Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Respon Pemberian Beberapa Konsentrasi BAP dan IAA terhadap Pertumbuhan Sub-Kultur Anggrek Cymbidium (Cymbidium finlaysonianum Lindl.) secara In-Vitro Yulia, Eva; Baiti, Nurisna; Handayani, Rd Selvy; Nilahayati, Nilahayati
Agrium Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.5870

Abstract

Cymbidium termasuk kedalam salah satu jenis anggrek yang sangat digemari oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena cymbidium memiliki bentuk dan warna bunga yang bervariasi dan jumlah kuntum per tangkai yang banyak. Selain itu, anggrek ini juga memiliki harga jual yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai peluang usaha sangat menjanjikan. Perbanyakan tanaman anggrek menggunakan biji sangat sulit dilakukan karena biji anggrek tidak mempunyai endosperm sehingga pada kondisi normal tidak dapat berkecambah. Oleh karena itu, biji anggrek cymbidium hasil silangan yang unik perlu dilakukan perbanyakan tanaman secara modern dengan kultur jaringan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi BAP dan IAA terhadap pertumbuhan sub kultur anggrek Cymbidium secara in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara pada bulan Maret-Mei 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi BAP (0 mg/L, 1 mg/L, dan 2 mg/L). Faktor kedua adalah konsentrasi IAA (0 mg/L, 0,5 mg/L, dan 1 mg/L). Percobaan diulang sebanyak 10 kali, sehingga secara keseluruhan diperoleh 90 unit percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap peubah waktu tumbuh tunas, waktu tumbuh akar, jumlah tunas, jumlah akar, persentase kontaminasi, jumlah daun dan tinggi tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan BAP berpengaruh terhadap waktu tumbuh tunas, jumlah tunas, jumlah akar pada umur 2 MSTdan jumlah daun. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan BAP 1 mg/L. Perlakuan IAA berpengaruh terhadap jumlah tunas pada umur 4 MST.  Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan IAA 0 mg/L. Terjadi interaksi antara pemberian BAP dan IAA pada sub kultur anggrek Cymbidium terhadap peubah jumlah tunas.  Interaksi  terbaik terdapat pada perlakuan B1I0 (BAP 1 mg/L + IAA 0 mg/L).
HUBUNGAN KOMPETENSI PETANI PADI DENGAN TINGKAT PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR Yulia, Eva; Yuniawan Isyanto, Agus; Sayid Nurahman, Ivan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.10885

Abstract

Petani sebagai ujung tombak pembangunan pertanian berperan sangat penting dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian, mengingat bahwa petani sebagai pelaku utama pertanian. Inovasi teknologi pertanian tidak akan ada manfaatnya, jika petani tidak menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi petani padi, tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo dan menganalisis hubungan tingkat kompetensi dengan tingkat penerapan inovasi teknologi di Desa Karyamukti. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 200 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi petani padi di Desa Karyamukti berada pada kategori tinggi (63,64%). Tingkat penerapan inovasi teknologi berada pada kategori tinggi (54,55%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat kompetensi petani padi dengan penerapan inovasi teknologi jajar legowo di Desa Karyamukti. Artinya, semakin tinggi tingkat kompetensi petani padi maka semakin tinggi pula tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas padi sawah di Kelompok tani di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman.
Fermented Extract of Senduduk Leaf as Herbal Additive to Reduce Escherichia coli Population in Broiler Cecum: Ekstrak Fermentasi Daun Senduduk Sebagai Aditif Herbal Untuk Menurunkan Populasi Escherichia coli Pada Sekum Broiler Farhana, Nurul; Yulia, Eva; Fati, Nelzi; Ramaiyulis, Ramaiyulis
Buletin Peternakan Tropis Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.5.2.130-138

