Sakban
Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Aqidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Religius pada Siswa Kelas III MI Muhammadiyah Desa Simpang Kubu Ardiansyah; Wismanto; Sakban
Cakrawala: Journal of Religious Studies and Global Society Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to determine the role of the Akhlak faith teacher in shaping the religious character of class III students at MI Muhammadiyah Simpang Kubu Village. This research method uses a qualitative research type. Qualitative research is an inquiry strategy that emphasizes the search for meaning, concepts, characteristics, symptoms, symbols and descriptions of a phenomenon, focused and multimode, natural and holistic in nature. Prioritizes quality, uses several methods, and is presented negatively. Data collection was carried out by means of observation, interviews and documentation. For the validity of the data, triangulation techniques are used, namely comparing all the different data obtained. The results of the research show that the role of moral aqidah teachers in shaping students' religious character, especially the values โ€‹โ€‹of discipline and responsibility, has increased, although there are still some students who have not changed. The moral aqidah teacher's efforts in forming students' religious character have been maximal even though there are some students who still need to be further directed. The role of the moral aqidah teacher is very important in forming religious character in students.
ANALISIS PELAKSANAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI KELAS 4 SD NEGERI 141 PEKANBARU Yova Murnika; Deprizon; Sakban
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.3063

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan kendala pada pelaksanaan model Project Based Learning pada Kurikulum Merdeka Belajar Dikelas 4 SD Negeri 141 Pekanbaru. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Kualitatif Deskriptif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer pada penelitian ini yaitu guru, kepala sekolah dan siswa. Sumber data sekunder pad peneltian ini yaitu modul ajar dan buku nilai siswa. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Dengan teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Diperoleh hasil pelaksanaan model Project Based Learning pada Kurikulum Merdeka Belajar Dikelas 4 SD Negeri 141 Pekanbaru. Diperoleh hasil pelaksanaan model Project Based Learning pada Kurikulum Merdeka Belajar Dikelas 4 SD Negeri 141 kesulitan guru membuat pertanyaan yang menarik, siswa yang sulit memahami pertanyaan mendasar, media yang terbatas, kurangnya keterlibatan siswa secara aktif, terbatasnya waktu dalam merancang proyek, mencari waktu yang fleksibel untuk melakukan praktek, pengawasan, penilaian berkala, keterlibatan orang tua dalam mendukung pelaksanaan proyek, pembuatan laporan hasil, membing siswa dalam mempersiapkan presentasi, umpan balik yang konstruktif, waktu penilaian yang singkat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD IT BUNAYYA PEKANBARU Lailatun Nadira; Salman; Sakban
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18902

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum optimalnya hasil belajar matematika siswa kelas III SD IT Bunayya Pekanbaru. Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, cenderung bergantung pada penjelasan guru, serta belum aktif dalam kegiatan diskusi dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SD IT Bunayya Pekanbaru serta mengetahui besarnya pengaruh model tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa, terdiri atas 23 siswa kelas III Salman sebagai kelas eksperimen dan 23 siswa kelas III Ammar sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen tes berupa 10 soal yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji N-Gain, uji hipotesis menggunakan Independent-Samples Mann-Whitney U Test, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 88,70, sedangkan kelas kontrol sebesar 74,78. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,6918 dan kelas kontrol sebesar 0,4797, keduanya berada pada kategori sedang. Hasil uji Mann-Whitney memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-sided) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size sebesar r = 0,61 termasuk kategori besar dengan koefisien determinasi sebesar 37,4%. Dengan demikian, model Problem Based Learning memberikan pengaruh yang signifikan dan besar terhadap hasil belajar matematika serta lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional.
Pemberdayaan Pemberdayaan Kemampuan Berpikir Kritis Abad 21 dalam Penggunaan Media Digital pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Aisyah Harianto; Sakban
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v3i2.872

Abstract

Kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA di sekolah dasar belum optimal dikarenakan penggunaan pada media digital oleh pendidik belum sesuai dengan materi yang telah diajarkan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis abad 21 dalam penggunaan media digital pada pembelajaran IPA di SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka (Library Research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang dikumpulkan melalui penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data ini mencakup analisis sumber data dari jurnal nasional dan internasional selama lima tahun terakhir. Hasil penelitian mencakup pendidik dan peserta didik yang menunjukkan bahwa pemberdayaan kemampuan berpikir kritis abad 21 dalam penggunaan media digital pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah dasar. Media pembelajaran digital yaitu Powtoon, Kahoot!, Quizziz, PowerPoint, dan Video Scribe. Dalam menunjang pemberdayaan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui alat pendukung seperti penggunaan media teknologi yang mendidik berbentuk game, video, youtube, macromedia/adobe flash, bacaan lucu berbasis digital, e-book, flipbook, website pendidikan dan penggunan aplikasi belajar melalui ruang guru, kelas pintar, dan Quipper sebagai sarana untuk menciptakan minat belajar generasi masa depan.
PENGARUH METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PERKALIAN SISWA KELAS III MI KHOIRU UMMAH PEKANBARU Reni Ramita Sari; Salman; Sakban
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Released
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i04.19725

Abstract

This study was motivated by the low mathematics learning outcomes of third-grade students, particularly in multiplication. It aimed to determine the effect of the drill method on the mathematics learning outcomes of third-grade students at MI Khoiru Ummah Pekanbaru. A quantitative approach with a quasi-experimental nonequivalent control group design was used. The sample, selected by total sampling, consisted of 38 students: 19 in the experimental class, taught with the drill method, and 19 in the control class, taught with the conventional method. Data were collected using a 20-item multiple-choice pretest and posttest that was valid and reliable (Cronbach's Alpha = 0.917), and the treatment lasted two sessions. The data were analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, N-Gain, and hypothesis testing with IBM SPSS Statistics. The mean pretest scores were 52.37 for the experimental class and 51.05 for the control class, while the mean posttest scores were 86.32 and 68.42, respectively. The mean N-Gain was 0.72 (high) for the experimental class and 0.36 (medium) for the control class. Because the posttest data were not normally distributed (Shapiro-Wilk p < 0.05) but were homogeneous, the hypothesis was tested using the Mann-Whitney U test, which yielded U = 8.000, Z = โˆ’5.089, and Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05. Therefore, the drill method had a significant effect on students' mathematics learning outcomes in multiplication. These findings are limited to the short-term effect on the classes studied.