Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EKONOMI HIJAU SEBAGAI STRATEGI PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Legahati SIregar, Nova; Retno Nela Simanjuntak; Nissa, Fachrun; Rosalia, Nirma
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/xm8e1c78

Abstract

Ekonomi hijau merupakan salah satu strategi utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, yang bertujuan untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review untuk menganalisis tren, implementasi, dampak, tantangan, serta peluang ekonomi hijau di Indonesia. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan sumber terpercaya lainnya yang dipublikasikan dalam dekade terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa perhatian terhadap ekonomi hijau meningkat secara signifikan sejak implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dengan fokus utama pada energi terbarukan, efisiensi sumber daya, dan ekonomi sirkular. Dampak positif ekonomi hijau terlihat dari pengurangan emisi karbon, penciptaan lapangan kerja di sektor energi bersih, dan peningkatan daya saing produk lokal. Namun, tantangan utama meliputi minimnya insentif, kesenjangan koordinasi antar pemerintah, serta keterbatasan pendanaan. Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan insentif yang inklusif, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan optimalisasi potensi sumber daya alam untuk mempercepat transisi ekonomi hijau. Dengan mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada, ekonomi hijau dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
PERAN EFEKTIVITAS PERPUTARAN MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN LIKUIDITAS PERUSAHAAN: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Nissa, Fachrun; Herliani, Herliani; Harpis, Muhammad; Simanjuntak, Retno Nela; Wirananda, Henny Andriyani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/snym2g47

Abstract

Manajemen modal kerja merupakan komponen penting dalam menjaga kelangsungan operasional dan stabilitas finansial perusahaan, terutama karena modal kerja berfungsi menghubungkan aktivitas operasional jangka pendek dengan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban lancar. Efektivitas perputaran modal kerja (working capital turnover/WCTO) sering digunakan untuk menilai sejauh mana aset lancar dimanfaatkan dalam menghasilkan penjualan dan kas, sehingga berpotensi memengaruhi likuiditas perusahaan. Namun, temuan empiris menunjukkan hubungan yang beragam, dipengaruhi oleh karakteristik industri, struktur modal, dan kondisi ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran efektivitas WCTO dalam meningkatkan likuiditas perusahaan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap studi terbitan 2010–2025. Proses SLR dilakukan melalui tahapan identifikasi, seleksi, dan sintesis naratif terhadap artikel dari basis data bereputasi seperti Scopus, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menemukan hubungan positif antara efektivitas perputaran modal kerja dan likuiditas melalui percepatan siklus konversi kas dan optimalisasi pengelolaan piutang serta persediaan. Namun, beberapa studi menemukan pengaruh negatif maupun tidak signifikan, khususnya pada perusahaan yang mengelola modal kerja secara terlalu agresif, memiliki leverage tinggi, atau memiliki akses kuat terhadap pembiayaan jangka pendek. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas WCTO berkontribusi terhadap likuiditas, tetapi pengaruhnya bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh faktor moderasi seperti karakteristik industri dan kondisi makroekonomi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur mengenai hubungan WCM dan likuiditas, serta menawarkan implikasi praktis bagi manajer keuangan dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi pengelolaan modal kerja yang seimbang, adaptif, dan selaras dengan kondisi operasional perusahaan.