Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Strategi Penerjemahan Lirik Lagu "Someone Like You" oleh Adele Salsabila, Nadila; Mustofa, Ihyak
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2024): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v4i3.1143

Abstract

This study aims to analyze the translation strategy of Adele's song lyrics “Someone Like You” by using Peter Newmark's translation theory. In this theory, there are eight translation strategies, but this study focuses on three main strategies, namely semantic, faithful, and communicative translation. Five song lyric data were selected to be analyzed based on the application of these three strategies. Semantic translation emphasizes faithfulness to the original meaning of the source text, faithful translation emphasizes more on maintaining the structure and style of the original language, while communicative translation focuses on adaptation so that the message can be understood by the target audience. The research approach is descriptive qualitative, by analyzing the lyric data translated through the three strategies. The result of the research shows that faithful translation is a strategy that is often used in translating the lyrics of the song “Someone Like You”. This can be seen in the attempt to maintain the structure, style, and emotional nuances of the original lyrics. However, semantic and semantic and communicative strategies are also used in certain parts to ensure the meaning of the lyrics is maintained and relevant to Indonesian-speaking listeners. This research contributes to understanding of the application of Newmark's theory in the translation of song lyrics and provides insights into how faithfulness to the source text can be prioritized in the translation of musical literature. musical literature.
Digital Marketing: Strategi Jitu Bagi Wirausahawan Pemula di Indonesia Triyani, Bela; Salim, Diaz Sya’bania; Yudia, Eka; Salsabila, Nadila; Amini, Raisa Kayla; Irawansyah, Ridwan
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/es84he73

Abstract

Cakupan minimal yang termuat dalam abstraksi adalah: permasalahan, tujuan Pemasaran digital sangat penting untuk pertumbuhan wirausahawan pemula dan UMKM di Indonesia. Studi ini menunjukkan bahwa digital marketing sangat efektif dan layak untuk usaha kecil karena biayanya rendah dan efisien, terutama melalui platform seperti Instagram dan WhatsApp. Penerapannya meningkatkan visibilitas, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong peningkatan omzet. Pelaku usaha merespons positif, menunjukkan kesiapan dalam mengadopsi teknologi dan menjangkau konsumen. Partisipasi dalam komunitas digital dan pelatihan berkelanjutan juga penting. Namun, keberhasilan digital marketing bergantung pada pemahaman pelaku usaha tentang pasar dan perilaku konsumen. Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan berkelanjutan krusial untuk implementasi strategi yang optimal dan berkelanjutan, memungkinkan UMKM bersaing di pasar nasional dan global.
Analisis Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Salsabila, Nadila; Rismansyah, Rismansyah; Mursalin, Mursalin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel dalam penelitian dipilih menggunakan teknik sampling jenuh diperoleh 5 perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2021. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis laporan keuangan mengunakan rasio keuangan yang diantaranya Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), Debt to Aset Ratio (DAR), dan Debt to Equity Ratio (DER). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja keuangan diukur dari rasio likuiditas PT Gudang Garam Tbk, PT H.M Sampoerna Tbk, dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk menjadi perusahaan dengan kinerja keuangan yang paling baik, sedangkan PT Indonesia Tabbaco Tbk, dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk menjadi perusahaan yang harus memperbaikin kinerja keuangan agar lebih baik. Jika diukur dari rasio solvabilitas memperlihatkan PT Indonesia Tabbaco Tbk dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk mempunyai tingkat solvabilitas yang baik pada periode 2018-2021.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU SELF DIAGNOSIS KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLEGENCE (AI) PADA GENERASI Z Rahim, Fitri Kurnia; Amalia, Icca Stella; Farida, Bunga; Lidiyah, Lidiyah; Salsabila, Nadila
Jurnal Psikotes Vol. 3 No. 1 (2026): Psikotes: Jurnal Ilmu Psikologi, Komunikasi dan Kesehatan
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/ps.v3i1.621

Abstract

Background: Artificial Intelligence (AI) has increasingly been used by adolescents as a source of health information, including for reproductive health self-diagnosis. Although AI offers rapid and accessible information, its use without adequate health literacy may lead to misinterpretation, anxiety, and inappropriate health decisions. Therefore, it is essential to examine the relationship between adolescents’ knowledge and attitudes and their self-diagnosis behavior using AI. Method: This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total of 81 tenth-grade students at SMAN 9 Kota Cirebon were selected using cluster sampling. Data were collected through a structured questionnaire measuring knowledge, attitudes, and AI-based self-diagnosis behavior. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the Chi-Square test with a significance level of 0.05. Results: Most respondents had used AI as a health information source (96.3%). The majority demonstrated a moderate level of knowledge (81.5%), positive attitudes toward AI use (98.8%), and moderate self-diagnosis behavior (53.1%). Statistical analysis revealed a significant association between knowledge and AI-based self-diagnosis behavior (p = 0.000), while attitudes showed no significant association (p = 0.639). Conclusion: Knowledge significantly influences adolescents’ self-diagnosis behavior using AI, whereas attitudes do not show a significant relationship. Strengthening health and digital literacy is crucial to ensure that AI use supports, rather than replaces, professional medical consultation.