Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The role of the church through MDT ministry in poverty alleviation Maya Djawa; Arriyon Prata; Sulistyastuti Sutomo
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1172100

Abstract

Poverty remains a challenge in Kupang City and Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province, requiring special attention from the government and society, including the church. This study analyzes what roles do churches play through the MDT Ministry in poverty alleviation, what strategies are utilized to implement its service programs, what are the impacts on poverty issues for beneficiaries, and what challenges are encountered in poverty reduction efforts. This study employed data collection techniques: interviews with 12 informants consisting of MDT Ministry administrators, members, and beneficiaries, observation, and documentation. The data were transcribed into Microsoft Word documents and subsequently imported into NVivo 11 for thematic coding. Word frequency analysis was conducted using Word Cloud and Word Frequency Query tools to identify the most frequently occurring words to determine the theme. To analyze each theme, the researchers utilized the Mind Map feature in NVivo 11 to create visual representations, which were then described and interpreted. The findings reveal that the role of the church through MDT Ministry implements five strategic programs: ecumenical solidarity through inter-church collaboration and unity; physical needs fulfillment through congregation needs surveys and provision of essential needs; spiritual needs fulfillment through prayer, worship, and biblical guidance; social welfare services through counseling, medical care, and support for vulnerable groups; and youth leadership development through training and mentorship, similar to the Luke 9:10-17 account of Jesus feeding the 5,000 people. These programs impact inter-denominational harmony that have the same concern for the poverty issue, family welfare, spiritual transformation, and youth unity, although challenges remain. This study contributes valuable insights for church practitioners, academics, and social institutions on effective strategies and challenges in implementing church ministries programs.
Manajemen Spiritualitas Dan Pemberdayaan Jemaat Di Klasis Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang Maya Djawa; Ebenhaizer I. N Timo; Yuda D. Hawu Haba; Yakobus Adi Saingo
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 8 No 1 (2024): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v8i1.1305

Abstract

Penelitian ini menggambarkan implementasi kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema manajemen spiritualitas dan pemberdayaan jemaat melalui kegiatan Bible Camp dalam konteks jemaat Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Pos Pelayanan Raja Damai Bioba, Klasis Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, serta jemaat-jemaat tergabung dalam wilayah Klasis Amfoang Selatan. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan manajemen spiritualitas, pemahaman Kitab Suci, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui partisipasi aktif dari berbagai lapisan jemaat, termasuk di dalamnya pemuda. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, serta pengajar agama Kristen, yang bertujuan menciptakan transformasi spiritual dan memperkuat persekutuan di tengah jemaat.
Pelatihan Kreativitas Hasta Karya Bagi Wanita Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga di GMII Petra Boneana Maya Djawa; Ezra Tari; Fenetson Pairikas; Simon Kasse; Sulistyastuti Sutomo; Arriyon Prata
PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): PRAXIS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (September)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47776/praxis.v5i1.01

Abstract

Kemiskinan masih menjadi masalah serius di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gereja-gereja di NTT telah berupaya mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program, namun hasilnya belum maksimal. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menguatkan potensi jemaat dan umat di Kupang Barat melalui pelatihan pembuatan hasta karya berupa pernak-pernik dari bahan lokal untuk meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi keluarga, terutama bagi remaja putri dan kaum ibu. PkM ini menggunakan metode pelatihan dengan beberapa pendekatan, yaitu sharing, pelatihan kreativitas, dan pameran hasta karya hasil dari pelatihan tersebut. Program PkM yang dilaksanakan oleh MDT Ministry melalui pelatihan pembuatan hasta karya berupa pernak-pernik dari bahan lokal telah berhasil mengembangkan keterampilan remaja putri dan para ibu di GMII Petra Boneana Kupang Barat. Kegiatan ini relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat meningkatkan potensi ekonomi keluarga. Hasilnya, para ibu dan remaja putri dapat menghasilkan produk bernilai jual yang dapat dipasarkan secara online dan meningkatkan potensi ekonomi mereka. PkM ini juga memberikan kontribusi signifikan dalam menanggulangi persoalan kemiskinan di wilayah tersebut dengan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kreativitas.