Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Prinsip Islami Dalam Kegiatan Wirausaha Cappucino Cincau Cinta Rahmi; Suharbillah, Muhamad; Najla Jihan Kamila; Ni’mah Fajriatul Nabila; Fikri Lil Hawadits
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 6 (2024): JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (JIEM)
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v2i6.1433

Abstract

Abstract. Entrepreneurship is the equivalent word for entrepreneurship in English, unternehmer in German, ondernemer in Dutch. Meanwhile in Indonesia it is given the name entrepreneurship. Entrepreneur which means adventure, risk taker, contractor, entrepreneur (person who undertakes a particular job), and creator who sells his creations. The aim is to find out how sellers start the business, to find out the challenges and strategies applied while running, developing and maintaining the business, and to find out how sellers apply the principles of honesty, fairness and trust towards consumers to avoid or harm other people in the business they run. In this journal, researchers used qualitative methods as steps and media for data collection and researchers chose interview instruments. Researchers conducted interviews with Choirunnisa online via WhatsApp chat. Based on the answer given by Choirunnisa, namely regarding how to start a business, the respondent answered that he started the business by starting a new business independently. He uses a sales strategy on periodic menu variations. In this way, respondents routinely continue to create innovative menus or new flavors while depending on the opportunity and period. And while running his business he always prioritizes these three principles. Especially regarding honesty, where respondents always prioritize the quality of the materials used to sell their products. In essence, researchers have succeeded in analyzing and identifying the Islamic characteristics applied by an entrepreneur. Even though the approach taken through interview questions does not directly address Islamic aspects, researchers can understand that most of the answers from respondents are in accordance with previous theories, namely the ethics and trading principles of the Prophet Muhammad SAW and the meaning of the QS. As-Saff verses 10-11 Keywords: Economy, Islamic Principles, Businessman Abstrak. Kewirausahaan adalah padanan kata dari entrepreneurship dalam bahasa inggris, unternehmer dalam bahasa jerman, ondernemer dalam bahasa belanda. Adapun di Indonesia diberi nama kewirausahaan. Entreprende yang berarti petualangan, pengambil resiko, kontraktor, pengusaha (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu), dan pencipta yang menjual hasil penciptaannya. Tujuannya untuk mengetahui cara penjual memulai usaha tersebut, untuk mengetahui tantangan serta strategi yang diterapkan selama menjalankan, mengembangkan dan mempertahankan usaha, dan untuk mengetahui cara penjual dalam menerapkan prinsip kejujuran, keadilan serta kepercayaan terhadap konsumen untuk menghindari atau merugikan orang lain dalam usaha yang dijalankan. Dalam jurnal ini peneliti menggunakan metode kualitatif sebagai langkah dan media pengumpulan data dan peneliti memilih instrumen wawancara. Peneliti melakukan wawancara kepada Choirunnisa secara online melalui via chat WhatsApp. Berdasarkan jawaban yang diberikan oleh saudari Choirunnisa, yaitu mengenai caranya dalam memulai usaha, responden menjawab bahwa ia memulai usaha tersebut dengan memulai usaha baru secara mandiri. Ia menggunakan strategi penjualan pada variasi menu yang berkala. Dengan cara tersebut, responden secara rutin terus membuat inovasi menu atau rasa baru secara sementara bergantung pada peluang dan periodenya. Dan selama menjalankan usaha ia selalu mengedepankan ketiga prinsip tersebut. Terutama soal kejujuran, di mana responden selalu mengutamakan kualitas bahan yang digunakan untuk menjual produknya. Pada intinya, peneliti telah berhasil melakukan analisis dan identifikasi mengenai sifat Islami yang diterapkan oleh salah seorang wirausahawan. Meskipun pendekatan yang dilakukan melalui pertanyaan wawancara tidak secara langsung mengarah pada aspek Islami, peneliti dapat memahami bahwa semua jawaban dari responden sebagian besarnya telah sesuai dengan teori sebelumnya, yakni etika dan prinsip berdagang Nabi Muhammad SAW serta makna dari QS. As-Saff ayat 10-11. Kata kunci: Ekonomi, Prinsip Islami, Wirausaha.
PEMANFAATAN SEKAM PADI MENJADI PRODUK ARANG BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DI DESA KARANGANYAR Suharbillah, Muhamad; Rahmawati, Isna
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v6i1.5926

Abstract

Program pembuatan arang briket berbasis limbah organik dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dusun Bledo. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengidentifikasi bahan baku paling efektif dan efisien dalam menghasilkan arang briket, serta merancang strategi pengemasan produk agar memiliki nilai jual. Tiga jenis limbah organik kering diuji coba, yaitu daun kering, bonggol jagung, dan sekam padi. Hasil menunjukkan bahwa daun kering memiliki kualitas arang yang kurang baik karena kandungan lignin rendah sehingga lebih tepat dijadikan bahan penyala api. Bonggol jagung meskipun bertekstur padat, sulit diolah karena membutuhkan proses penggilingan dengan mesin khusus berbiaya tinggi sehingga tidak sesuai dengan kapasitas KWT. Sementara itu, sekam padi terbukti menjadi bahan baku paling ideal karena ketersediaannya melimpah, mudah diolah menjadi tepung arang tanpa peralatan kompleks, serta lebih ekonomis. Tahap pengemasan menggunakan plastik ziplock dipilih karena tahan udara, awet, murah, dan mendukung branding melalui desain sederhana. Dengan demikian, pemanfaatan sekam padi tidak hanya mampu mengurangi limbah pertanian yang berpotensi mencemari lingkungan, tetapi juga membuka peluang usaha rumah tangga yang berdaya saing dan meningkatkan kemandirian ekonomi kelompok masyarakat pedesaan. Kata Kunci: arang briket, sekam padi, limbah organik, pemberdayaan masyarakat
Peran dan Strategi Pekerja Sosial Masyarakat Wilayah DKI Jakarta dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Suharbillah, Muhamad; Sari, Azzahra Elvina; Hudhriah, Syarifah; Prabandari, Ririn Dwi; Anwar, Khairul; Nilamsari, Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1684

Abstract

Social empowerment in urban areas such as Jakarta requires local actors who can directly reach communities, especially vulnerable groups. Community Social Workers (PSM) act as strategic partners who connect government programs with real community needs. This Practicum 1 community service activity aimed to strengthen the capacity of PSM through field practice involving students at Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, particularly in the Social Empowerment Division (Dayasos). The main partners were PSM located in Central Jakarta and South Jakarta. The methods used included community education, training, mentoring, mediation, and direct observation of two main programs: Elderly Meal Support (Pokmas) and Joint Business Groups (KUBE). The results show that systematic empowerment improves PSM’s ability to identify community needs, deliver social services, and strengthen motivation and collaboration. It also increases community participation and faster responses to social issues, helping build sustainable social resilience.