Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Transformasi Digital dan Dampaknya Terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ranca Kalapa Iti Septi; Sunardi; Dewi Putri Mandiri; Ade Citra Zahara; Atyah Febriyanti
Abdi Dharma Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v5i1.3560

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ranca Kalapa yang menghadapi tantangan signifikan dalam pemasaran dan pengembangan bisnis. Meskipun digitalisasi membuka peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki kualitas produk, banyak UMKM di desa ini masih bergantung pada metode pemasaran tradisional dan memiliki keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital. Permasalahan utama meliputi kurangnya pengetahuan tentang teknologi digital, akses terbatas ke infrastruktur digital, serta minimnya pelatihan dan edukasi dalam strategi digitalisasi. Akibatnya, UMKM kesulitan bersaing di pasar yang lebih luas dan sering kali hanya mengandalkan konsumen lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak transformasi digital terhadap UMKM di Desa Ranca Kalapa, dengan fokus pada bagaimana digitalisasi dapat membantu mengatasi permasalahan pemasaran dan meningkatkan daya saing bisnis. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi selama proses transformasi dan strategi yang diperlukan untuk mengoptimalkan manfaat digitalisasi. Beberapa strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan literasi digital, pemanfaatan platform e-commerce, pemasaran melalui media sosial, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan dan pendampingan. Hasil dari studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk mendukung percepatan digitalisasi di UMKM, serta memfasilitasi dukungan yang diperlukan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, komunitas bisnis, dan akademisi. Dengan adanya strategi yang tepat, UMKM di Desa Ranca Kalapa dapat lebih siap menghadapi persaingan global dan memastikan keberlanjutan serta pertumbuhan bisnis lokal mereka.
PENINGKATAN LITERASI DAN INKLUSI ZAKAT MELALUI PROGRAM “ZAKAT GOES TO SCHOOL” Haura, Arie; Mandiri, Dewi Putri; Komariyah, Oom; Septi, Iti; Maulana, M.Firman; Haikal, Fiqi
Sahid Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid Bogor Vol 4 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56406/jsm.v4i1.732

Abstract

This activity aims to provide literacy and as an effort to increase zakat inclusion. The activity can be implemented through cooperation between Inisistif Zakat Indonesia (IZI) and the Faculty of Islamic Economics and Business-Universitas Cendekia Abditama (FEBI-UCA). The activity successfully implemented in Indonesian Cendekia Madani and Ash Shibghoh Schools, Tangerang, Banten. The activities are received zakat payments at booths and seminars related to zakat jurisprudence. The acceptance of zakat fitrah, zakat maal, and alms at the booth went smoothly and the seminar participants were also enthusiastic in receiving the material.
Bagaimana Hubungan Budaya Korupsi dengan Kegagalan Sistem Pendidikan? Sudarmanto, Eko; Puspitasari, Ria; Septi, Iti; Renaldo, Nicholas; Octasylva, Annuridya Rosyidta Pratiwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.366

Abstract

Korupsi telah menjadi fenomena struktural yang mengakar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara budaya korupsi dan kegagalan sistem pendidikan di Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa budaya korupsi berdampak signifikan terhadap rendahnya efektivitas sistem pendidikan. Praktik korupsi tercermin dalam penyimpangan penggunaan anggaran pendidikan, praktik nepotisme dalam seleksi tenaga pendidik, lemahnya mekanisme akuntabilitas institusi pendidikan, serta terjadinya manipulasi dalam proses evaluasi akademik. Dampak dari kondisi tersebut tidak hanya menurunkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga menggerus nilai-nilai etis dan moral peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa reformasi pendidikan tidak akan berjalan efektif tanpa upaya sistematis dalam pemberantasan budaya korupsi. Dengan demikian, integrasi kebijakan antikorupsi dalam seluruh aspek pendidikan menjadi urgensi dalam menciptakan sistem pendidikan yang adil, transparan, dan berkualitas.
Optimalisasi Pengelolaan Dana Zakat dalam Mendukung Program Pendidikan Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Suardi, Didi; Nurul Lailah, Luthfiatun; R. Simatupang, Aisyah Defy; Azwar, Martavevi; Septi, Iti; Tidjani, Shofiah; Komariyah, Oom
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 9 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i9.9844

