Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh E-Modul Flipbook Web Berbasis Problem Based Learning Terhadap Pengetahuan Faktual, Konseptual dan Prosedural Pada Materi Daur Hidup Hewan di Kelas IV Sekolah Dasar Qumariah, Afifah; Widi Winarni, Endang; Juarsa, Osa
Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kapedas.v5i1.46561

Abstract

This study aimed to examine the impact of a Problem-Based Learning (PBL)–based Web Flipbook E-Module on fourth-grade students’ factual, conceptual, and procedural knowledge regarding the animal life cycle. Using a quasi-experimental nonequivalent control group design, quantitative data were collected through essay tests. The findings indicate that the integration of PBL supported by the e-module significantly enhanced all three types of knowledge. For factual knowledge, the experimental class achieved an average score of 93 compared to the control class’s 86, with Fcount 14.985 > Ftable 2.98 and an N-gain of 0.65 (medium), exceeding the control’s 0.46. Conceptual knowledge also improved, with the experimental class scoring 70 versus 46 in the control class, supported by Fcount 11.203 > Ftable 2.98 and an N-gain of 0.56 (medium), higher than the control’s 0.28 (low). Procedural knowledge showed similar gains, with scores of 69 in the experimental class and 40 in the control class, along with Fcount 6.374 > Ftable 2.98 and an N-gain of 0.43 (medium), compared to 0.13 (low) in the control class. Regression analysis revealed a strong correlation (r = 0.796) among the three knowledge dimensions, confirming their interconnected contribution to students’ overall understanding. Overall, the PBL-based Web Flipbook E-Module proved effective in comprehensively enhancing students’ knowledge.
Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kurikulum Merdeka Kelas IV Utama, Tara Dika; Qumariah, Afifah; Alwis, Joni; Oktiara, Yuvela; Pramawati, Titi Selvia; Sugianto, Nopiar; Badeni, Badeni
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 8 No. 1 (2025): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v8i1.13375

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi di mana peserta didik tidak dapat berhasil belajar karena mengalami ancaman, hambatan, atau gangguan lain dalam belajarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS dalam kurikulum merdeka, memperjelas penyebabnya, dan mengetahui upaya apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik dan guru dalam memecahkan masalah agar diperoleh hasil belajar yang optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan format deskriptif kualitatif melalui penelitian lapangan. Penelitian ini memperoleh data melalui observasi dan wawancara terhadap 10 peserta didik dan satu guru di Bengkulu Selatan. Kesulitan belajar peserta didik disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain karakteristik seperti gaya belajar, motivasi belajar, dan minat belajar. Peserta didik yang kesulitan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi cenderung tidak dapat berkonsentrasi pada proses pembelajaran di kelas karena kurangnya minat belajar. Upaya guru untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar pada peserta didik tersebut antara lain dengan melakukan diversifikasi pembelajaran terutama melalui permainan dan sesi tanya jawab, serta pemberian hadiah kepada peserta didik yang menjawab pertanyaan dengan baik. Hal ini terbukti dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar peserta didik. Kata Kunci: Kesulitan belajar, IPAS, Kurikulum Merdeka.