Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pentingnya Penjaminan Polis Asuransi Syariah Dalam Menjaga Kepercayaan Nasabah Dinda Tazkia Aulia; Madinah Asri Putri Andarin; Isro Ayu Marbun; Cindy Dinda Putri; Intan Nabillah Erwin; Wahyudi Ramadhan; Feri Ardilansyah Harahap
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1312

Abstract

Asuransi syariah sebagai salah satu bentuk perlindungan finansial berbasis prinsip-prinsip syariat Islam telah berkembang pesat di Indonesia. Produk asuransi ini menawarkan alternatif bagi masyarakat yang ingin menghindari unsur-unsur yang dilarang dalam Islam, seperti riba, maysir, dan gharar, serta mengedepankan prinsip tolong-menolong (ta'awun) antar peserta. Meskipun memiliki potensi yang besar dalam melayani kebutuhan perlindungan finansial masyarakat Indonesia, sektor asuransi syariah masih dihadapkan pada berbagai tantangan, khususnya dalam hal menjaga dan memperkuat kepercayaan nasabah. Salah satu aspek krusial yang dapat memengaruhi kepercayaan nasabah adalah penjaminan polis asuransi syariah. Dari latar belakang tersebut yang menjadi fokus utama dalam kajian penelitian ini yaitu Tantangan Penjaminan Polis Asuransi Syariah dalam Menjaga Kepercayaan Nasabah dan Pentingnya Penjaminan Polis Asuransi Syariah dalam Menjaga Kepercayaan Nasabah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji berbagai tantangan polis asuransi syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah dan juga untuk mengetahu pentingnya penjaminan polis asuransi syariah dalam menjaga kepercayaan nasabah. Metode Penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif. Penjaminan polis juga berkontribusi dalam menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan, profesional, dan sesuai syariah. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan untuk memperkuat regulasi penjaminan polis guna mendukung perkembangan industri asuransi syariah
MISUSE OF THE SARDINE FISH CRACKERS BRAND WITHOUT THE BUSINESS OWNER'S PERMISSION IN TEMBUNG VILLAGE, DSN FACT PERSPECTIVE NUMBER 1/MUNAS/VII/5/2005 Intan Nabillah Erwin; Annisa Sativa
Journal Analytica Islamica Vol 14, No 2 (2025): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jai.v14i2.25830

Abstract

Brands are an important part of Intellectual Property Rights (IPR) that function not only as product identity, but also as a strategic instrument in marketing and legal protection. This study examines the practice of unauthorized misuse of the “Sardine Fish Crackers” brand in Tembung Village, Medan, and assesses its legal accountability from the perspective of Law Number 20 of 2016 and the DSN MUI Fatwa Number 1/MUNAS/VII/2005. The research method used is empirical juridical through interviews with business actors and analysis of related legal documents. The results of the study indicate that brand misuse occurs due to low legal literacy, cost and time constraints in brand registration, weak supervision, and the motive of instant profit. From a positive legal perspective, this action violates the exclusive rights of brand owners and can result in civil and criminal sanctions. Meanwhile, from an Islamic legal perspective, this action is categorized as unjust and haram because it violates the principle of property rights protection (huquq maliyyah). This research emphasizes the urgency of increasing legal awareness, enforcing regulations, and educating small business owners so that trademark abuse practices can be prevented and a fair and ethical business climate can be realized.