Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ISTIMNA’ TERHADAP PERSPEKTIF AGAMA ISLAM DAN DUNIA KESEHATAN Davina, Fayla; Ibtisamah, Nailah; Andriansyah, Pasha Aprillya; Herdiyanti, Rinda Exsantri; Amelia, Safira Putri; Fitrianov, Wanda; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.38490

Abstract

Istimna’ merupakan isu yang kompleks dalam pandangan agama Islam dan dunia kesehatan, dengan sebagian ulama mengharamkannya sementara lainnya memberikan pengecualian dalam kondisi tertentu. Konflik psikologis dapat muncul akibat larangan ini, yang bertentangan dengan  manfaat kesehatan yang diakui oleh dunia medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pandangan agama Islam mengenai istimna serta dari sudut pandangan tenaga kesehatan profesional mengenai manfaat dan juga kesehatan mental serta fisik bagi orang yang melakukan istimna’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur  dengan ahli agama dan tenaga kesehatan profesional. Metode ini menggunakan teknik purposive sampling yang digunakan untuk memilih partisipan yang berpengetahuan relevan, terdiri dari ahli agama dan tenaga kesehatan profesional. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pandangan tentang istimna menurut perspektif agama Islam dan kesehatan. Dari hasil wawancara didapatkan jawaban dari pertanyaan penelitian kami baik itu dari ahli agama maupun tenaga kesehatan profesional bahwa istimna’ boleh dilakukan jika memiliki tujuan yang baik bagi tubuh serta bergantung pada kondisi dan situasi. Tetapi dalam dunia kesehatan dan pandangan islam dianjurkan untuk melakukan kegiatan lainnya seperti berolahraga dan melakukan aktivitas yang lebih bermanfaat agar tidak terjadinya ketergantungan dalam hidupnya. Karena selain dapat menurunkan kualitas sperma pada kesehatan, dalam pandangan islam yaitu pada Mazhab Hanafi, istimna' dianggap haram jika dilakukan hanya untuk memuaskan syahwat.
Analisis Hubungan Perilaku Perlindungan Sinar Matahari dan Faktor Internal Terhadap Kejadian Acne Vulgaris Pada Remaja SMPN 1 Jatinangor Ibtisamah, Nailah; Sukaesih, Nunung Siti; Sutrisno, Imam Tri
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v8i1.21743

Abstract

Acne is a common skin problem among adolescents and can affect both self-confidence and skin health. One external factor suspected to play a role in acne development is sun protection behavior, which includes the use of sunscreen, protective clothing, and habits to avoid direct sun exposure. This study aimed to examine the relationship between sun protection behavior and the incidence of acne vulgaris among junior high school students in Jatinangor. A quantitative approach with an analytical correlational cross-sectional design was employed. The study was conducted at SMPN 1 Jatinangor in 2025, involving 295 students selected through stratified random sampling. Research instruments included the Sun Protection Behavior Scale (SPBS) questionnaire and the Global Acne Grading System (GAGS) questionnaire. Data were analyzed using Spearman’s correlation test. The results showed that most students had a high level of sun protection behavior and experienced mild acne. Spearman’s test yielded r = −0.065 and p = 0.265, indicating no significant relationship between sun protection behavior and the incidence of acne vulgaris. It can be concluded that acne occurrence is more influenced by internal factors, such as hormonal changes and facial hygiene, than by external factors like sun exposure. Continuous education on skin care is necessary to increase adolescents’ awareness of maintaining skin health from an early age.