Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CHEMISTRY PROGRESS

KARAKTERISASI KARBON AKTIF YANG TERBUAT DARI TEMPURUNG KELAPA DENGAN AKTIVASI Na2CO3 DAN SUHU 1000 oC MENGGUNAKAN TEKNIK XRD DAN SEM-EDX Andi Ikhtiar Bakti; Yuanita Amalia Harianto; Mahendra Kusuma Nugraha
CHEMISTRY PROGRESS Vol. 15 No. 2 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.15.2.2022.44495

Abstract

Karbon aktif dihasilkan dari tempurung kelapa melalui aktivasi fisika dan kimia. Metode pirolisis digunakan untuk aktivasi fisika pada suhu optimal 600 oC dan 1000 oC, untuk aktivasi kimia direndam menggunakan zat pengaktif Na2CO3 10%. Dihasilkan dua sampel, aktivasi fisika yaitu 1000oC dan aktivasi fisika-kimia yaitu Na2CO3. Spektrum XRD dari karbon aktif pada sampel 1000 oC dan Na2CO3 masing-masing terkandung mineral silikat, bijih besi dan kuarsa, dan menunjukkan adanya pembentukan struktur karbon dan grafit pada bidang hkl (002) dan (100), dengan metode Scherrer ukuran rata-rata kristal sampel Na2CO3 15,0285 nm dan ukuran rata-rata kristal sampel 1000 oC 54,5299 nm, ukuran kristal nano terbentuk jika suhu meningkat ≥600 oC. Hasil SEM dengan perbesaran 3000 kali, ukuran gambar 5 µm terlihat sangat jelas porositas yang terbentuk adalah 0,8 µm pada sampel Na2CO3 dan 1,00 µm pada sampel 1000 oC. Hasil spekturm EDX menunjukkan kandungan unsur karbon (C) pada sampel Na2CO3 terdapat 96,74% sedangkan untuk sampel 1000 oC terdapat 54,16%.
Analisis Metode Elektrokoagulasi Dalam Menurunkan Kesadahan Air Sumur Dengan Variasi Jenis Elektroda Jumriadi; Bakti, Andi Ikhtiar; Nugraha, Mahendra Kusuma
CHEMISTRY PROGRESS Vol. 16 No. 1 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.16.1.2023.48369

Abstract

Ada berbagai metode untuk menurunkan kesadahan air, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Metode elektrokoagulasi karena kesederhanaannya telah banyak mendapatkan perhatian untuk digunakan dalam menghilangkan berbagai ion dan bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis elektroda dalam menurunkan kesadahan air sumur serta dapat menentukan nilai tegangan dan arus yang optimum dalam metode elektrokoagulasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beker glass 1 L diletakkan di atas magnetic stirrer dengan kecepatan pengadukan 450 rpm selama 30 menit. Variasi elektroda menggunakan Al-Al, Fe-Fe, dan Cu-Cu. Air sumur bor yang berada di asrama mahasiswa Bidikmisi Universitas Halu Oleo yang digunakan dalam penelitian ini dengan kosentrasi awal untuk CaCO3 adalah 312,36 mg/L dan kosentrasi Ca 96,88 mg/L. penurunan kosentrasi kesadahan yang terbaik dengan menggunakan elektroda Cu-Cu pada tegangan 12 V yakni  9,38 mg/L untuk Ca dan 109,44 mg/L CaCO3, disusul elektroda Fe-Fe dengan penurunan 18,75 mg/L Ca dan 124,49 CaCO3 kemudian elektroda Al-Al dengan penurunan 53,13 mg/L Ca dan 160,51 mg/L CaCO3.   Kata Kunci: Elektrokoagulasi, kesadahan air sumur, jenis elektroda