Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Smartpackaging untuk Membangun Branding Keripik Tempe Ar-Ridlo Sanan Kota Malang sebagai Oleh-Oleh Khas Malang Wulansari, Christina; Wibisono, Muhammad Gunawan; Dayanti, Putri Rahma; Sundjoto, Sundjoto; Rahayu, Sri; Setiadi, Pompong Budi; Susanti, Lanny Regina; Nurwanti, Lathifah Aisha; Sumaryono, Roy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5269

Abstract

Keripik tempe merupakan salah satu oleh-oleh khas Malang yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, produk lokal seperti Keripik Tempe Ar-Ridlo di Sanan, Kota Malang, masih menghadapi tantangan dalam hal branding dan daya tarik kemasan untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk melalui inovasi smartpackaging sebagai langkah strategis dalam membangun branding yang lebih kuat. Metode yang digunakan meliputi pendampingan kepada produsen dalam perancangan desain kemasan yang inovatif dan fungsional, penerapan teknologi smartpackaging seperti ziplock dan kelengkapan informasi produk, serta pelatihan pemasaran digital guna meningkatkan jangkauan pasar. Pendekatan personal, partisipatif dan kolaboratif diterapkan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas kemasan produk Keripik Tempe Ar-Ridlo yang lebih modern, informatif, dan menarik, serta peningkatan kesadaran merek di kalangan konsumen. Selain itu, penerapan teknologi smartpackaging memungkinkan konsumen mendapatkan informasi tentang bahan, proses pembuatan, dan keunggulan produk dengan mudah, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Makna penting pengabdian ini terletak pada upaya mendukung pelaku Industri Rumah Tangga untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar modern sekaligus melestarikan produk khas daerah sebagai identitas budaya. Dengan inovasi ini, Keripik Tempe Ar-Ridlo berpotensi menjadi oleh-oleh unggulan yang mampu membawa dampak positif bagi ekonomi lokal dan memperkuat citra Kota Malang sebagai destinasi wisata kuliner.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGOLAH HASIL LAUT MELALUI PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN PENERAPAN GREEN-BLUE BUSINESS MODEL DI KABUPATEN LAMONGAN Zebua, Martin; Manafe, Leonard Adrie; Supriadi, Iman; Susanti, Lanny Regina; Nurwanti, Lathifah Aisha; Emmywati; Chamid, Abdul; Irawan, Wahyu Purno
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 8 No 2 (2025): PELITA ILMU (DESEMBER 2025)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v8i2.479

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolah hasil laut di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang masih mengalami keterbatasan dalam pemasaran digital, inovasi produk, dan kesadaran terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi dan penjualan produk, sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap penerapan prinsip Green-Blue Business Model dalam pengelolaan usaha berbasis hasil laut. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2025 di Ruang Pertemuan Bandeng Lele, Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, dengan melibatkan sepuluh pelaku UMKM sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi empat tahapan, yaitu persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada peningkatan kemampuan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, serta penerapan konsep bisnis berkelanjutan dengan pengemasan produk ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penggunaan media digital, pembuatan konten promosi, dan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan. Evaluasi kegiatan juga menunjukkan bahwa peserta lebih percaya diri dalam memasarkan produk secara daring dan mulai mengadopsi kemasan yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan ini disimpulkan berhasil mencapai tujuan yang direncanakan serta memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas ekonomi pesisir yang inovatif dan berkelanjutan.