Abstract

This study aims to determine the optimization of zakat fund management in supporting the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship program. This study uses a qualitative method with a case study approach. The data used were obtained from interviews, observations, and documentation collected directly from BAZNAS Tangerang City. The results of this study indicate that the management of zakat funds through the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship education program has been running optimally. Optimization is carried out by distributing funds effectively, efficiently, on target, and long-term. The program is supported by internal and external factors. In addition, there are inhibiting factors in implementing the program but they are not very significant, so the management of funds in this program can be said to be quite optimal. The results of this study serve as a basis for BAZNAS and other zakat institutions to maintain and develop educational programs. Because the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship has succeeded in becoming an effective program in allocating zakat funds for education. This research is in line with the results of research conducted by Asep Kurniawan (2023) which explains that this scholarship program has been quite effective during its three-year run. The benchmarks for effectiveness are seen from the fluid adaptation of team solidarity, the quality of the programs implemented, the work achievements obtained, job satisfaction, and views from external parties.
Membangun Desa Ranca Kalapa Secara Kolaboratif dan Partsipatif Melalui Pemberdayaan UMKM Suardi, Didi; Azizah, Idha; R. Simatupang, Aisyah Defy; Azwar, Martavevi; Tidjani, Shofiah; Komariyah, Oom; Septi, Iti; Jamaludin, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4945

