Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

LEARNING OBSTACLE PADA MATERI PERKALIAN BILANGAN DESIMAL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI PURWA AGUNG Juwanto, Juwanto; Fahriza Fuadiah, Nyiayu; Fitri Puspa Sari, Eka
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 8 No 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v8i2.3357

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hambatan belajar siswa kelas IV SD Negeri Purwa Agung pada materi perkalian bilangan desimal, yang meliputi ontogenic obstacle, epistemological obstacle, dan didactical obstacle. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif Didactical Design Research (DDR) untuk mengidentifikasi hambatan tersebut. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Purwa Agung. Hambatan belajar diidentifikasi melalui analisis tes diagnostik, RPP, bahan ajar, serta wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis hambatan: ontogenic obstacle, di mana siswa kurang terlibat dan menganggap matematika sulit; epistemological obstacle, yang mencakup kesalahan dalam menulis kalimat matematika, menentukan hasil perkalian, strategi, titik desimal, serta menyelesaikan soal cerita; dan didactical obstacle, berupa pemilihan media ajar dan sumber belajar yang kurang tepat. Kesimpulannya, hambatan belajar siswa dipengaruhi oleh ketiga faktor yaitu ontogenic obstacle, epistemological obstacle, dan didactical obstacle.
Penerapan Model Active Knowledge Sharing dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII di SMPN 18 Palembang Fitri Puspa Sari, Eka
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2016): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v5i3.423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SMP N 18 Palembang kelas VII1 yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk mengetahui keaktifan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Berdasarkan analisis data observasi diperoleh nilai rata-rata 13,0 dikategorikan tinggi dalam rentang 4-16. Selanjutnya pengumpulan data menggunakan LKS, PR dan tes akhir dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Dari hasil belajar yang telah dianalisis diperoleh rata-rata hasil belajar siswa 75,4.
Pengaruh Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Mahasiswa melalui Metode Pembelajaran Learning Starts with a Question Fitri Puspa Sari, Eka
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2017): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v6i1.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika mahasiswa setelah diterapkannya metode pembelajaran Learning Starts with a Question. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 5 pendidikan matematika Universitas PGRI Palembang tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 40 orang. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen (Posttes-only control design). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Hasil penelitian yang didapat bahwa ada pengaruh metode pembelajaran Learning Starts with a Question terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika mahasiswa.
Pelatihan Perancangan Pembelajaran Inovatif Abad 21 Guru SMA Negeri 16 Palembang Marhamah, Marhamah; Kesumawati, Nila; Rohana, Rohana; Lusiana, Lusiana; Fitri Puspa Sari, Eka; Meilani, Dina; Emiliandri, Fransiska
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2829

Abstract

Perancangan pembelajaran inovatif melibatkan integrasi teknologi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis, dengan fokus pada pendekatan, model, dan metode pembelajaran yang mendukung kolaborasi antara peserta didik dan guru. Meskipun konsep ini menawarkan banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan dan permasalahan dalam implementasinya di Indonesia. Permasalahan tersebut antara lain adalah keterbatasan guru dalam kemampuan dan akses terhadap teknologi, dan kurangnya pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kegiatan Pengabdiak kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan rancangan pembelajaran inovatif di abad 21 di SMA Negeri 16 Palembang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pelatihan secara tatap muka, dengan fokus pada peningkatan efektivitas pembelajaran, kreativitas guru, penggunaan sumber daya, dan kemampuan pembelajaran. Hasil dari pelaksanaan PkM menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepuasan guru terhadap perancangan pembelajaran inovatif, meskipun masih dihadapkan pada berbagai tantangan seperti keterbatasan sarana dan prasarana, serta rendahnya kemampuan penggunaan teknologi informasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan perancangan pembelajaran inovatif mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang efektif dan menarik di abad 21, dengan rekomendasi untuk pelatihan lanjutan yang lebih bervariatif dalam teknologi pembelajaran.
DESAIN DIDAKTIS PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN 1-20 UNTUK KELAS 1 SEKOLAH DASAR Istihara, Meilani; Fahriza Fuadiah, Nyiayu; Fitri Puspa Sari, Eka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Completed
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.59691

Abstract

This research was motivated by the presence of learning obstacles among first-grade elementary school students in addition and subtraction operations for numbers 1–20, such as misunderstandings of operational meanings, difficulties with counting-on strategies, procedural hurdles, and challenges in translating word problems. This study aims to identify these learning obstacles, as well as to design and implement a hypothetical didactical design based on the Hypothetical Learning Trajectory (HLT) to minimize these obstacles. The research method employed is Didactical Design Research (DDR), which comprises three main phases: prospective analysis, metapedadidactic analysis, and retrospective analysis. The subjects of this study were 22 first-grade students at SD Negeri 17 Lahat. Data collection techniques included diagnostic tests, prerequisite ability tests, teacher and student interview guides, and analysis of textbooks as well as learning instruments. The results of the prerequisite test analysis revealed that the most dominant obstacles occurred in the concept of subtraction/remainder (31.8%), solving word problems (40.9%), and the concept of addition combination (22.7%). Based on these obstacles, the researcher designed a didactical framework utilizing concrete media such as fruit-themed ice cream sticks, visual images, and number lines to bridge the transition of students' thinking from the concrete to the abstract phase. The final post-implementation identification test results showed a significant reduction in the quantity of students' learning obstacles (with only 1 to 2 students remaining affected). Consequently, the developed didactical design proven to be effective and feasible for use as an alternative learning approach to minimize learning obstacles in addition and subtraction operations of numbers 1–20 for first-grade elementary school students.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA RUMAH ADAT LIMAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PENGUKURAN SUDUT KELAS V SD Agustina, Meri; Fahriza Fuadiah, Nyiayu; Fitri Puspa Sari, Eka
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60258

Abstract

This study was motivated by students' low level of conceptual understanding in mathematics, particularly regarding the topic of angle measurement, which tends to be abstract for elementary school students. The study aimed to enhance the mathematical conceptual understanding of fifth-grade elementary students by implementing ethnomathematics in the classroom, utilizing local wisdom values ​​derived from the Limas traditional house of Palembang. An experimental method employing a One-Group Pretest-Posttest design was used. The research subjects were fifth-grade students at SD Negeri 55 Palembang. Data collection involved a validated test designed to measure conceptual understanding of angle measurement. Data analysis was conducted using descriptive statistics, the Paired Samples T-Test, and the N-Gain Score test. The results demonstrated a significant improvement in conceptual understanding, evidenced by an increase in the mean score from 58.31 (pretest) to 83.08 (posttest). The Paired Samples T-Test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating that the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The mean N-Gain index was 0.63 (moderate category), and the learning effectiveness was reflected in an N-Gain percentage of 62.61%, placing it in the "sufficiently effective" category. Based on these findings, it can be concluded that fifth-grade students' conceptual understanding of angle measurement improved significantly through the implementation of mathematics instruction based on the local culture of the Limas traditional house.