Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI LUBANG BUAYA 03 JAKARTA TIMUR Rahmatun Nissa; Siti Fatimah; Agus Sumarno; Novi Yanti
Afiat Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak
Publisher : Jurnal Afiat : Kesehatan dan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/afiat.v10i2.4320

Abstract

Diare merupakan penyakit yang dapat menyerang semua usia, tetapi diare pada bayi dan anak mempunyai risiko tinggi dalam menyebabkan kematian. Prevalensi diare di Indonesia menurut karakteristik berdasarkan Riskesdas 2018 tercatat sebanyak 18.225 (9%) anak dengan diare golongan umur < 1 tahun, 73.188 (11,5%) anak dengan diare golongan umur 1-4 tahun, 182.338 (6,2 %) anak dengan diare golongan umur 5-14 tahun, dan sebanyak 165.644 (6,7 %) anak dengan diare golongan umur 15-24 tahun. Metode penelitian menggunakan Quasi Eksperiment dengan pendekatan one group pretest posttest design. Sampel yang digunakan dengan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Hasil penelitian pada analisis univariat menggunakan persentase dan bivariat menggunakan paired sample test dengan level of significant (α) = 5%. Analisis univariat diperoleh bahwa tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun dalam kategori baik sebanyak 8 siswa (27%) dan kategori cukup sebanyak 22 siswa (73%), sedangkan tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa sesudah dilakukan pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terjadi peningkatan dalam kategori baik menjadi 29 siswa (97%) dan kategori cukup menurun menjadi 1 siswa (3%), analisis bivariat diperoleh nilai p value = 0.000 <α = 0.05. Nilai Thitung = 13.683> Ttabel=1.699. Kesimpulan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan cuci tangan pakai sabun terhadap tingkat pengetahuan pencegahan penyakit diare pada siswa Sekolah Dasar Negeri Lubang Buaya 03 Jakarta Timur. Saran untuk siswa meningkatkan pengetahuan pencegahan diare dengan menerapkan cuci tangan pakai sabun dalam kehidupan sehari – hari
Evaluasi Model Pembelajaran Gallery Walk untuk Meningkatkan Dimensi Gotong Royong pada P5 dalam Kurikulum Merdeka Sajida Salwa Sholikah; Yesica Ade Ariawan; Septiana Tri Nurcahyani; Agus Sumarno; Muhammad Sabandi
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan | E-ISSN : 3062-7788 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The gallery walk learning model is one of the strategic steps in building student behavior that is in line with the essence of Pancasila, especially in the implementation of the mutual cooperation dimension in P5. The purpose of this study is to evaluate the application of the gallery walk learning model in increasing the mutual cooperation dimension in students through the P5 program in the Independent Curriculum at SMA Negeri 1 Kartasura. This study applies a case study design, which is an empirical investigation design to investigate phenomena that actually exist. The results of the study show that the application of the gallery walk learning model can significantly raise students' awareness of the importance of mutual cooperation values. This can be seen from the increasing active involvement of students in group activities, both in sharing tasks, discussing, and providing feedback to other groups. Thus, this study is expected to be a reference for the development of relevant learning in the future to strengthen the values ​​of Pancasila, especially the values ​​of mutual cooperation.