Abstract

Keterbatasan informasi dan pemahaman tentang legalitas usaha menjadi salah satu hambatan utama perkembangan UMKM di Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Banyak pelaku UMKM di desa ini yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang berdampak pada stagnasi usaha dan keterbatasan akses pembiayaan serta pasar. Selain itu, rendahnya inovasi produk, branding, dan strategi pemasaran menyebabkan daya saing produk UMKM cenderung lemah di pasar modern. Program pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Universitas Cendekia Abditama (UCA) bertujuan memberikan solusi melalui pendekatan terstruktur, meliputi: (1) asistensi pembuatan NIB, (2) inovasi produk, (3) rebranding dan repacking, (4) seminar sertifikasi halal, dan (5) pelatihan pemasaran berbasis digital. Metode ini diawali dengan analisis kebutuhan pelaku UMKM, pendampingan intensif, hingga evaluasi hasil program. Hasil program menunjukkan bahwa seluruh peserta berhasil memperoleh NIB, meningkatkan pemahaman tentang legalitas usaha, dan mengakses peluang pasar yang lebih luas. Salah satu keberhasilan program adalah inovasi produk rengginang dengan varian rasa baru, rebranding produk kembang tahu, dan kemasan baru untuk anyaman bambu. Seminar sertifikasi halal juga mendorong pelaku UMKM memahami pentingnya sertifikasi untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Kesimpulannya, program ini mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap aspek legalitas, inovasi, branding, dan pemasaran, sehingga memperkuat posisi UMKM di pasar yang kompetitif. Kolaborasi antara masyarakat, mahasiswa, dan pemerintah desa menjadi faktor kunci keberhasilan program ini untuk pemberdayaan ekonomi lokal.
Resiliensi Larangan Perkawinan Antarwarga Nagari Singkarak dengan Saniangbaka Prespektif Saddu Al Dzari'ah Mailiza Fitria; Zhaky Kastia Rahmadhan; Rahmad Gunawan; Beni Firdaus; Iti Septi
Journal of Islamic Law and Wisdom Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Magister Hukum Islam - UIN Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prohibition of marriage between residents of Nagari Singkarak and Nagari Saniangbaka is a social tradition that remains strong to this day. This prohibition stems from the historical belief that the ancestors of both nagari came from the same father, albeit different mothers, and are therefore considered to be closely related. This study aims to examine the factors that cause this prohibition to remain in place and analyze them from the perspective of saddu al-dzari'ah, a concept in Islamic law that aims to prevent harm. This study uses a qualitative method with a normative-sociological approach through interviews with various parties from the local community, supported by reference data from relevant books and articles. The results show that this marriage prohibition persists because of the witnesses required for violators and its relevance to the principle of saddu al-dzari'ah, as it aims to prevent things that can cause social and moral harm, such as kinship conflicts, social tensions, and violations of the sanctity of blood relations. The community's determination to uphold this prohibition reflects the resilience of traditions combined with Minangkabau religious and cultural values. Although some people feel disappointed because the prohibition limits their freedom to choose a life partner, in general, the community considers that this provision brings mutual benefit. Thus, the prohibition of marriage between residents of Singkarak and Saniangbaka can be understood as an implementation of the principle of saddu al-dzari'ah in a socio-cultural context that aims to maintain the honor, friendship, and social stability of the community. Larangan perkawinan antarawarga nagari Singkarak dengan warga nagari Saniangbaka merupakan tradisi sosial yang masih bertahan kuat hingga kini. Larangan ini berakar dari keyakinan sejarah bahwa nenek moyang kedua nagari tersebut berasal dari ayah yang sama, meskipun berbeda ibu, sehingga dianggap memiliki hubungan kekerabatan dekat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor penyebab bertahannya aturan larangan tersebut dan menganilisisnya dalam perspektif saddu al-dzari‘ah, yakni konsep dalam hukum Islam yang bertujuan menutup jalan menuju kemudaratan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-sosiologis melalui wawancara dengan berbagai pihak dari masyarakat setempat, serta didukung dengan data referensi dari kitab, artikel dan sumber-sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan perkawinan ini tetap bertahan karena adanya saksi yang diterapkan bagi pihak pelanggar dan memiliki dasar hukum yaitu prinsip saddu al-dzari‘ah, karena bertujuan mencegah terjadinya hal-hal yang dapat menimbulkan kemudaratan sosial dan moral, seperti konflik kekerabatan, ketegangan sosial, dan pelanggaran terhadap nilai-nilai kesucian hubungan darah. Keteguhan masyarakat dalam mempertahankan larangan ini mencerminkan adanya resiliensi tradisi yang berpadu dengan nilai-nilai keagamaan dan adat Minangkabau. Meskipun terdapat sebagian pihak yang merasa kecewa karena larangan tersebut membatasi kebebasan dalam memilih pasangan hidup, namun secara umum masyarakat menilai bahwa ketentuan ini membawa kemaslahatan bersama. Dengan demikian, larangan perkawinan antar warga nagari Singkarak dan Saniangbaka dapat dipahami sebagai bentuk implementasi prinsip saddu al-dzari‘ah dalam konteks sosial budaya yang bertujuan menjaga kehormatan, silaturahmi dan stabilitas sosial masyarakat.
A Maqasid-Based Governance Framework for Islamic Banking: Integrating VBI, ESG, and Ethical Digital Transformation Suardi, Didi; Azwar, Martavevi; Simatupang, Aisyah Defy R.; Septi, Iti; Komariyah, Oom; Tidjani, Shofiah
AL-IQTISHADIYAH : EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 11, No 2 (2025): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v11i2.21297

Abstract

This research contributes to the literature through the propositions of the Maqasid-Based Governance Framework (MBGF), which would help realign Islamic banking for sustainability and the digital era with higher objectives of Shariah. Drawing on the classical teachings of Al-Ghazali and al-Shatibi on maqasid al-shariah, and on modern governance views offered by Chapra, this study integrates maqasid al-shariah with VBI, ESG practices, and ethical digital governance. Based on a qualitative concept methodology, the paper synthesises ethical foundations, institutional governance, sustainability indicators, and digital innovation into a comprehensive governance architecture. The results indicate that the MBGF facilitates transparency, social value addition, eco-friendliness, and digital ethics in Islamic banking. The paper also highlights related indicators , such as the Maqasid Performance Index (MPI) and the Maqasid Shariah Index (MSI), to operationalise maqasid-based governance. The contribution of this paper is theoretical, in terms of giving a new positioning to maqasid as the broad governance framework; conceptual, in terms of amalgamating VBI, ESG, and digital ethics into a multi-layered model; and empirical, by providing regulators and practitioners with a practical governance blueprint for value-driven and sustainable Islamic finance.
Optimalisasi Pengelolaan Dana Zakat dalam Mendukung Program Pendidikan Beasiswa Cendekia BAZNAS Kota Tangerang Suardi, Didi; Nurul Lailah, Luthfiatun; R. Simatupang, Aisyah Defy; Azwar, Martavevi; Septi, Iti; Tidjani, Shofiah; Komariyah, Oom
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 9 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i9.9844

