung. Penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) tahap yaitu: (1) identifikasi daerah basis pengembangan dengan analisis LQ dan (2) mengidentifikasi jenis hijauan pakan ternak di daerah basis. Data yang diperoleh ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel serta gambar kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan untuk daerah basis pengembangan ternak kerbau ada di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Ulu Rawas, Kecamatan Rupit, dan Kecamatan Rawas Ulu dan untuk hasil identifikasi menunjukkan bahwa jenis hijauan yang dikonsumsi oleh ternak kerbau diKabupaten Musi Rawas Utara di setiap Kecamatan masih dalam keadaan sama yakni merupakan rumput yang sering ditemui atau rumput yang mudah tumbuh dan berkembang di daerah sub tropis yang dpaat untuk dikembangkan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perbaikan untuk populasi ternak kerbau rawa serta melakukan introduksi sistem manajemen pemeliharaan ternak kerbau dengan potensi pakan hijauan yanng dapat mendukung pengembangan peternakan yang berkelanjutan
Utilization Of Environmentally-Based Cattle Farming Waste For Composting To Increase Community Income In Ngadirejo Village, Tugumulyo Sub-District, Musi Rawas District Betty Herlina; Setiawan, Bagus Dimas; Agustina, Syintia Dwi; Sadjadi, Sadjadi; Adlan, Zulhapi Utama
Jurnal Pengabdian Mandiri Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/mandiri.v2i1.768

Abstract

In terms of economy and social, processing cattle waste into compost can create business opportunities for farmers and the surrounding community. This is in line with SDGs point 8, Decent Work and Economic Growth, which encourages job creation and an environmentally-based circular economy. With innovation in livestock waste management, farmers not only reduce negative impacts on the environment but also gain economic benefits from the sale of compost (Sarwono, 2018), in terms of environment, the use of livestock waste for compost production also supports SDGs point 15, Life on Land, which focuses on preserving terrestrial ecosystems. Compost can increase biodiversity in the soil, improve soil structure, and reduce erosion. The method used in this community service activity is a participatory and educational-applicative approach, which prioritizes the active involvement of the target community in all stages of the activity. This approach aims to build community independence in processing cattle waste into compost sustainably. This community service activity has succeeded in showing that cattle waste which was previously a source of pollution can be converted into a product of economic value in the form of organic compost. Through training, mentoring, and the application of simple technology, the people of Ngadirejo Village now have the knowledge and skills to process livestock waste into compost that is useful for the agricultural sector which has the potential for income and provides environmentally friendly livestock education.
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN KERBAU RAWA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Setiawan, Bagus Dimas; Adlan, Zulhapi Utama; Jati, Putri Zulia; Agustina, Syintia Dwi Agustina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan kawasan kerbau rawa berbasis kearifan lokal di Kabupaten Musi Rawas Utara. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan mengintegrasikan kajian literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan lokal. Aspek-aspek yang dikaji meliputi nilai Lq, KPPTR, LFA, SWOT Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam pemeliharaan kerbau rawa, seperti pengelolaan lahan adaptif dan praktik tradisional yang ramah lingkungan, berpotensi menjadi dasar pengembangan kawasan yang berkelanjutan. Strategi yang dirumuskan mencakup penguatan kapasitas masyarakat lokal, adopsi teknologi yang sesuai dengan kondisi rawa, perlindungan ekosistem, dan pengembangan kelembagaan berbasis komunitas. Implementasi strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian ekosistem rawa, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengarahkan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Musi Rawas Utara melalui pengelolaan kawasan kerbau rawa yang terintegrasi. Dengan pendekatan berbasis kearifan lokal, kawasan ini berpotensi menjadi model pembangunan daerah yang harmonis antara manusia dan lingkungan
Motivation and Behavior of Farmers in Developing Swamp Buffalo in Rawas Ulu District, North Musi Rawas Regency Setiawan, Bagus Dimas; Adlan, Zulhapi Utama
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i2.p608-621

Abstract

This research aimed to analyze the potential of the base and the role of livestock resources in sustainable livestock development. This study was descriptive qualitative, used primary and secondary data that were obtained by survey methods through observation and interviews. This study was conducted in two stages, namely: 1) identification of development base areas using LQ analysis; and 2) analyzing the motivation and behavior of farmers and analyzing alternative solutions for swamp buffalo development. The data obtained were analyzed and tabulated which were presented in the form of qualitative descriptive analysis. The results of the study showed that the base areas for buffalo livestock development were in five villages, namely Teladas Village, Sungai Baung Village, Pulau Lebar Village, Lubuk Mas Village and Lesung Batu Muda Village. Buffalo farmers in Rawas Ulu District have sufficient motivation (score 35.2%) and have very poor behavior (knowledge 20.0%, attitude 30.4% and skills 14.5%. The results of the problem analysis contain two factors, namely internal and external factors. Internal factors consist of side businesses, human resources, and low-quality feed, while external factors consist of slow animal health services and many land conversions. Alternative solutions to internal problems include increasing business scale, increasing knowledge and skills in animal husbandry and planting superior forage, while solutions to external problems include adding manpower and animal health facilities and creating regulations for a system of rules and policies for buffalo livestock development areas.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DI KECAMATAN JAYALOKA KABUPATEN MUSI RAWAS MENUJU PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Setiawan, Bagus Dimas; Jati, Putri Zulia; Putra, Teguh Dwi; Herlina, Betty; Adlan, Zulhapi Utama
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 1 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i1.23427

Abstract

Pengembangan peternakan ruminansia memerlukan perencanaan berbasis ketersediaan sumber daya pakan agar dapat berlangsung secara berkelanjutan. Salah satu pendekatan yang penting adalah analisis daya dukung lahan, yang menggambarkan kemampuan suatu wilayah dalam menyediakan pakan bagi populasi ternak tanpa menurunkan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung lahan dan kapasitas peningkatan populasi ternak ruminansia di Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, sebagai dasar perencanaan pembangunan peternakan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder tahun 2025. Analisis meliputi perhitungan Location Quotient (LQ) untuk menentukan wilayah basis ternak ruminansia, estimasi produksi pakan dari lahan garapan dan limbah pertanian, serta analisis Potensi Maksimum Sumber Daya Lahan (PMSL) dan Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia (KPPTR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi hijauan pakan di Kecamatan Jayaloka mencapai 8.262 ton bahan kering per tahun dengan potensi maksimum sumber daya lahan sebesar 3.592 satuan ternak (ST). Populasi riil ternak ruminansia sebesar 1.554 ST masih berada di bawah daya dukung lahan, sehingga terdapat peluang peningkatan populasi ternak sebesar 2.038 ST. Wilayah dengan potensi pengembangan tertinggi adalah Desa Ngestiboga II, Kertosono, dan Margatunggal. Berdasarkan analisis LQ, terdapat beberapa desa yang berperan sebagai sentra pengembangan sapi potong, kambing, dan kerbau. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Kecamatan Jayaloka memiliki daya dukung lahan hijauan yang memadai untuk mendukung pengembangan peternakan ruminansia secara berkelanjutan apabila dikelola secara optimal dan terintegrasi dengan pemanfaatan sumber daya pakan lokal.