Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EDUKASI PERAWATAN LUKA MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING TERHADAP GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA WARGA RT 02 DUSUN BAMBARABA DESA GUNUNG SARI Allan, Viere Allanled Siauta; Djuwartini; Elifa Ihda Rahmayanti; Ardianti; Bahira; Winda Kristin; Wanda Febrianti; Yuni Setiani Salakea; Yenuarti Nunik; Andi Putri Ayu; Anisa Rihan Fadilah; Moh Rendi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3240

Abstract

The moist wound healing method is a method of wound care to keeps the wound moist and dries quickly. The method that uses pre-experimental design with one group pretest-posttest. The aim of the activity is to provide education to public about wound care using the moist wound healing method. The results of this activity that there an increase in level of knowledge in 30 respondents. Before education provided, respondents who had a good level of knowledge were 3 respondents and after the education provided knowledge of respondents increased to 22 respondents. While the respondents with a low level of knowledge before the education provided were 14 and after that decreased to 2 respondents. It is hope the local health service center will continue to provide regular education to increase knowledge and public health status. Keywords : wound care, moist wound healing
EDUKASI PERAWATAN LUKA MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING TERHADAP GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA WARGA RT 02 DUSUN BAMBARABA DESA GUNUNG SARI Allan, Viere Allanled Siauta; Djuwartini; Elifa Ihda Rahmayanti; Ardianti; Bahira; Winda Kristin; Wanda Febrianti; Yuni Setiani Salakea; Yenuarti Nunik; Andi Putri Ayu; Anisa Rihan Fadilah; Moh Rendi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3240

Abstract

The moist wound healing method is a method of wound care to keeps the wound moist and dries quickly. The method that uses pre-experimental design with one group pretest-posttest. The aim of the activity is to provide education to public about wound care using the moist wound healing method. The results of this activity that there an increase in level of knowledge in 30 respondents. Before education provided, respondents who had a good level of knowledge were 3 respondents and after the education provided knowledge of respondents increased to 22 respondents. While the respondents with a low level of knowledge before the education provided were 14 and after that decreased to 2 respondents. It is hope the local health service center will continue to provide regular education to increase knowledge and public health status. Keywords : wound care, moist wound healing
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemampuan Sosialisasi Pada Anak Prasekolah Di TK Dharma Wanita Lullu Lillah; Agnes Erlita Distriani Patade; Elifa Ihda Rahmayanti
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): GJIK - FEBRUARI s/d JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i1.983

Abstract

Pentingnya sosialisasi bagi setiap anak menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat dan pemerintah untuk mengajarkan dan mewariskannya kepada anak-anak. Namun, saat ini masih banyak orang tua, masyarakat dan pemerintah yang mengabaikan proses sosialisasi yang dialami oleh anak- anak. Akibatnya anak-anak tersebut kurang memahami perbedaan antara yang baik dan yang buruk. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada orang tua yang ada saat mengantar anaknya sekolah, dari 3 orang orang tua menyatakan tidak memahami bagaimana menilai kemampuan sosialisasi anak yang baik. Tujuan penelitian dianalisis adanya hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharna Wanita Desa Lombonga . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan penelitian deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 35 responden dengan teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu (Total Sampling). Hasil Penelitian dari 35 responden dengan menggunakan analisis Uji Chi-square diperoleh p-value =0.004 <p=0.05. Simpulannya ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemampuan sosialisasi pada anak prasekolah di TK Dharma Wanita Desa Lombonga. Saran diharapkan lebih meningkatkan penerapan pola asuh yang baik dan benar terutama untuk masyarakat atau orang tua anak prasekolah ilmu pengetahuan dalam memberikan pola asuh anak yang baik dan benar, sehingga orang tua dapat memberikan pengasuhan yang tepat bagi anak. Kata Kunci : Pola Asuh, Kemampuan Sosialisasi
Hubungan Tingkat Stres Dengan Perilaku Merokok pada Remaja Laki-Laki di SMKN 3 Palu: Penelitian Velisia Sariayu Lawuri; Djuwartini; Elifa Ihda Rahmayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5435

Abstract

Masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap berbagai tekanan psikologis, sosial, dan akademik yang dapat memicu perilaku berisiko, termasuk merokok. Stres yang dialami remaja sering mendorong penggunaan rokok sebagai mekanisme koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stres, perilaku merokok, serta hubungan antara keduanya pada remaja laki-laki di SMKN 3 Palu. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMKN 3 Palu pada periode 04 hingga 11 Desember 2025. Subjek penelitian terdiri atas 573 siswa laki-laki kelas XII, dengan jumlah sampel sebanyak 85 responden yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan statistik p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat stres dalam kategori sedang (47,1%), sementara perilaku merokok paling banyak berada pada kategori berat (58,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat stres dan perilaku merokok pada remaja, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Tingkat stres memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMKN 3 Palu.
Hubungan Pola Makan Dan Stres Akademik Dengan Risiko Gerd (Gastroesophagel Reflux Disease) Pada Mahasiswa Keperawatan Diuniversitas Widya Nusantara Palu: Penelitian Meylan Ferniyanti; Elifa Ihda Rahmayanti; Agnes Erlita Distriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5325

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan akibat refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan keluhan seperti heartburn dan regurgitasi. Mahasiswa keperawatan berisiko mengalami GERD karena pola makan yang tidak teratur serta tingginya stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan stres akademik dengan risiko GERD pada mahasiswa keperawatan di Universitas Widya Nusantara Palu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 211 mahasiswa, dengan teknik penentuan sampel menggunakan stratified random sampling. Jumlah sampel yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 68 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Dari total 68 responden, sebanyak 26 orang (38,2%) diketahui memiliki pola makan yang kurang baik, sementara 47 responden (69,1%) mengalami tingkat stres akademik yang tinggi. Selain itu, sebanyak 49 responden (72,1%) dilaporkan mengalami gejala GERD. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola makan dengan risiko terjadinya GERD (p = 0,001), serta hubungan signifikan antara stres akademik tinggi dan risiko GERD (p = 0,000). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola makan serta tingkat stres akademik dengan risiko terjadinya Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) pada mahasiswa keperawatan di Universitas Widya Nusantara Palu.