Abstract

This study aims to determine the optimization of zakat fund management in supporting the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship program. This study uses a qualitative method with a case study approach. The data used were obtained from interviews, observations, and documentation collected directly from BAZNAS Tangerang City. The results of this study indicate that the management of zakat funds through the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship education program has been running optimally. Optimization is carried out by distributing funds effectively, efficiently, on target, and long-term. The program is supported by internal and external factors. In addition, there are inhibiting factors in implementing the program but they are not very significant, so the management of funds in this program can be said to be quite optimal. The results of this study serve as a basis for BAZNAS and other zakat institutions to maintain and develop educational programs. Because the BAZNAS Tangerang City Cendekia Scholarship has succeeded in becoming an effective program in allocating zakat funds for education. This research is in line with the results of research conducted by Asep Kurniawan (2023) which explains that this scholarship program has been quite effective during its three-year run. The benchmarks for effectiveness are seen from the fluid adaptation of team solidarity, the quality of the programs implemented, the work achievements obtained, job satisfaction, and views from external parties.
Kesesuaian Akad Murabahah pada Pembiayaan Mitra Mikro Multiguna di Koperasi Syariah Didi Suardi; Puput Wahdaniah; Aisyah Defy R. Simatupang; Martavevi Azwar; Iti Septi
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 2 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i2.10667

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepatuhan syariah akad murabahah pada produk pembiayaan Mitra Mikro Multiguna (MMG) di Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) dengan merujuk pada Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal; data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengelola dan anggota, serta didukung observasi dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dasar transaksi murabahah MMG, meliputi pembelian barang oleh koperasi, pemindahan kepemilikan, penetapan harga pokok beserta margin, dan pembayaran angsuran tetap pada prinsipnya telah selaras dengan ketentuan utama fatwa. Namun, masih terdapat kelemahan pada aspek pemisahan dan pengungkapan harga pokok dan margin kepada anggota, penyerahan salinan akad dan bukti pembelian yang belum konsisten, serta pemahaman anggota yang belum merata mengenai hak dan kewajiban dalam akad murabahah. Temuan ini mengindikasikan bahwa, di luar kepatuhan struktural, penguatan kepatuhan syariah yang substantif memerlukan dokumentasi yang lebih jelas dan baku, peningkatan literasi akad bagi anggota, serta peran Dewan Pengawas Syariah yang lebih proaktif dalam mengawasi implementasi dan menjelaskan mekanisme akad.
Pengaruh Digital Financial Literacy dan Intensitas Penggunaan E-Wallet dalam Membentuk Perilaku Konsumtif Mahasiswa di Tangerang Iti Septi; Udin Bahrudin; Anggraini Soemadi; Anggi Prayitno; Ingkak Chintya Wangsih
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 05 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i05.3491

Abstract

Pertumbuhan pesat teknologi keuangan telah mengubah perilaku konsumen, khususnya di kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan sistem pembayaran digital. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Literasi Keuangan Digital dan Frekuensi Penggunaan Dompet Digital terhadap Perilaku Konsumsi Mahasiswa di Tangerang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data survei yang dikumpulkan dari 250 mahasiswa melalui kuesioner yang diukur pada skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 melalui pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa Literasi Keuangan Digital memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Perilaku Konsumsi. Demikian pula, Frekuensi Penggunaan Dompet Digital secara signifikan memengaruhi Perilaku Konsumsi. Secara simultan, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi Perilaku Konsumsi, dengan nilai R² sebesar 0,590, menunjukkan bahwa 59,0% variasi dalam Perilaku Konsumsi dijelaskan oleh model yang diajukan. Temuan ini menyoroti pentingnya literasi keuangan digital dan penggunaan dompet digital yang bertanggung jawab dalam membentuk perilaku konsumsi mahasiswa di era digital.