Choirunnisa, Heny Amalia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Elementary School Teachers Perceptions of Digital Learning Media Innovations in Implementing the Merdeka Curriculum Choirunnisa, Heny Amalia; Anjarini, Titi; Ngazizah, Nur
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 2 (2025): May 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1549

Abstract

Learning media innovation relates to the process of creating learning media with novelty to provide a new revolution in teaching and learning activities. This process depends on the perception of teachers at the primary school level, which can be defined as a person’s understanding or thought of an object that will be interpreted through the five senses. The purpose of this research is to find out how elementary school teachers perceive learning media innovations with digital games in implementing of independent curriculum. This research is qualitative in nature and uses descriptive methods with the research subject being teachers in one of the private elementary schools located in Bayan District, Purworejo. The interview technique was used to collect data from teachers to find out their perceptions specifically. The data obtained will be analyzed using the Miles and Huberman technique. The results showed that teachers agreed with the existence of digital games as one possible way to explore learning media innovations to support the implementation of the independent curriculum. Teachers responses to digital games are thought to be able to follow the needs of children who like to play and can minimize the use of digital games that do not contain learning elements so that they are very practical to be integrated in teaching and learning activities. It can be concluded that the perception of teachers who accept the existence of digital games as a learning media innovation is the first step to be implemented in the teaching and learning process both online, hybrida, and face-to-face so that it can keep up the times.
Pendampingan Pengembangan Media Quizizz Berbasis Critical Thinking pada Guru SD/MI Muhammadiyah/Aisyiyah se Purworejo Ngazizah, Nur; Choirunnisa, Heny Amalia; Rodiyah, Aminatur; Rahayu, Kiswari Puji; Hidayati, Femi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92673

Abstract

Dunia pendidikan mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi yang pesat. Pendidikan di Indonesia sudah mulai menerapkan teknologi sehingga guru dituntut untuk bisa beradaptasi. Media pembelajaran berbasis digital menjadi solusi guru dalam mengajar agar peserta didik dapat mengenal teknologi sebagai sarana belajar. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru SD/MI Muhammadiyah/Aisyiyah se Purworejo belum memaksimalkan penggunaan media pembelajaran berbasis digital. Berdasarkan permasalahan tersebut, diadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk memberikan pelatihan serta pendampingan pengembangan media quizizz berbasis critical thinking agar diimplementasikan pada siswa. Target pengabdian ini, yaitu kemampuan guru dalam menciptakan media pembelajaran online berupa quizizz melalui pembuatan kuis interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan pada guru SD/MI Muhammadiyah/Aisyiyah se Purworejo menggunakan metode ceramah, diskusi, dengan tahap persiapan, pelaksanaan, dan evalusi. Setelah diadakan kegiatan pendampingan terdapat peningkatan dan pemahaman guru mengenai pembuatan media quizizz berbasis critical thinking sebagai penunjang pembelajaran. Guru merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pendampingan media pembelajaran digital yang mudah diterapkan. Selain itu, tersedia media digital untuk bahan ajar guru di kelas sebagai langkah awal guru memberi keadaan yang kondusif serta tidak membosankan.