Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH BRANDING, PROMOSI DIGITAL DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA USAHA KULINER WAROENG DND Harpis, Muhammad
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v5i1.134

Abstract

AbstractThe increasingly fierce competition in the culinary business requires businesses to not only rely on product quality but also build a strong brand image, utilize digital media as a promotional tool, and set prices that align with consumer perceptions. The results of this study indicate that branding, digital promotion, and price perception simultaneously have a significant influence on customer loyalty. Partially, branding exerts the most dominant influence, followed by digital promotion and price perception. This suggests that a strong business image, active marketing communications through digital media, and prices perceived by consumers are able to increase customers' likelihood of repeat purchases and recommending Waroeng DND to others. This research is expected to provide consideration for culinary businesses, particularly Waroeng DND, in designing marketing strategies that focus on brand strengthening, optimizing digital promotions, and setting prices that align with customer perceived value. AbstrakPersaingan bisnis kuliner yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga membangun citra merek yang kuat, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta menetapkan harga yang sesuai dengan persepsi konsumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding, promosi digital, dan persepsi harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Secara parsial, branding memberikan pengaruh paling dominan, diikuti oleh promosi digital dan persepsi harga. Hal ini menunjukkan bahwa citra usaha yang kuat, komunikasi pemasaran yang aktif melalui media digital, serta harga yang dianggap wajar oleh konsumen mampu meningkatkan kecenderungan pelanggan untuk melakukan pembelian ulang dan merekomendasikan Waroeng DND kepada orang lain. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha kuliner, khususnya Waroeng DND, dalam merancang strategi pemasaran yang berfokus pada penguatan merek, optimalisasi promosi digital, dan penetapan harga yang sesuai dengan nilai yang dirasakan pelanggan.
OPTIMALISASI POTENSI EKONOMI KREATIF DALAM MENCIPTAKAN KELUARGA MANDIRI DAN SEJAHTERA DI KECAMATAN MEDAN JOHOR Harpis, Muhammad; Sugesty, Fristya; Rasya, Fathur
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v4i2.139

Abstract

Optimizing the potential of the creative economy can contribute to creating independent and prosperous families in Medan Johor District. This research is based on the increasing role of the creative economy sector as an alternative source of household income amidst economic challenges and instability of formal income. The research used a descriptive quantitative approach supported by qualitative data through interviews. The research sample consisted of families operating in the household-scale creative economy, operating in the culinary, crafts, and creative services sectors. The involvement of family members in creative businesses strengthens social relationships, cooperation, and a sense of shared responsibility, which in turn improves family well-being and harmony. Key supporting factors include creativity, digital technology utilization, and financial literacy, while the main constraints are limited capital and market access. This study concludes that the creative economy plays a strategic role in building financial independence and family well-being, thus requiring support through training, business mentoring, and broader access to financing.Optimalisasi potensi ekonomi kreatif dapat berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera di Kecamatan Medan Johor. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya peran sektor ekonomi kreatif sebagai sumber pendapatan alternatif rumah tangga di tengah tantangan ekonomi dan ketidakstabilan pendapatan formal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif melalui wawancara. Sampel penelitian adalah keluarga pelaku usaha ekonomi kreatif skala rumah tangga yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan, dan jasa kreatif. Keterlibatan anggota keluarga dalam usaha kreatif turut memperkuat hubungan sosial, kerja sama, dan rasa tanggung jawab bersama, yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan dan keharmonisan keluarga. Faktor pendukung utama meliputi kreativitas, pemanfaatan teknologi digital, serta literasi keuangan, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan modal dan akses pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian finansial dan kesejahteraan keluarga, sehingga perlu didukung melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan akses pembiayaan yang lebih luas.
PENGARUH KUALITAS PRODUKSI DAN INOVASI PENGEMBANGAN RODUK TERHADAP KEMAJUAN BISNIS KRIPIK SINGKONG KREASI LUTVI Kabak, Pius; Harpis, Muhammad; Sakoikoi, Wisno Ady Wahono
Jurnal Manajemen Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Graha Kirana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61715/jmeb.v5i1.141

Abstract

AsbtractIn the increasingly competitive snack food industry, businesses are required to maintain consistent quality while introducing innovation to maintain consumer interest and expand market share. This study used a quantitative approach with a survey of consumers and business managers. Data were collected through a questionnaire measuring perceptions of production quality, product innovation, and business progress indicators such as increased sales, number of customers, and market expansion. The results show that production quality has a positive and significant impact on business progress, particularly through consistent taste, clean production processes, and the use of quality raw materials. Furthermore, product development innovations such as flavor variations, attractive packaging designs, and adaptation to market trends have also been shown to significantly contribute to increasing business competitiveness. Simultaneously, production quality and product innovation have a strong influence on the progress of Lutvi's cassava chips business. This study concludes that the combination of maintained production quality standards and continuous product innovation is a key factor in driving the growth and sustainability of MSME-scale snack food businesses. AbstrakDalam industri makanan ringan yang semakin kompetitif, pelaku usaha dituntut untuk menjaga konsistensi kualitas sekaligus menghadirkan inovasi agar mampu mempertahankan minat konsumen dan memperluas pangsa pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap konsumen dan pengelola usaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi terhadap kualitas produksi, inovasi produk, serta indikator kemajuan bisnis seperti peningkatan penjualan, jumlah pelanggan, dan perluasan pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemajuan bisnis, terutama melalui konsistensi rasa, kebersihan proses produksi, dan penggunaan bahan baku yang baik. Selain itu, inovasi pengembangan produk seperti variasi rasa, desain kemasan yang menarik, serta penyesuaian dengan tren pasar juga terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan daya saing usaha. Secara simultan, kualitas produksi dan inovasi produk memberikan pengaruh yang kuat terhadap kemajuan bisnis kripik singkong kreasi lutvi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara standar kualitas produksi yang terjaga dan inovasi produk yang berkelanjutan menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan usaha makanan ringan skala umkm.