Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PT. PRIMA CAHAYA UTAMA TAHUN 2024 Andana Syah, Seruni; Marniati; Siahaan, Perry Boy Chandra; Musnadi Is, Jun; Duana, Maiza
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31659

Abstract

Kelelahan saat bekerja sering kali menjadi masalah kesehatan yang dihadapi oleh para pekerja akibat beban kerja yang mereka tanggung. Permasalahannya adalah kelelahan memiliki potensi meningkatkan risiko cedera serta berefek negatif terhadap produktivitas dan motivasi dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hal hal yang  yang memberi pengaruhi kelelahan kerja di PT. Prima Cahaya Utama. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross-sectional, yang digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel independen (usia, lama kerja, masa kerja, beban kerja, dan status gizi) dan variabel dependen (kelelahan kerja). Sampel diambil secara total sampling, melibatkan 55 pekerja di PT. Prima Cahaya Utama. Analisis data mencakup analisis univariat, bivariat, dan multivariat, menggunakan uji chi-square serta regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p-value 0,442), masa kerja (p-value 0,080), dan lama kerja (p-value 0,157) tidak berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Namun, beban kerja (p-value 0,000) dan status gizi (p-value 0,013) menunjukkan hubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Analisis multivariat mengungkapkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh yang lebih besar secara parsial terhadap kelelahan kerja dibandingkan dengan status gizi, dengan nilai exp (B)/OR sebesar 118.800 untuk beban kerja.Berdasarkan temuan ini, tidak ada hubungan antara usia, masa kerja, atau lama kerja dengan kelelahan kerja, sementara beban kerja dan status gizi terbukti mempengaruhi kelelahan kerja. Diharapkan perusahaan memperhatikan pembagian tugas untuk mencegah beban kerja yang berlebihan, yang dapat mengurangi risiko kelelahan kerja bagi para pekerja.  
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PENERAPAN PROGRAM KESEHATAN KARYAWAN DI MINE OFFICE PT MIFA BERSAUDARA Wahyu, Rahmatun; Anwar, Sufyan; Saputra, Firman Firdauz; Fahlevi, M .Iqbal; Musnadi Is, Jun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31718

Abstract

Perubahan dalam industri pertambangan bisa memicu berbagai masalah, terutama masalah kesehatan. Data dari BPJS Kesehatan tahun 2020 menunjukkan bahwa ada 50.085 kasus kecelakaan kerja di kalangan penambang di Indonesia, dengan 70-90% kecelakaan pada pertambangan batubara diakibatkan oleh perilaku tidak aman. Pengetahuan sangat berperan dalam menentukan sikap pekerja; pekerja yang memiliki pengetahuan yang baik akan cenderung berpikir dan berusaha menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. Sikap ini dikenal sebagai sikap yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Pengetahuan dan Penerapan Program Kesehatan Karyawan di Mine Office PT Mifa Bersaudara. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari 91 pekerja. Pengambilan sampel dilakukan dengan seluruh anggota populasi dijadikan subjek penelitian (total sampling). Penelitian berlangsung pada 5-15 Desember 2023, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,7% pekerja tambang batubara memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan kerja, dan 67% pekerja aktif mengikuti program kesehatan di Mine Office PT Mifa Bersaudara. Perusahaan diharapkan memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja tambang kepada pekerja yang memiliki pengetahuan rendah dan sikap negatif terhadap kesehatan kerja.
HUBUNGAN ANTARA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PABRIK PENGOLAHAN KARET PTPN 3 PERKEBUNAN BANDAR BETSY SUMATERA UTARA TAHUN 2023 Dewita, Erni; Yarmaliza; Siahaan, Perry Boy Chandra; Kusumawardani, Eva Flourentina; Musnadi Is, Jun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31897

Abstract

Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mencakup berbagai faktor, salah satunya adalah produktivitas kerja yang memiliki tujuan guna memastikan bahwa para pekerja tetap aman dan sehat, sehingga mereka terhindar dari kecelakaan dan penyakit yang diakibatkan oleh pekerjaan, dimana akhirnya akan menambah semangat kerja dan produktivitas. Studi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meneliti hubungan antara keselamatan dan kesehatan kerja dengan tingkat produktivitas pekerja di unit pengolahan karet PTPN 3 Perkebunan Bandar Betsy. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 13 Desember 2023. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 73 orang, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 73 responden. Variabel Independent adalah variabel x (keselamatan kerja dan kesehatan kerja), sementara Variabel Dependent yaitu variabel y (produktivitas kerja). Hasil analisis statistik menunjukkan adanya keterkaitan antara keselamatan kerja dengan produktivitas karyawan berdasarkan skor yang diperoleh (P value = 0,025). Selanjutnya, hasil pengujian statistik mengungkapkan bahwasanya terdapat korelasi antara kesehatan kerja dengan produktivitas kerja para pekerja dengan skor (P value = 0,024). Keselamatan Kerja merupakan faktor dominan terhadap produktivitas kerja dengan OR 2,868 memiliki makna bahwa Keselamatan Kerja memiliki dampak 2 kali lipat terhadap Produktivitas Kerja karyawan pada PTPN 3 Perkebunan Bandar Betsy, Sumatera Utara.
Overview Of Knowledge And Near Miss Reporting By Employees At The Mine Office Pt Mifa Bersaudara Nurafiza, Nurafiza; Anwar, Sufyan; Paradhiba, Meutia; Musnadi Is, Jun; Firdauz Saputra, Firman
Teewan Journal Solutions Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/g341xy36

Abstract

When accidents and possible workplace hazards are reported, it helps to determine what went wrong and can be used as a basis for future safety measures. Instilling the need to report Near miss in employees is driven by this. Knowing how well the Mine Office of PT Mifa Bersaudara knows about Near miss and how often they are reported is the main objective of this study. The research strategy of this study is descriptive and quantitative. The research was conducted in December 2023 at the Mine Office of PT Mifa Bersaudara. The total population was 91, and 48 individuals were randomly selected using the slovin formula. The variables of this study are knowledge, near miss reporting and constraints in near miss reporting. The results showed that the majority of workers had good knowledge, namely 43 people (89.6%) with the majority of workers not reporting near miss events, namely 39 people (81.3%), and workers had obstacles in reporting near miss events, namely 34 people (70.8%). The conclusion of this study is that the near miss reporting system is still not optimal despite the fact that organizations use near miss reports for continuous improvement, near miss reporting procedures are very easy, easy to understand, and use basic and straightforward forms. In accordance with the criteria set by the Production Department of PT Mifa Bersaudara, the business should investigate the reasons for unmet near miss reporting components.