Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Fakumi Medical Journal

Karakteristik Pasien PPOK di RS Ibnu Sina Makassar Periode 2018-2020 Reza Farelim Wardana; Prema Hapsari Hidayati; Andi Kartini Eka Yanti; Edward Pandu Wiriansya; Dwi Anggita
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i12.359

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit yang bersifat progresif yang meliputi kondisi bronchitis kronis, emfisema dan penyakit saluran nafas kecil yang secara patogis berbeda namun dapat timbul bersamaan. Untuk mengetahui karakteristik pasien PPOK di RS Ibnu Sina Makassar periode 2018-2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif untuk memperoleh karakteristik pasien PPOK di RS Ibnu Sina Makassar periode 2018-2020. Data distribusi berupa, pasien PPOK paling banyak berjenis kelamin laki-laki; usia >65 tahun; pekerjaan buruh; & memiliki riwayat merokok. Hasil CXR terbanyak adalah bronchitis, bronchopneumonia & tuberculosis paru. Hasil pemeriksaan darah rutin, rata-rata sampel memiliki nilai normal pada seluruh variable, kecuali lymphocyte yang menunjukkan rata-rata sampel memiliki kadar lymphocyte rendah. Terapi paling sering diberikan adalah terapi bronkodilator kombinasi SABA+SAMA & terapi O2. Distribusi komorbid terbanyak; asthma & hipertensi. Hasil spirometry; sebanyak 6 sampel termasuk GOLD 4, GOLD 3 6 sampel & 1 GOLD 1. Uji statistik, didapatkan perbedaan yang signifikan pada nilai lymphocyte & ALC antara pasien PPOK GOLD 3 dan GOLD 4.
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) Terhadap Penyembuhan Influenza dan Batuk Andi Fajrul Islam; Rahmawati; Eny Arleni Wello; Andi Husni Esa Darussalam; Dwi Anggita
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i12.422

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki berbagai ragam flora yang berpotensi besar untuk dikembangkan didalam dunia pengobatan. Pengobatan tradisional menggunakan tumbuh tumbuhan telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia, jauh sebelum obat obatan modern dikenal Banyak terapi herbal yang memiliki bukti ilmiah tentang aktivitas terhadap virus pernapasan. terbukti efektif dalam pengobatan infeksi saluran pernapasan bagian atas. Studi tersebut mengungkapkan beberapa mekanisme kerja oleh ekstrak herbal mana yang melawan virus pernapasan. Beberapa makanan suplemen juga mengungkapkan kemanjuran dalam pencegahan dan pengobatan infeksi virus pernapasan. Salah satunya ekstrak bawang putih, menunjukkan efek yang mendukung terhadap virus pernapasan. Untuk mengetahui efektivitas ekstak bawang putih (Allium sativum) terhadap penyembuhan influenza dan batuk. Penelitian ini menggunakan database pencarian yang digunakan di PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian awal artikel adalah Bawang putih, Allium sativum, influenza, batuk didapatkan sebanyak 3.820 artikel. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari semua literature yang digunakan majoritas menunjukan adanya pengaruh pada saat pemberian bawang putih terhadap influenza dan batuk. Pemberian bawang putih mampu memberikan efek penyembuhan terhadap influenza dan batuk dikarenakan kandungan Allicin pada bawang putih. Terdapat pengaruh pemberian bawang putih terhdapat influenza dan batuk dikarenakan Dalam bawang putih (Allium sativum L.) kaya akan alliin, allicin, ajoenes, vinyldithiins, dan flavonoid. Dimana salah satu kandungan dari bawang putih (Allium sativum L.) yaitu allicin efektif melawan influenza B. Selain itu, satu uji klinis melaporkan bahwa bawang putih dapat mencegah terjadinya flu biasa.