Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Penentuan Indeks Kualitas Air (IKA) Menggunakan Metode Indeks Pencemaran (IP) di Sungai Tempayan, Kabupaten Kubu Raya Aulia, Nabila Shafa; Irsan, Robby; Saziati, Ochih
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.83068

Abstract

Kualitas air sungai merupakan suatu kondisi air yang dilihat dari karakteristik fisik, kimiawi, dan biologis. Sungai Tempayan adalan sungai yang digunakan masyarakat sekitar untuk aktivitas yang bersifat non konsumsi. Pemantauan kualitas air sungai perlu dilakukan untuk mengevaluasi terjadinya perubahan lingkungan yang berpengaruh bagi kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh dari aktivitas masyarakat dan menganalisa Indeks Kualitas Air di Sungai Tempayan Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan metode IP (Indeks Pencemaran). Baku mutu mengacu pada Peraturan Pemerintah No 22 Tahun 2021 kelas II. Hasil dari inventarisasi menunjukkan sumber pencemaran di Sungai Tempayan berasal dari limbah domestik, perkebunan sawit, dan permukiman. Berdasarkan hasil perhitungan IP, status mutu air di semua titik menunjukkan kondisi tercemar sedang. Sedangkan IKA Sungai Tempayan memasuki kategori tercemar sedang.  
Pembuatan Pupuk Kompos Cair dari Air Buangan Industri Tahu Rakhmayani, Indah; Aulia, Nabila Shafa; Noviyanti, Noviyanti; Jati, Dian Rahayu; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 8, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v8i2.44182

Abstract

Abstract  Cleaner production is an environmental processing strategy that is implemented on an ongoing basis to increase eco-efficiency in order to reduce risks to human health and the environment. The tofu industry in its production process produces waste, both solid and water. Disposal of waste directly to water bodies will damage the environment by creating unpleasant odors and the hot temperature of waste water which can affect the growth of aquatic biota. Tofu production produces 150 L of liquid waste from the soaking and filtering process. Meanwhile, 50 kg of solid waste is produced from milling soybeans. Solid waste will be used as animal feed and liquid waste will be processed into liquid compost.  Keywords: Tofu Production, Cleaner Production, Liquid Compos, Waste Minimization, Mass Balance.  Abstrak  Produksi bersih merupakan strategi pengolahan lingkingan yang diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ekofisiensi agar dapat mengurangi resiko terhadapat kesehatan manusia dan lingkungan. Industri tahu dalam proses produksinya menghasilkan limbah, baik padat maupun air. Pembuangan limbah langsung ke badan air akan merusak lingkungan dengan timbulnya bau tidak sedap dan suhu air limbah yang panas dapat mempengaruhi pertumbuhan biota air. Produksi tahu menghasilkan limbah cair sebanyak 150 L dari proses perendaman, dan penyaringan. Sedangkan limbah padat yang dihasilkan sebanyak 50 kg yang berasal dari penggilingan kacang kedelai. Limbah padat akan dijadikan pakan ternak dan limbah cair akan diolah menjadi pupuk kompos cair.  Kata Kunci : Industri Tahu, Produksi Bersih, Pupuk Kompos, Minimasi Limbah, Neraca Massa.