Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Anak Panti Asuhan Melalui Kegiatan Komunikatif dan Menyenangkan: Program Pengabdian di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep Faqih, Achmad; Utami, Yuni Putri; Fane, Awati; Hakim, Lukman; Linia, Marisa; Ilahi, Lailiy Kurnia; wahyudi, wahyudi; Izzudidin, Izzuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1893

Abstract

This community service activity aims to measure the impact of fun activities in English language learning on improving the speaking skills of children at Muhammadiyah Orphanage in Sumenep. The implemented activities included role-plays, language games, storytelling, and singing English songs. The study used a descriptive qualitative method with a naturalistic approach, supported by speaking assessments and learning experience questionnaires as primary instruments. The results showed a significant improvement across four speaking skill aspects: fluency, pronunciation, vocabulary use, and message delivery. The average speaking score increased from 3.05 to 4.33, indicating the effectiveness of the approach in a non-formal educational setting. In addition, the questionnaire results revealed that children felt more confident, motivated, and enjoyed the English learning process. These findings support the Communicative Language Teaching approach and Krashen’s Affective Filter Hypothesis, both of which emphasize the importance of meaningful, low-pressure learning environments. Overall, this study recommends implementing fun-based learning methods as an effective strategy to enhance children’s speaking abilities, particularly in educationally limited settings such as orphanages.ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengukur dampak kegiatan menyenangkan dalam pembelajaran bahasa Inggris terhadap peningkatan kemampuan berbicara anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Kegiatan yang diterapkan meliputi role-play, permainan bahasa, storytelling, dan menyanyi lagu berbahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan naturalistik, serta melibatkan speaking assessment dan angket pengalaman belajar sebagai instrumen utama. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada empat aspek kemampuan berbicara: kelancaran, pengucapan, kosakata, dan penyampaian pesan. Rata-rata skor speaking meningkat dari 3.05 menjadi 4.33, menunjukkan efektivitas pendekatan ini dalam konteks nonformal. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa anak-anak merasa lebih percaya diri, termotivasi, dan menikmati proses belajar bahasa Inggris. Temuan ini mendukung teori Communicative Language Teaching dan Affective Filter Hypothesis, yang menekankan pentingnya pembelajaran yang bermakna dan bebas tekanan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini merekomendasikan penerapan metode pembelajaran berbasis kegiatan menyenangkan sebagai pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki keterbatasan akses pendidikan formal.
Harnessing The Power of English Songs in ELT Classrooms: A Review of Pedagogical Impacts Across Educational Levels Marisa Linia; Yuni Putri Utami; Awati Fane; Achmad Faqih; Moh. Taufik
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The integration of songs into English Language Teaching (ELT) has gained increasing attention as an engaging and effective instructional approach. This literature review explores the role of English songs as instructional media in enhancing students’ language skills across various educational levels. Drawing on studies published between 2011 and 2021 from databases such as Google Scholar and Publish or Perish, the review focuses on how songs contribute to the development of listening, speaking, vocabulary, pronunciation, and learner motivation. The analysis is organized according to three educational contexts: junior high school, senior high school, and higher education. Findings suggest that the use of English songs can foster a positive learning atmosphere, reduce learners’ anxiety, and improve engagement and skill acquisition. The review highlights the pedagogical value of songs in ELT and provides practical insights for educators seeking to implement song-based strategies in their classrooms
Efektivitas Program GLLSO dalam Meningkatkan Empat Keterampilan Berbahasa Inggris di English Club Annuqayah Lubangsa Putri Yuliana, Fitri; Utami, Yuni Putri; Linia, Marisa; Hayati, Faizatul; Fane, Awati
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2361

Abstract

English language skills are important in both academic and non-academic contexts, and one way to improve them is through training programs. This study aims to describe the results and impact of GLLSO training, a competitive competition at the Annuqayah Lubangsa Putri English Club, on the development of participants' English language skills. The study used a qualitative case study design with observational data, interviews, and documents, involving eight participants. Analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, which included data condensation, data presentation, and drawing and verifying conclusions. The results showed that GLLSO improved participants' English skills, especially speaking skills, which experienced the most significant development. Improvements also occurred in listening, reading, and writing skills, accompanied by increased learning motivation. Academically, this study enriches the literature on community-based learning outside the classroom in the context of Islamic boarding schools. Practically, these findings can serve as a reference for educational institutions in designing effective and sustainable language training programs.ABSTRAKKemampuan bahasa Inggris penting dalam konteks akademik maupun non-akademik, dan salah satu upaya peningkatannya dapat dilakukan melalui program pelatihan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil dan dampak pelatihan GLLSO, sebuah lomba kompetitif di English Club Annuqayah Lubangsa Putri, terhadap pengembangan kemampuan berbahasa Inggris peserta. Penelitian menggunakan desain kualitatif studi kasus dengan data observasi, wawancara, dan dokumen, melibatkan delapan partisipan. Analisis dilakukan melalui model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GLLSO meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta, terutama keterampilan berbicara yang mengalami perkembangan paling signifikan. Peningkatan juga terjadi pada keterampilan mendengarkan, membaca, dan menulis, disertai kenaikan motivasi belajar. Secara akademik, penelitian ini memperkaya literatur tentang pembelajaran berbasis komunitas di luar kelas dalam konteks pesantren. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dalam merancang program pelatihan bahasa yang efektif dan berkelanjutan.