Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SD MUHAMMADIYAH 1 KARANGJATI Ariyanti, Risma; Hidayat, Muhamad Taufik
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.12965

Abstract

Latar belakang dari penulisan ini yaitu adanya perubahan penerapan kurikulum pada tingkat sekolah dasar dengan kurikulum merdeka. Yang mana guru harus memiliki kesiapan optimal dalam melaksanakan pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan menyimpulkan. Teknik penilaian untuk mengecek keabsahan data yaitu dengan triangulasi teknis dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Tingkat pemahaman komponen kurikulum merdeka adalah 50% ( 4 guru) “Sangat paham”, 12,5% ( 1 guru) “paham”, dan 37,5% (3 guru) “kurang paham”. Hasil ini menunjukkan bahwa kesiapan guru termasuk dalam kategori siap dalam pembelajaran Kurikulum 2013. (2) Pemahaman menggunakan platform Merdeka Mengajar adalah 25% (2 guru) “kurang paham” dan 75% (6 guru) “sangat paham”. 
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI SD MUHAMMADIYAH 1 KARANGJATI Ariyanti, Risma; Hidayat, Muhamad Taufik
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v7i1.12965

Abstract

Latar belakang dari penulisan ini yaitu adanya perubahan penerapan kurikulum pada tingkat sekolah dasar dengan kurikulum merdeka. Yang mana guru harus memiliki kesiapan optimal dalam melaksanakan pembelajaran dengan kurikulum merdeka. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapat kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan menyimpulkan. Teknik penilaian untuk mengecek keabsahan data yaitu dengan triangulasi teknis dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) Tingkat pemahaman komponen kurikulum merdeka adalah 50% ( 4 guru) “Sangat paham”, 12,5% ( 1 guru) “paham”, dan 37,5% (3 guru) “kurang paham”. Hasil ini menunjukkan bahwa kesiapan guru termasuk dalam kategori siap dalam pembelajaran Kurikulum 2013. (2) Pemahaman menggunakan platform Merdeka Mengajar adalah 25% (2 guru) “kurang paham” dan 75% (6 guru) “sangat paham”. 
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Larutan Penyangga Menggunakan E-Modul Berbasis Scientific Critical Thinking (SCT) di SMA Negeri 4 Banjarmasin Mahdian; Ariyanti, Risma; Bakti, Iriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 1 (2024): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i1.5799

Abstract

This research is Classroom Action Research (PTK) which aims to determine the increase in critical thinking skills and student learning outcomes after learning using an e-module based on Scientific Critical Thinking (SCT) on buffer solution material. The research model developed by Kemmis and Mc Taggart consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting in each cycle. The research subjects were 36 students of class XI MIPA 4 SMA Negeri 4 Banjarmasin. Data collection on critical thinking abilities and student learning outcomes was carried out using test instruments. The research results showed that the students' critical thinking skills test in cycle I was 47.18 in the moderately critical category. while in cycle II it increased to a score of 81.08 in the very critical category. In the knowledge learning outcomes test, in cycle I it was 55.56 in the poor category and in cycle II it increased by 91.11 in the good category. Student responses also showed the agree category, thus the e-module based on Scientific Critical Thinking (SCT) on buffer solution material is suitable for use in learning to improve critical thinking skills and student learning outcomes.
Pembelajaran daring Matematika materi bangun datar dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada siswa kelas IV SD Ariyanti, Risma; Ruqoyyah, Siti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.11546

Abstract

Pembelajaran daring merupakan salah satu alternatif dari pembelajaran jarak jauh yang jadi salah satu dari tantangan bagi guru agar tetap menjalankan pembelajaran saat sekolah pada masa covid-19. Penerapan pendekatan pembelajaran yang tepat berperan dalam hasil belajar dan keaktifan siswa dalam belajar terutama pelajaran Matematika. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari implementasi pembelajaran daring matematika materi bangun dengan menggunakan pendekatan kontekstual pada siswa kelas IV siswa sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dimana peneliti menerima keadaan siswa apa adanya kemudian diberikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Cijati tahun ajaran 2021-2022, sedangkan untuk sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 30 orang. Pada penelitian ini menggunakan intrumen soal tes matematika, lembar observasi, angket serta wawancara didukung dengan dokumentasi. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu pembelajaran daring dengan menggunakan pendekatan kontekstual memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembelajaran daring matematika materi bangun datar, hal ini dikarenakan siswa lebih tertarik dan terstimulus untuk menuangkan ide-ide yang siswa pikirkan, hal ini juga terlihat dari respon siswa saat belajar dimana siswa ikut aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran berjalan menjadi lebih bermakna, pada hasil angket dan lembar observasi juga menunjukan tingkat antusias siswa yang baik terhadap pembelajaran dimana siswa merasa senang dan terasa mudah saat melakukan pembelajaran daring matematika materi bangun datar.