Abstract

Escerichia coli is a type of bacteria that normally grows in the caecum of broilers and has the potential to become a pathogen that causes disease in broilers. This study aims to determine the effect of adding fermented sendunia leaf extract (EFDS) to drinking water on the population of Escherichia coli bacteria in the caecum of broilers. EFDS is obtained from the fermentation of fresh sendua leaves in a mixture of 1 kg of sendunia leaves + 1 l of EM4 + 16 l of sterile distilled water in a jerry can which is incubated for 2 weeks at room temperature. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments adding EFDS to drinking water at levels: A = 0% (control), B = 2%, C = 4%, and D = 6% with 5 replications. Lohman type broilers were kept for 5 weeks in cages measuring 60 x 100 cm containing 5 broilers for one treatment unit. The ration used contains 22% crude protein and 3000 Kcal/kg energy. The results of parameter measurements at the end of maintenance showed that the treatment with the addition of EFDS at levels of 4 and 6% showed that the diameter of the inhibition zone for Escherichia coli bacteria was classified as moderate level, namely 5.1-5.3 mm. A population decrease (P<0.05) was found at the EFDS level of 4% in drinking water with a population of 0.86 x106 CFU/ml with a decrease of 63.25% compared to the control. The addition of EFDS had no significant effect (P>0.05) on cecum pH and cecum length, but there was a tendency for pH to decrease (6.4-5.7) according to the level of EFDS addition. The addition of 4% EFDS in broiler drinking water is recommended in this study to control the Escherichia coli population in the broiler caecum.
ALASAN PEMBERAT PADA TINDAK PIDANA KORUPSI OLEH MENTERI SOSIAL DALAM PUTUSAN NO. 29/PID.SUS-TPK/2021/PN JKT.PST Yulia, Eva; Rusdiana, Emmilia
NOVUM : JURNAL HUKUM Vol. 6 No. 02 (2019): Novum : Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/novum.v0i0.50782

Abstract

The judge's decision on corruption by the former minister of social affairs in Decision No. 29/Pid.Sus-TPK/2021/PN. Jkt. Pst who did not accommodate the reason for the ballast resulted in criminal sanctions received by the perpetrator being unworthy. The non-accommodation of ballast reasons related to office crimes in Article 52 of the Criminal Code and Article 2 paragraph (2) of the Law on the Eradication of Corruption Crimes even though the elements of the article have been fulfilled by criminal acts committed by Juliari Peter Batubara is the main problem studied. This study aims to determine the appropriate criminal sanctions for perpetrators of corruption of the Covid-19 Social Assistance. The type of research used by the author is normative juridical using primary and secondary legal materials, and takes a statutory approach (Statue approach), conceptual (Conceptual approach), and Case approach (Case approach). So as to get the result that the elements of the ballast article, namely Article 52 of the Criminal Code, have been fulfilled by the actions of Juliari Peter Batubara, so that in Decision No. 29 / Pid.Sus-TPK / 2021 / PN. PST sanctions imposed should have been more severe. And the elements of Article 2 paragraphs (1) and (2) of the Anti-Corruption Law have also been fulfilled, so Juliari Peter Batubara should be charged with the article and can be sentenced to death because of the fulfillment of the elements of "certain circumstances" in Article 2 paragraph (2) of the Anti-Corruption Law.
Peningkatan Keterampilan Masyarakat Melalui Pelatihan Produksi Uwaluhur (Ubi Warisan Leluhur) Sopiandi, Muhammad Dani; Yulia, Eva; Nurhasanah, Siti; Aziz, Imam Abdul
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.15777

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah, yaitu ubi, melalui pelatihan produksi Uwaluhur (Ubi Warisan Leluhur) sebagai produk unggulan dengan daya saing tinggi di pasar. Metode pelaksanaan kegiatan melalui pelatihan yang interaktif dan praktis dengan menggunakan metode popular langsung kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini dapat memperbaiki pemanfaatan sumber daya alam dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Padaasih, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal. Pelatihan ini juga mencakup inovasi produk dengan membantu masyarakat membuat label produk Uwaluhur yang menarik dan informatif. Label yang baik diharapkan bisa membuat produk lebih dikenal, menarik perhatian konsumen, dan meningkatkan penjualannya.
Nutrisi dan Fitokimia Gula Merah Tebu dari Varietas Tebu PSKA 942, BL dan PS 862 Yuliatun, Simping; Yulia, Eva; Pertiwi, Nabila Dutha; Anggraeni, Via Dahyang; Wening, Opal Priya; Hariono, Budi Priya
Indonesian Sugar Research Journal Vol 5, No 1 (2025): Indonesian Sugar Research Journal
Publisher : Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54256/isrj.v5i1.141

