Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kadar gula reduksi, protein kasar, dan bahan organik biokonversi kotoran ayam petelur menggunakan kapang Aspergillus niger dan Trichoderma viride sebagai bahan pakan alternatif Padli, Nadia; Eva Yulia; Ramaiyulis
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/agrivet.v12i2.10478

Abstract

Layer manure is generally only used as organic fertilizer, whereas it has the potential as animal feed through bioconversion using Aspergillus niger and Trichoderma viride fungi. The study aims to determine the levels of reducing sugar, crude protein, and organic matter from layer manure resulting from bioconversion with Aspergillus niger and Trichoderma viride. The study used a completely randomized design (CRD) of 4 treatments and four replications. The treatments given were manure inoculated (3% DM)  with A: Trichoderma viride (6 days incubation); B Aspergillus niger (6 days incubation); C. Trichoderma viride (3 days incubation) followed by Aspergillus niger (3 days incubation); D. Aspergillus niger (3 days incubation) followed by Trichoderma viride (3 days incubation). The results showed that inoculation of Aspergillus niger and Trichoderma viride in manure bioconversion had a very significant effect (P<0.01) on the levels of reducing sugar, crude protein, and organic matter. The highest levels of reducing sugar were produced in treatment B with Aspergillus niger inoculation. The highest levels of crude protein were produced in treatment A with Trichoderma viride inoculation, and the highest organic matter content was produced through inoculation of a combination of both types of molds. It can be concluded that the manure bioconversion inoculated with Aspergillus niger and Trichoderma viride produced varying levels of reducing sugar, crude protein, and organic matter.
Lama Fermentasi Air Nira dan Interval Hari Pemberian Terhadap Persentase Karkas, Lemak Abdomen, dan Kadar Kolesterol Daging Broiler: The Duration of Sap Water Fermentation and The Interval Between Days of Administration on Carcass Percentage, Abdominal Fat, And Cholesterol Levels in Broiler Meat Prasetyo, Roy; Salvia; Yulia, Eva; Irda, Irzal; Ramaiyulis
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 1 (2024): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i1.59

Abstract

Penggunaan antibiotik dalam pakan pada ternak pada akhir – akhir ini menjadi permasalahan dalam dunia peternakan. Pemakaian antibiotik dapat menyebabkan residu pada ternak sehingga dapat menyerang sistem imunitas konsumen. Oleh karenanya diperlukan alternatif alami sebagai pengganti antibiotik dalam upaya pertumbuhan optimal pada broiler. Pengganti antibiotik yang digunakan yaitu fermentasi air nira. Fermentasi air nira menghasilkan probiotik alami yang juga menghasilkan BAL (bakteri asam laktat). Tujuan penelitian ini adalah melihat interaksi antara lama fermentasi air nira dan selang hari pemberian air nira untuk meningkatkan persentase karkas, menurunkan persentase lemak abdomen, dan kadar kolesterol daging broiler. Pemanfaatan fermentasi air nira dapat digunakan untuk broiler karena mengandung BAL (bakteri asam laktat) yang dapat memacu pertumbuhan bakteri yang menguntungkan serta mencegah bakteri pathogen didalam usus broiler. Selain itu, BAL (bakteri asam laktat) juga menghasilkan enzim BSH (bile salt hydrolase) yang mampu mendekonjugasi garam empedu yang akan diserap oleh usus dan enzim lipase yang memiliki fungsi sebagai pemutus lemak dan menurunkan kadar kolesterol daging pada broiler.
PERAN EKSTRAK DAUN KERSEN YANG DIENKAPSULASI DALAM PENGENDALIAN POPULASI BAKTERI ESCHERICHIA COLI DI USUS DAN PENINGKATAN PERSENTASE KARKAS AYAM BROILER: The Role of Encapsulated Extract of Kersen Leaves in Controlling the Population of Escherichia Coli Bacteria in the Intestines and Increasing Carcasses Percentage of Broiler Michael Oscar Rolando Siagian; Nilawati; Ramaiyulis
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 1 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i1.2924

Abstract

Penggunaan antibiotik komersial seperti AGP (Antibiotic Growth Promoter) secara terus-menerus dapat menyebabkan residu sintetis serta meningkatkan resistensi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enkapsulasi ekstrak daun kersen (EEDK) terhadap bobot potong, persentase karkas, lemak abdomen, dan panjang usus pada broiler. Materi yang digunakan adalah 100 ekor DOC broiler unsexing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan berupa penambahan EEDK dalam air minum, yaitu P0 = 0% (kontrol negatif), P1 = 0,5%, P2 = 1%, P3 = 1,5%, dan P4 = pemberian amoksisilin 0,05% (kontrol positif). Variabel yang diamati meliputi bobot potong, persentase karkas, lemak abdomen, dan panjang usus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EEDK tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot potong, panjang usus, dan lemak abdomen broiler, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persentase karkas. Persentase karkas tertinggi diperoleh pada perlakuan EEDK 1,5% dibandingkan dengan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa EEDK berpotensi digunakan sebagai pengganti AGP dengan konsentrasi optimal sebesar 1,5% dalam air minum.   Kata Kunci: broiler, Escherichia coli, ekstrak herbal, karkas