Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Literasi Matematika pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rahma, Nadya Alvi; Sugilar, Hamdan; Suprianti, Dina
Jurnal Analisa Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v10i2.40262

Abstract

Memiliki kemampuan literasi dan berpikir kritis bagi siswa diharapkan mampu menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari dengan tepat dan cepat. Penelitian ini akan mengkaji peran literasi matematika pada kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan metode pengumpulan datanya dilakukan secara triangulasi. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VII salah satu SMP di Kabupaten Bandung dengan jumlah siswa 40 orang pada materi persamaan linear satu variabel (PLSV). Indikator berpikir kritis yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi, analisis, evaluasi, penarikan kesimpulan, dan penjelasan. Berdasarkan hasil tes dan wawancara, setenganya siswa memiliki kemampuan literasi matematis dan berpikir kritis berada dalam kategori sedang. Berdasarkan data ini menjadi pertimbangan untuk mengkondisikan pembelajaran matematik yang menekankan kemampuan literasi dan berpikir kritis matematik yang diharapkan dapat membantu siswa menjadi, pembuat keputusan yang bijak, dan pemecah masalah yang efektif.
Model Problem Based Learning Berbantuan E-Komik dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Meilani, Imas; Rahma, Nadya Alvi; Rachmawati, Tika Karlina
Jurnal Analisa Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v10i2.43772

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan e-komik membantu siswa memahami konsep matematis. Model PBL dan e-komik dikombinasikan untuk membuat pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan relevan bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tes pemahaman matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep matematis dengan bantuan e-komik. Kemampuan pemahaman matematis siswa meningkat sebesar 49%, yang tergolong dalam kategori sedang, berdasarkan analisis data Ngain; nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada pretest dan posttest masing-masing meningkat menjadi 50,6% dan 75%, sedangkan persentase siswa tuntas dari 7,1% mencapai 89%. Angket respon menunjukkan peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika, sebesar 60,4% siswa menyatakan respon yang positif. Oleh karena itu, menerapkan model ini dapat menjadi strategi pembelajaran matematika yang efektif pada kemampuan pemahaman konsep matematis.
Studi Kasus Pengambilan Keputusan Mahasiswa Calon Guru Matematika dalam Merencanakan Penjelasan Instruksional Hadi, Syaiful; Nadya Alvi Rahma
Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Vol 7 No 1 (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jrpm.v7i1.1644

Abstract

This research aims to analyze the role of prospective mathematics teacher students in planning actions according to the components of decision-making in the context of classroom learning. The type of research carried out was a case study with the research subjects being prospective mathematics teacher students from the Tadris Mathematics Study Program, Sayyid Ali Rahmatullah State Islamic University Tulungagung, who were carrying out internship courses in the education unit at SMPN 1 Sumber Gempol Tulungagung. In planning the action, the subject involves three main processes in providing an instructional explanation of straight-line equation material. In idea-generation activities, the subject collects information in the form of relevant ideas for developing alternatives. In clarifying ideas, the subject analyzes the ideas by breaking down the information into categories for each main idea produced. Ideas regarding students' ability to master concepts, for example, are divided into initial and new concepts, and then grouped into high, medium, and low ability categories. In assessing the reasonableness of an idea, the subject analyzes and evaluates the various idea information generated, then synthesizes it to decide on selecting actions to achieve goals. In this process, the subject focuses on two sub-materials to study: the drawing process and constructing formulas.
Pengambilan keputusan instruksional calon guru matematika: Studi kasus pada perencanaan pembelajaran Persamaan Garis Lurus Hadi, Syaiful; Rahma, Nadya Alvi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 1 (2025): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v14i1.7479

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis peran mahasiswa calon guru matematika dalam merencakan tindakan sesuai dengan komponen pengambilan keputusan dalam konteks pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Tadris Matematika UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang sedang melaksanakan Magang di SMPN 1 Sumber Gempol, dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi dengan peneliti sebagai instrumen utama. Prosedur penelitian meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan, analisis data, dan pelaporan. Analisis data terdiri dari kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, diintegrasikan dengan analisis tematik Braun dan Clarke serta model pengambilan keputusan guru Schoenfeld. Dalam merencanakan Tindakan subjek melibatkan tiga proses utama dalam memberikan penjelasan instruksional materi persamaan garis lurus. Dalam kegiatan menghasilkan ide, subjek mengumpulkan informasi berupa ide yang relevan untuk pengembangan alternatif. Dalam mengklarifikasi ide subjek menganalisis ide dengan menguraikan informasi menjadi kategori untuk setiap ide utama yang dihasilkan. Ide mengenai kemampuan penguasaan konsep siswa, misalnya, dibagi menjadi konsep awal dan baru, kemudian dikelompokkan menjadi kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Dalam menilai kewajaran ide, subjek melakukan analisis dan penilaian terhadap berbagai informasi ide yang dihasilkan, lalu menyintesisnya untuk mengambil keputusan pemilihan tindakan guna mencapai tujuan. Pada proses ini, subjek fokus pada dua sub-materi yang akan dipelajari, yaitu proses menggambar dan mengonstruksi rumus persamaan dan gradien garis lurus.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Double Loop Problem Solving terhadap Kemampuan Penalaran Adaptif dan Disposisi Matematis pada Materi Trigonometri Khoirunnisa, Risma Arum; Rahma, Nadya Alvi
Jurnal Tadris Matematika Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2023.6.2.311-322

Abstract

This study was motivated by the low quality of education in Indonesia based on the results of PISA 2018, the implementation of the 2013 Curriculum which did not follow the use of appropriate learning models, as well as the low adaptive mathematical reasoning abilities and mathematical disposition of students. This research aims to determine the influence of the Double Loop Problem-Solving cooperative learning model on the adaptive reasoning abilities and mathematical disposition of class X students at SMA Negeri 1 Karangan on Trigonometry material. This research was conducted using a quantitative approach with a Quasi-Experimental research type and a Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. As for sampling, non-probability sampling was used with the Purposive Sampling technique with class X MIPA 3, totaling 35 students, as the experimental class and X MIPA 4, totaling 36 students, as the control class. Data collection techniques using tests, questionnaires, and documentation. The data analysis technique in this research uses the Manova test. The research results show that there is a significant influence due to the application of the Double Loop problem-solving cooperative learning model on students' adaptive reasoning abilities and mathematical disposition.