Abstract

Gula merah tebu merupakan pemanis alami tradisional yang dibuat dengan menguapkan seluruh air dalam nira tebu hingga membentuk padatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji karakter nutrisi dan fitokimia gula merah yang berasal dari varietas tebu yaitu PSKA 942, BL dan PS 862. Penelitian ini dilakukan dengan menguapkan nira dari 3 varietas tebu hingga membentuk padatan atau granul. Parameter pol, TSAI, sukrosa, gula reduksi, kadar air, warna, fenolik, flavonoid, dan aktivitas antioksidan dianalisis dari sampel gula merah tebu tersebut. Analisis statistik dilakukan dengan one way anova dari software Statistix 8 menggunakan metode signifikansi untuk p 0,05 dan analisa beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan gula merah yang berasal dari ketiga varietas tebu yaitu PSKA 942, BL dan PS 862 memiliki nilai pol, sukrosa, TSAI, gula reduksi, kadar air berturut-turut dalam kisaran 64,33 -75,21%; 64,05 – 71,61%, 65,35 – 72,00%, 2,15 – 2,87; dan 4,47-7,45%. Warna gula merah dipengaruhi oleh varietas tebu yang digunakan dan kandungan fenoliknya. Warna gula merah dari varietas tebu PS 862 paling rendah yaitu 5.995 IU. Gula merah tebu pada penelitian ini menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap radikal bebas sebesar 66,21 - 69,99%.
Respon Pemberian Beberapa Konsentrasi BAP dan IAA terhadap Pertumbuhan Sub-Kultur Anggrek Cymbidium (Cymbidium finlaysonianum Lindl.) secara In-Vitro Yulia, Eva; Baiti, Nurisna; Handayani, Rd Selvy; Nilahayati, Nilahayati
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.5870

Abstract

Cymbidium termasuk kedalam salah satu jenis anggrek yang sangat digemari oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena cymbidium memiliki bentuk dan warna bunga yang bervariasi dan jumlah kuntum per tangkai yang banyak. Selain itu, anggrek ini juga memiliki harga jual yang tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai peluang usaha sangat menjanjikan. Perbanyakan tanaman anggrek menggunakan biji sangat sulit dilakukan karena biji anggrek tidak mempunyai endosperm sehingga pada kondisi normal tidak dapat berkecambah. Oleh karena itu, biji anggrek cymbidium hasil silangan yang unik perlu dilakukan perbanyakan tanaman secara modern dengan kultur jaringan. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi BAP dan IAA terhadap pertumbuhan sub kultur anggrek Cymbidium secara in vitro. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara pada bulan Maret-Mei 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial. Faktor pertama adalah konsentrasi BAP (0 mg/L, 1 mg/L, dan 2 mg/L). Faktor kedua adalah konsentrasi IAA (0 mg/L, 0,5 mg/L, dan 1 mg/L). Percobaan diulang sebanyak 10 kali, sehingga secara keseluruhan diperoleh 90 unit percobaan. Pengamatan dilakukan terhadap peubah waktu tumbuh tunas, waktu tumbuh akar, jumlah tunas, jumlah akar, persentase kontaminasi, jumlah daun dan tinggi tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan BAP berpengaruh terhadap waktu tumbuh tunas, jumlah tunas, jumlah akar pada umur 2 MSTdan jumlah daun. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan BAP 1 mg/L. Perlakuan IAA berpengaruh terhadap jumlah tunas pada umur 4 MST.  Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan IAA 0 mg/L. Terjadi interaksi antara pemberian BAP dan IAA pada sub kultur anggrek Cymbidium terhadap peubah jumlah tunas.  Interaksi  terbaik terdapat pada perlakuan B1I0 (BAP 1 mg/L + IAA 0 mg/L).
Growth Response of Chickens on Performance and Liver Percentage Supplemented by Miana Leaf Based Eco Enzyme in Drinking Water Fati, Nelzi; Nilawati, Nilawati; Yulia, Eva; Malvin, Toni; Syukriani, Debby; Ramaiyulis, Ramaiyulis
Jurnal Peternakan Vol 21, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jupet.v21i1.26711

