Siregar, Ratih Naila
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Strategi Pembelajaran Think Pair Share Pada Pembelajaran PAI di SMPS IT Ikhwanul Muslimin Arlina, Arlina; Nazaruddin, Nazaruddin; Siregar, Ratih Naila; Aini, Yusnifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25076

Abstract

Implementasi strategi pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kolaboratif di dalam kelas. Penelitian ini mengkaji penerapan TPS dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data terkait interaksi dan persepsi siswa. Melalui penerapan TPS, siswa diberi kesempatan untuk berpikir secara mandiri, berdiskusi dengan pasangan,dan berbagi ide mereka di depan kelas, yang mendorong pembelajaran yang lebih mendalam dan partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPS secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi antar teman sejawat. Temuan ini menunjukkan bahwa TPS adalah strategi yang efektif untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, yang berdampak pada peningkatan prestasi akademik dan rasa percaya diri siswa.
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN MOBILITAS SOSIAL DI MASYARAKAT MULTIKULTURAL Fahira Lubis, Azra; Daffa, Mhd Faiz; Siregar, Ratih Naila; Nisa, Khairun
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk struktur sosial masyarakat, khususnya dalam meningkatkan mobilitas sosial di tengah realitas masyarakat multikultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan sebagai agen mobilitas sosial serta mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi proses mobilisasi sosial melalui pendidikan dalam konteks masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yaitu dengan menelaah berbagai sumber literatur berupa buku, artikel ilmiah dan dokumen relevan yang berkaitan dengan pendidikan, mobilitas sosial dan multikulturalisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam meningkatkan status sosial individu dan kelompok melalui pengembangan kompetensi, nilai dan keterampilan sosial. Dalam masyarakat multikultural, aktualisasi pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai toleransi, keadilan dan kesetaraan berkontribusi signifikan dalam menciptakan peluang mobilitas sosial yang lebih adil dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pendidikan yang responsif terhadap keragaman budaya menjadi kunci dalam mendorong mobilitas sosial dan memperkuat integrasi sosial di masyarakat multikultural.
Pertumbuhan dan Perkembangan Agama Pada Masa Kanak–Kanak Rifandi Lubis, Ahmad; Nasution, Khairy Fitra; Ardana, Rafli; Siregar, Ratih Naila; Siregar, Rohima Donna; Lubis, Ramadan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2383

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan keagamaan anak merupakan fondasi penting yang seharusnya berasal dari lingkungan keluarga. Namun, dinamika sosial modern menunjukkan pergeseran peran ke lembaga lain. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pertumbuhan keagamaan pada anak bernama Muhammad Imam Baihaky (6 tahun, kelas 1 SD) yang bertempat tinggal di Komplek Veteran Purnawirawan ABRI Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan subjek, serta dokumentasi kegiatan wawancaraa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan perkembangan keagamaan Muhammad Imam Baihaky secara signifikan lebih banyak dipengaruhi oleh kegiatan mengaji dan pembelajaran rutin di MDTA. Temuan ini mengindikasikan bahwa peran orang tua, dalam hal ini, kurang dominan dalam menanamkan nilai-nilai agama secara langsung dan intensif di lingkungan rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lembaga pendidikan agama informal seperti MDTA telah menjadi ruang utama bagi anak untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan, secara tidak langsung menggantikan peran tradisional keluarga. Hal ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara orang tua dan lembaga pendidikan, serta menjadi refleksi bagi orang tua di lingkungan serupa untuk lebih meningkatkan keterlibatan aktif dalam pendidikan agama anak.