Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGGUNAAN RAGAM BAHASA GAUL PADA REMAJA MAKASSAR DI MEDIA SOSIAL LIVE TIKTOK: THE USE OF VARIETY OF SLANK BY MAKASSAR TEENS ON LIVE SOCIAL MEDIA TIKTOK Apyunita, Devi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2025): OKTOBER-NOVEMBER TAHUN 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i1.4338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ungkapan bahasa gaul yang digunakan oleh remaja Makassar di media sosial TikTok sebagai bentuk kreativitas linguistik dalam komunikasi digital. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan ragam bahasa gaul di kalangan remaja yang menunjukkan adanya dinamika kebahasaan dalam ruang media sosial. Penelitian ini secara khusus menelaah bentuk, fungsi, dan makna sosial yang terkandung dalam penggunaan ungkapan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis wacana, sementara data diperoleh dari video, kolom komentar, dan interaksi pengguna live TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul mengindikasikan adanya proses pemendekan kata, pembentukan identitas kelompok, serta ekspresi emosional yang khas dalam komunitas remaja. Ungkapan tersebut juga berfungsi sebagai strategi komunikasi untuk menandai kedekatan sosial, merespons pengalaman percintaan, dan memperkuat solidaritas antarpengguna. Selain itu, temuan ini mengungkap adanya pergeseran gaya berbahasa dari bentuk formal menuju bentuk yang lebih ekspresif dan personal, sesuai dengan karakteristik komunikasi digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian sosiolinguistik, terutama terkait dinamika bahasa gaul di kalangan remaja pengguna media sosial.
ANALISIS MULTIMODALITAS TERHADAP IKLAN LAYANAN MASYARAKAT DI INSTAGRAM: STOP JUDI ONLINE SEBELUM MENYESAL: MULTIMODALITY ANALYSIS OF PUBLIC SERVICE ADVERTISING ON INSTAGRAM: STOP ONLINE GAMBLING BEFORE YOU REGRET IT Apyunita, Devi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 1 (2025): OKTOBER-NOVEMBER TAHUN 2025
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i1.4363

Abstract

Penelitian ini mengkaji multimodalitas dalam iklan layanan masyarakat di Instagram dengan menelaah interaksi unsur linguistik, visual, spasial, dan semiotik dalam membangun pesan persuasif. Dengan desain deskriptif kualitatif dan pendekatan semiotika multimodal, penelitian difokuskan pada iklan “STOP Judi Online Sebelum Menyesal.” Data diperoleh melalui dokumentasi dan tangkapan layar, kemudian dianalisis menggunakan kerangka multimodal Kress & van Leeuwen, Anstey & Bull, serta Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modalitas linguistik, visual, gestural, dan spasial bekerja secara terintegrasi membangun narasi tentang dampak psikologis dan konsekuensi hukum dari judi online. Framing visual, komposisi spasial, serta representasi simbolik memperkuat efek persuasif iklan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian multimodalitas dalam komunikasi publik digital dan rekomendasi praktis dalam perancangan kampanye sosial.
PRAKTIK BERBAHASA NETIZEN DALAM KOMENTAR INSTAGRAM PADA KASUS PENYALAHGUNAAN NARKOBA OLEH AMAR ZONI: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Apyunita, Devi
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik kebahasaan netizen dalam komentar Instagram terkait kasus penyalahgunaan narkoba oleh aktor Amar Zoni. Sumber data berupa komentar yang dipilih secara purposif dari akun berita hiburan pada periode Maret–April 2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi digital dan dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Tahapan analisis meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen ditandai oleh ragam informal, slang, campur kode, humor, serta ekspresi evaluatif yang mencerminkan wacana moral, stigma sosial, dan empati berbasis kesehatan mental. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi arena publik tempat moralitas, identitas, dan persepsi mengenai penyalahgunaan narkoba dinegosiasikan melalui bahasa. Penelitian menegaskan peran praktik berbahasa dalam membentuk opini publik di ruang digital.