Abstract

The aim of the research was to determine the influence of Miana leaf (ML)-based eco-enzyme onthe  performance and liver percentage inbroilers. This research used a completely randomized design. 200-day-old broilers (DOC) were randomly divided into 4 treatments and 5 replications, with each replicate consisting of 10 chickens. The four treatments were: A (0% eco-enzyme based on ML), B (2% eco-enzyme based on ML), C (4% eco-enzyme based on ML), D (6% eco-enzyme based on ML) which is supplemented by drinking water. The parameters measured were feed consumption, average daily gain (ADG), feedconversion ratio (FCR) and liverpercentage. The results obtained showed that supplemented ML significantly (P<0,05) affected  ADG. The supplementation of ML based eco enzyme did not have a significant effect  (P>0,05) on feed consumption,  feed conversion ratio and liver percentage.  The supplementation of ML based eco enzyme could be tolerated up to 6% in drinking water of broilers.
Infusa Buah Rimbang (Solanum torvum Swartz) dalam Air Minum untuk Menjaga Imunitas Broiler Fajri, Rahmad; Yulia, Eva; Malvin, Toni
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jitp.v13i2.32326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan infusa buah Rimbang dalam air minum terhadap imunitas broiler. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan berupa tingkat pemberian infusa di dalam air minum, masing-masing 0 (kontrol), 1%, 2% dan 3%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah bobot beberapa organ imun pada broiler, meliputi persentase bobot bursa fabricius, timus dan limpa. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase bobot bursa fabricius berkisar antara 0,229±0,070% – 0,309±0,111%, persentase bobot timus berkisar antara 0,188±0,068% – 0,366±0,135%, dan persentase bobot limpa berkisar antara 0,097±0,023% – 0,123±0,034%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian infusa buah rimbang tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap imunitas broiler.
The Effectiveness of Cognitive Behavior Play Therapy (CBT) in Improving Attention in Children with Attention Deficit Disorder (ADD) Pratiwi, Ayu; Faradillah, Dita; Perdana, Daffa Affan; Fatimatussa’diah, Ervina; Yulia, Eva
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 01 (2026): JOYCED: Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2026.61-09

Abstract

Purpose - Attention Deficit Disorder (ADD) is a neurodevelopmental disorder marked by persistent difficulties in sustaining attention, which negatively impact children’s academic, social, and emotional functioning. One promising non-pharmacological intervention is Cognitive Behavioral Play Therapy (CBPT), an approach that combines cognitive-behavioral strategies with developmentally appropriate play activities to improve attention and self-regulation. Design/methods/approach - This study employed a literature review by searching PubMed, ScienceDirect, Sage Journal, and Google Scholar using relevant keywords. The inclusion criteria were articles in Indonesian or English, published between 2017–2025, with quasi-experimental or experimental designs, and focusing on CBPT interventions in children with ADD/ADHD. Study selection followed the PICOS framework and PRISMA analysis. Findings - From 26 identified articles, only 2 met the criteria. Findings showed that CBPT effectively reduced inattentive symptoms (Khatoon, A., Iqbal, N., & Masroor, 2020) and significantly improved attention and planning skills in children with ADHD (Hir et al., 2023). Research implications/limitations - Interventions were delivered in 10–20 sessions using structured play methods such as role play, modeling, storytelling, and puppet play. Originality/value - In conclusion, CBPT has proven effective in enhancing attention and executive function in children with ADD, supporting its application as an evidence-based non-pharmacological intervention in clinical and educational settings for children, families, and professionals.